Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[KURASI KOMPASIANA] Mudahnya Berkebun di Rumah

Kompas.com - 29/07/2021, 09:10 WIB
Harry Rhamdhani

Penulis

KOMPASIANA---Berkebun menjadi hobi baru yang sedang tren terutama sejak berbagai aktivitas banyak dilakukan dari rumah.

Hobi tersebut, selain mudah dilakukan, juga menyenangkan sekaligus menghilangkan kepenatan atau stres karena padatnya aktivitas sehari-hari.

Semakin menyenangkan, hobi baru ini bisa dilakukan sesuai keinginan. Mulai dari jenis tanamannya hingga metode penanamannya. Sebagai contoh adalah berkebun sayur.

Dengan berkebun sayur di rumah dapat dipastikan tanaman yang ditanam dapat menghasilkan sayur yang asli dan alami serta bebas dari segala jenis bahan kimia.

Caranya pun tidak sulit. Bila ingin menanam banyak sayuran, diperlukan memilih lokasi yang mendapat sinar matahari dengan baik, karena sayuran membutuhkan setidaknya 6 jam sinar matahari langsung setiap hari.

Menjaga ruang yang tepat di antara tanaman-tanaman itu tadi juga diperlukan. Sebab, bila menempatkannya terlalu berdekatan tanamtan-tanaman tersebut akan sulit untuk mendapatkan air, nutrisi, dan sinar matahari.

Berikut ini konten-konten menarik dan populer di Kompasiana seputar berkebun di rumah:

1. Kiat Sukses Berkebun Hanyalah Soal Niat

Berkebun di halaman rumah sendiri memang tantangannya adalah masalah keterbatasan lahan. Bahkan, sering dijumpai halaman depan rumah sudah tidak ada celah tanah yang tersisa.

Tetapi bukan berarti kondisi tersebut menghalangi niat kamu untuk berkebun di rumah.

Kompasianer Hendra Setiawan mengatakan, bila ingin berkebun di rumah modalnya cukup hanya dengan niat.

Selain itu ada banyak cara yang bisa digunakan. Misalnya, pada lahan yang sudah dilakukan perkerasan, cukup membuat lingkaran atau bentuk apapun yang mudah dan enak dipandang sebagai tempat baru dalam bertanam.

Tempat tersebut, menurut dia, tidak harus permanen. Terpenting harus tanah juga pelindungnya agar bila mendapat air tanahnya tidak hanyut.

Cara lain dengan menggunakan polybag, pot, atau jenis lain yang banyak dijual. (Baca selengkapnya)

"Tetapi kalau mau lebih mengirit dan membantu upaya go green, pakailah wadah bekas," tulisnya

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

CKB Logistics Optimalkan Bisnis Melalui Kargo Udara

CKB Logistics Optimalkan Bisnis Melalui Kargo Udara

Whats New
Angkutan Lebaran 2024, Kemenhub Siapkan Sarana dan Prasarana Transportasi Umum

Angkutan Lebaran 2024, Kemenhub Siapkan Sarana dan Prasarana Transportasi Umum

Whats New
Reksadana Saham adalah Apa? Ini Pengertiannya

Reksadana Saham adalah Apa? Ini Pengertiannya

Work Smart
Menhub Imbau Maskapai Tak Jual Tiket Pesawat di Atas Tarif Batas Atas

Menhub Imbau Maskapai Tak Jual Tiket Pesawat di Atas Tarif Batas Atas

Whats New
Anak Usaha Kimia Farma Jadi Distributor Produk Cairan Infus Suryavena

Anak Usaha Kimia Farma Jadi Distributor Produk Cairan Infus Suryavena

Whats New
Cara Cek Formasi CPNS dan PPPK 2024 di SSCASN

Cara Cek Formasi CPNS dan PPPK 2024 di SSCASN

Whats New
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polisi Ungkap Kasus BBM Dicampur Air di SPBU

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polisi Ungkap Kasus BBM Dicampur Air di SPBU

Whats New
HMSP Tambah Kemitraan dengan Pengusaha Daerah di Karanganyar untuk Produksi SKT

HMSP Tambah Kemitraan dengan Pengusaha Daerah di Karanganyar untuk Produksi SKT

Whats New
BCA Finance Buka Lowongan Kerja untuk D3-S1 Semua Jurusan, Cek Syaratnya

BCA Finance Buka Lowongan Kerja untuk D3-S1 Semua Jurusan, Cek Syaratnya

Work Smart
Pemerintah Sebut Tarif Listrik Seharusnya Naik pada April hingga Juni 2024

Pemerintah Sebut Tarif Listrik Seharusnya Naik pada April hingga Juni 2024

Whats New
Jasa Marga: 109.445 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Paskah 2024

Jasa Marga: 109.445 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Paskah 2024

Whats New
Survei Prudential: 68 Persen Warga RI Pertimbangkan Proteksi dari Risiko Kesehatan

Survei Prudential: 68 Persen Warga RI Pertimbangkan Proteksi dari Risiko Kesehatan

Earn Smart
7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

Whats New
'Regulatory Sandbox' Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

"Regulatory Sandbox" Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

Whats New
IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com