Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Melesat 75,53 Persen, BRI Bukukan Laba Bersih Rp 32,2 Triliun pada 2021

Kompas.com - 03/02/2022, 10:16 WIB
Rully R. Ramli,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) mencatatkan kinerja bisnis positif sepanjang tahun 2021. Hal ini terefleksikan dari laba bersih perseroan yang melesat.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, pada 2021 perseroan mampu membukukan laba bersih bank only sebesar Rp 32,22 triliun. Realisasi ini tumbuh 75,53 persen secara tahunan (year on year/yoy).

"Di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional BRI berhasil menutup tahun 2021 dengan gemilang," ujar dia, dalam konferensi pers, Kamis (3/2/2022).

Baca juga: Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Pertumbuhan laba tersebut selaras dengan pendapatan bunga BRI yang meningkat 9 persen menjadi Rp 119,8 triliun pada tahun lalu. Pada saat bersamaan, beban bunga BRI menurun 31 persen secara yoy menjadi Rp 24 triliun.

Dengan torehan tersebut, bank dengan kode emiten BBRI itu mampu membukukan pendapatan bunga bersih sebesar RP 95,82 triliun, meningkat 28 persen secara yoy.

Dari sisi penyaluran kredit, BRI mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,16 persen secara yoy menjadi Rp 943,7 triliun. Segmen mikro menjadi segmen pertumbuhan paling tinggi, yakni 12,98 persen secara yoy, diikuti konsumsi 3,97 persen, kecil dan menengah 3,55 persen, serta korporasi 2,37 persen.

Baca juga: BRI Berencana Buyback Saham Sebesar Rp 3 Triliun, Ini Alasannya

"Kemudian kredit-kredit itu kita kelola dengan risk based management yang baik dengan NPL 3,08 persen," kata Sunarso.

Dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) BRI juga membukukan pertumbuhan sebesar 7 persen menjadi Rp 1.127 triliun pada 2021, di mana dana murah (current account saving account/CASA) murah mendominasi dengan nilai sebesar Rp 713,97 triliun, tumbuh 11 persen yoy, sementara deposito naik tipis yakni 1 persen yoy menjadi Rp 413,87 triliun.

Baca juga: Belum Semua Masyarakat Melek Digital, BRI Kembangkan Layanan Hybrid Bank

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bandara Sam Ratulangi Ditutup Sementara akibat Erupsi Gunung Ruang, 33 Penerbangan Terdampak

Bandara Sam Ratulangi Ditutup Sementara akibat Erupsi Gunung Ruang, 33 Penerbangan Terdampak

Whats New
Akankah Relaksasi HET Beras Premium Tetap Diperpanjang?

Akankah Relaksasi HET Beras Premium Tetap Diperpanjang?

Whats New
Proyek Perluasan Stasiun Tanah Abang Mulai Dibangun Mei 2024

Proyek Perluasan Stasiun Tanah Abang Mulai Dibangun Mei 2024

Whats New
Freeport Setor Rp 3,35 Triliun ke Pemda di Papua, Indef Sarankan Ini

Freeport Setor Rp 3,35 Triliun ke Pemda di Papua, Indef Sarankan Ini

Whats New
Obligasi atau Emas, Pilih Mana?

Obligasi atau Emas, Pilih Mana?

Work Smart
Tiru India dan Thailand, Pemerintah Bakal Beri Insentif ke Apple jika Bangun Pabrik di RI

Tiru India dan Thailand, Pemerintah Bakal Beri Insentif ke Apple jika Bangun Pabrik di RI

Whats New
KB Bank Sukses Pertahankan Peringkat Nasional dari Fitch Ratings di Level AAA dengan Outlook Stabil

KB Bank Sukses Pertahankan Peringkat Nasional dari Fitch Ratings di Level AAA dengan Outlook Stabil

BrandzView
Harga Acuan Penjualan Gula Naik Jadi Rp 17.500 Per Kilogram

Harga Acuan Penjualan Gula Naik Jadi Rp 17.500 Per Kilogram

Whats New
Pertama di Asia, Hong Kong Setujui ETF Bitcoin

Pertama di Asia, Hong Kong Setujui ETF Bitcoin

Whats New
Sebanyak 109.105 Kendaraan Melintasi Tol Solo-Yogyakarta Saat Mudik Lebaran 2024

Sebanyak 109.105 Kendaraan Melintasi Tol Solo-Yogyakarta Saat Mudik Lebaran 2024

Whats New
HUT Ke-63, Bank DKI Sebut Bakal Terus Dukung Pembangunan Jakarta

HUT Ke-63, Bank DKI Sebut Bakal Terus Dukung Pembangunan Jakarta

Whats New
Daftar 17 Entitas Investasi Ilegal Baru yang Diblokir Satgas Pasti

Daftar 17 Entitas Investasi Ilegal Baru yang Diblokir Satgas Pasti

Whats New
BI Banten Distribusikan Uang Layak Edar Rp 3,88 Triliun Selama Ramadhan 2024, Pecahan Rp 2.000 Paling Diminati

BI Banten Distribusikan Uang Layak Edar Rp 3,88 Triliun Selama Ramadhan 2024, Pecahan Rp 2.000 Paling Diminati

Whats New
Satgas Pasti Blokir 537 Pinjol Ilegal dan 48 Penawaran Pinpri

Satgas Pasti Blokir 537 Pinjol Ilegal dan 48 Penawaran Pinpri

Whats New
Luhut: Apple Tertarik Investasi Kembangkan AI di IKN, Bali, dan Solo

Luhut: Apple Tertarik Investasi Kembangkan AI di IKN, Bali, dan Solo

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com