Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saudi Aramco Bakal Melantai di Bursa Saham di Desember 2019

Kompas.com - 04/11/2019, 06:29 WIB
Mutia Fauzia,
Rina Ayu Larasati,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

DHAHRAN, KOMPAS.com - Arab Saudi akhirnya secara resmi meluncurkan penawaran umum perdana (IPO) untuk perusahaan minyak mereka, Saudi Aramco pada Minggu (3/11/2019) waktu setempat.

Seperti dikutip dari CNBC, Saudi Aramco akan melantai di bursa saham domestik di Desember tahun ini.

Regulator pun telah menyetujui rencana tersebut, namun detil mengenai besaran IPO masih belum diketahui.

Dalam keterangan tertulisnya, Saudi Aramco mengatakan harga final dari saham, serta jumlah saham yang ditawarkan begitupula dengan persentase saham yang akan ditawarkan bakal diumumkan di akhir periode pemesanan atau book-building.

Presiden dan Chief Executive Saudi Aramco Amin Nasser mengatakan, tujuan perusahaan adalah untuk menjadi adalah untuk menjadi perusahaan energi dan bahan kimia terintegrasi unggulan di dunia.

Baa juga : Proyek Revitalisasi Kilang Cilacap, Negosiasi Pertamina-Saudi Aramco Segera Rampung

"Misi kami adalah untuk memberikan para pemegag saham nilai jangka panjang melalui siklus harga minyak mentah dengan mempertahankan keunggulan kami dalam produksi minyak dan gas, juga memberi nilai tambah seluruh rantai nilai hidrokarbon dan juga portofolio kami yang menguntungkan," ujar Nasser.

Adapun dalam keterangan pers, Nasser mengatakan, prospektus IPO perusahaan akan diterbitkan pada 9 November. Selain itu, dia juga menjelaskan dengan tercatatnya saham Aramco di perusahaan merupakan bentuk diversifikasi ekonomi untuk memperkuat bursa saham setempat dengan menarik minat baik investor lokal maupun internasional.

"Untuk kami, Saudi Aramco, kami pikir kami bangga dengan pencatatan saham ini. Ini akan meningkatkan visibilitas kami di tingkat internasional," ujar dia.

Sementara iut, untuk rencana mencatatkan saham di bursa internasional masih akan dipertimbangkan dalam beberapa waktu ke depan.

Namun demikian, Chairman Aramco Yasser al Rumayyan mengatakan dirinya belum bisa memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai valuasi perusahaan atau besaran saham yang ditawarkan di bursa internasional nantinya.

Sebelumnya sempat dilaporkan, Kerajaan Arab Saudi bakal mencatatkan 1 persen hingga 2 persen saham Aramco di bursa saham lokal, dan sisanya bakal ditawarkan di bursa saham internasional, dengan keseluruhan porsi saham yang ditawarkan sebesar 5 persen.

Pasar saham New York, London, Hog Kong, hingga Tokyo telah berebut untuk bisa menjadi bagian dari pencatatan saham internasional Aramco.

Saudi Aramco merupakan perusahaan minyak dan gas terbesar di dunia. Pangeran Mahkota Mohammmed bin Salam memperkirakan perusahaan tersebut bervaluasi 2 triliun dollar AS. Namun pihak perbankan serta orang dalam perusahaan memperkirakan valuasinya di kisaran 1,5 triliun dollar AS.

IPO Saudi Aramco telah ditunggu-tunggu oleh banyak pihak dala beberapa tahun terakhir, namun terus ditunda lantaran ketidakpastian harga minyak, valuasi, juga lokasi pencatatan saham ang dipengaruhi konflik geopolitik.

IPO tersebut bisa menjadi yang terbesar di dunia, dan jika mencapai valuasi 1,5 triliun dollar AS, Saudi Aramco akan jauh melebihi kapitalisasi pasar raksasa pasar seperti Apple dan Microsoft.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com