Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Strategi Pemasaran Bisnis yang Efektif untuk Gaet Pelanggan

Kompas.com - 25/09/2021, 05:55 WIB
Elsa Catriana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dari sekian aspek dalam berbisnis, pemasaran menjadi salah satu hal penting yang harus dilakukan dengan tepat.

Oleh sebab itu setiap pelaku usaha dituntut untuk memahami strategi dalam memasarkan produk dan layanannya agar usaha yang dijalankan dapat berkembang baik dan pesat saat ini perilaku masyarakat telah berubah, pebisnis didorong untuk beradaptasi dan menyesuaikan keadaan.

Head of Business Field Marketing Sampingan Maria Britta mengatakan, di era digital saat ini, strategi pemasaran dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya memanfaatkan platform digital.

Baca juga: Apa itu Endorse dalam Strategi Pemasaran?

"Perlu diingat bahwa beberapa produk dan layanan akan lebih tepat jika dipasarkan dengan secara konvensional dan memanfaatkan aktivitas offline dibandingkan dengan online. Untuk itu, kita harus mengetahui target market serta layanan dan produk yang kita tawarkan terlebih dahulu sebelum memasarkannya ke pelanggan," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (24/9/2021).

Dia membeberkan, ada 5 strategi efektif yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha untuk memasarkan produk dan layanannya guna menggaet pelanggan.

1. Strategi pemasaran yang variatif

Dia menjelaskan, tak hanya terpaku pada satu jenis strategi marketing, strategi yang variatif dapat membantu sebuah bisnis untuk menggaet hingga mempertahankan pelanggan.

Strategi pemasaran yang berulang mungkin saja sudah tidak efektif bagi pelanggan lama, tetapi bisa gencar dilakukan untuk pelanggan baru.

“Pelaku usaha harus jeli memetakan target audiensnya, misalnya dapat mengirim newsletter dan email marketing bagi pelanggan secara umum, dan email khusus yang dipersonalisasi bagi pelanggan loyal,” kata Maria Britta.

2. Gunakan media sosial dengan baik

Menurut Maria, social media tidak hanya berfungsi untuk mempromosikan sesuatu tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memperluas jaringan bisnis.

Tidak hanya menggandeng pelanggan, namun pelaku usaha juga bisa menggandeng para agen dan reseller dan selalu update konten sosial media Anda.

"Jangan sampai ketinggalan trending dan berita yang sedang berkembang saat ini. Pastikan bahwa kita berada pada komunitas lingkaran pelanggan dan mitra bisnis. Dengan demikian, pelaku usaha bisa menjaring komunitas bisnis yang sesuai dengan produk yang dipromosikan," ungkap Maria.

3. Tidak mengabaikan pemasaran lapangan

Meskipun teknologi memudahkan melakukan pemasaran secara online, bukan berarti pelaku usaha dapat mengabaikan strategi pemasaran lapangan atau secara offline.

Baca juga: Pentingnya Perusahaan Gunakan Teknologi untuk Dorong Pemasaran

4. Memanfaatkan event marketing

Menurut Maria, event merupakan salah satu channel dan medium yang tepat untuk memperkenalkan produk/layanan kepada pelanggan.

Kompetisi dan event ini dapat dilakukan secara offline maupun online untuk menciptakan kedekatan emosional dan juga rasional antara pelanggan dengan produk / layanan yang ada.

Dengan demikian, peluang mereka untuk melakukan pembelian ataupun mengonsumsi produk akan sangat besar.

5. Membuat giveaway dan promo

Membuat giveaway dan promosi juga bisa menjadi salah satu cara yang dilakukan pelaku usaha.

Tak hanya dilakukan melalui sosial media, giveaway dan promosi juga dapat dilakukan secara langsung lewat event tertentu yang berkaitan dengan produk serta layanan.

Baca juga: Merefleksi Arti Warna dalam Perspektif Pemasaran

Pelaku usaha juga bisa memanfaatkan acara-acara yang menarik dan cocok dengan produk dan layanan seperti seminar, diskusi publik, pameran maupun pertunjukkan musik.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Libur Lebaran, Injourney Proyeksi Jumlah Penumpang Pesawat Capai 7,9 Juta Orang

Libur Lebaran, Injourney Proyeksi Jumlah Penumpang Pesawat Capai 7,9 Juta Orang

Whats New
Program Peremajaan Sawit Rakyat Tidak Pernah Capai Target

Program Peremajaan Sawit Rakyat Tidak Pernah Capai Target

Whats New
Cara Cetak Kartu NPWP Hilang atau Rusak Antiribet

Cara Cetak Kartu NPWP Hilang atau Rusak Antiribet

Whats New
Produsen Cetakan Sarung Tangan Genjot Produksi Tahun Ini

Produsen Cetakan Sarung Tangan Genjot Produksi Tahun Ini

Rilis
IHSG Melemah Tinggalkan Level 7.300, Rupiah Naik Tipis

IHSG Melemah Tinggalkan Level 7.300, Rupiah Naik Tipis

Whats New
Sempat Ditutup Sementara, Bandara Minangkabau Sudah Kembali Beroperasi

Sempat Ditutup Sementara, Bandara Minangkabau Sudah Kembali Beroperasi

Whats New
Sudah Salurkan Rp 75 Triliun, BI: Orang Siap-siap Mudik, Sudah Bawa Uang Baru

Sudah Salurkan Rp 75 Triliun, BI: Orang Siap-siap Mudik, Sudah Bawa Uang Baru

Whats New
Harga Naik Selama Ramadhan 2024, Begini Cara Ritel Mendapat Keuntungan

Harga Naik Selama Ramadhan 2024, Begini Cara Ritel Mendapat Keuntungan

Whats New
Mentan Amran Serahkan Rp 54 Triliun untuk Pupuk Bersubsidi, Jadi Catatan Sejarah bagi Indonesia

Mentan Amran Serahkan Rp 54 Triliun untuk Pupuk Bersubsidi, Jadi Catatan Sejarah bagi Indonesia

Whats New
Kasus Korupsi PT Timah: Lahan Dikuasai BUMN, tapi Ditambang Swasta Secara Ilegal

Kasus Korupsi PT Timah: Lahan Dikuasai BUMN, tapi Ditambang Swasta Secara Ilegal

Whats New
4 Tips Mengelola THR agar Tak Numpang Lewat

4 Tips Mengelola THR agar Tak Numpang Lewat

Spend Smart
Kasus Korupsi Timah Seret Harvey Moeis, Stafsus Erick Thohir: Kasus yang Sudah Sangat Lama...

Kasus Korupsi Timah Seret Harvey Moeis, Stafsus Erick Thohir: Kasus yang Sudah Sangat Lama...

Whats New
Menkeu: Per 15 Maret, Kinerja Kepabeanan dan Cukai Capai Rp 56,5 Triliun

Menkeu: Per 15 Maret, Kinerja Kepabeanan dan Cukai Capai Rp 56,5 Triliun

Whats New
Siap-siap, IFSH Tebar Dividen Tunai Rp 63,378 Miliar

Siap-siap, IFSH Tebar Dividen Tunai Rp 63,378 Miliar

Whats New
Harga Tiket Kereta Bandara dari Manggarai dan BNI City 2024

Harga Tiket Kereta Bandara dari Manggarai dan BNI City 2024

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com