Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alfamidi Segera Terapkan Kantong Plastik Berbayar

Kompas.com - 04/03/2019, 06:41 WIB
Erlangga Djumena

Editor

Sumber

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) pemilik gerai Alfamidi bakal segera menerapkan aturan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) yang dicetuskan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Perusahaan ini masih dalam tahap persiapan untuk bisa menerapkan aturan tersebut kepada pelanggan.

Corporate Communications Manager MIDI Arif L Nursandi, menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan evaluasi dan persiapan sistem komputerisasi. Nantinya kantong plastik akan digolongkan sebagai barang dagangan dan tercatat dalam sistem komputerisasi miliknya.

“Setelah sistem siap dalam satu atau dua minggu ini, kami akan terapkan (aturan KPTG),” ujar dia dikutip dari Kontan.co.id, Minggu (3/3/2019).

baca juga: 40.000 Ritel Modern Sepakat Kurangi Penggunaan Kantong Plastik

Namun sebelum sistem siap, manajemen berupaya untuk melakukan sosialisasi secara maksimal kepada pelanggan setianya. Sosialisasi ini nantinya akan berupa poster pemberitahuan dan pop yang dipasang di seluruh gerai Alfamidi.

Dia belum membeberkan berapa biaya yang diterapka untuk satu kantong plastik. Namun yang jelas manajemen akan mengikuti aturan Aprindo.

“Dari Aprindo minimal Rp 200 per kantong, tetapi aplikasinya tergantung keputusan masing-masing peritel,” ucapnya.

Sementara induk usaha MIDI, yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) pemilik gerai Alfamart sudah lebih dahulu menerapkan aturan KPTG tersebut. Alfamart sudah memasukkan kantong plastik berbayar Rp 500 untuk setiap kantong plastik belanja. (Andy Dwijayanto)

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Alfamidi segera menerapkan kantong plastik berbayar

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Rupiah Melemah Tembus Rp 16.200 Per Dollar AS, Apa Dampaknya buat Kita?

Rupiah Melemah Tembus Rp 16.200 Per Dollar AS, Apa Dampaknya buat Kita?

Whats New
Dollar AS Tembus Rp 16.200, Kemenkeu Antisipasi Bengkaknya Bunga Utang

Dollar AS Tembus Rp 16.200, Kemenkeu Antisipasi Bengkaknya Bunga Utang

Whats New
Bawaslu Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Prioritas Kebutuhannya

Bawaslu Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Prioritas Kebutuhannya

Whats New
Ingin Produksi Padi Meningkat, Kementan Kerahkan 3.700 Unit Pompa Air di Jatim

Ingin Produksi Padi Meningkat, Kementan Kerahkan 3.700 Unit Pompa Air di Jatim

Whats New
Kemenhub Buka 18.017 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kemenhub Buka 18.017 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
Melalui Pompanisasi, Mentan Amran Targetkan Petani di Lamongan Tanam Padi 3 Kali Setahun

Melalui Pompanisasi, Mentan Amran Targetkan Petani di Lamongan Tanam Padi 3 Kali Setahun

Whats New
Konflik Iran-Israel Bisa Picu Lonjakan Inflasi di Indonesia

Konflik Iran-Israel Bisa Picu Lonjakan Inflasi di Indonesia

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 66 Resmi Dibuka, Berikut Persyaratannya

Kartu Prakerja Gelombang 66 Resmi Dibuka, Berikut Persyaratannya

Whats New
Kemensos Buka 40.839 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kemensos Buka 40.839 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
Pemudik Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang, Angka Kecelakaan Turun

Pemudik Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang, Angka Kecelakaan Turun

Whats New
Pasar Sekunder adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Pasar Sekunder adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Work Smart
Signifikansi 'Early Adopters' dan Upaya 'Crossing the Chasm' Koperasi Multi Pihak

Signifikansi "Early Adopters" dan Upaya "Crossing the Chasm" Koperasi Multi Pihak

Whats New
Rupiah Tertekan Dekati Rp 16.300 Per Dollar AS, BI Terus Intervensi Pasar

Rupiah Tertekan Dekati Rp 16.300 Per Dollar AS, BI Terus Intervensi Pasar

Whats New
Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian, Syarat, Bunga, dan Angsuran

Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian, Syarat, Bunga, dan Angsuran

Earn Smart
Harga Minyak Dunia Melonjak 3 Persen, Imbas Serangan Balasan Israel ke Iran

Harga Minyak Dunia Melonjak 3 Persen, Imbas Serangan Balasan Israel ke Iran

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com