Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rupiah dan IHSG Bergerak di Zona Merah Pagi Ini

Kompas.com - 13/05/2022, 09:23 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (13/5/2022). Demikian juga dengan mata uang garuda yang melemah pada perdagangan pasar spot.

Melansir data RTI, pukul 09.04 WIB, IHSG berada pada level 6.567,86 atau turun 31,97 poin (0,48 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 6.599,84.

Baca juga: Wall Street Ditutup Mayoritas Merah, Nasdaq Naik Tipis

Sebanyak 174 saham melaju di zona hijau dan 154 saham di zona merah. Sedangkan 197 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 1,2 triliun dengan volume 1,3 miliar saham.

Bursa Asia hijau dengan kenaikan Nikkei 2,18 persen, Strait Times 1,4 persen, Hang Seng Hong Kong 1,96, dan Shanghai Komposit 0,97 persen.

Wall Street pada penutupan pagi ini mayoritas merah dengan penurunan Dow Jones Industrial Average (DJIA) 0,3 persen, dan S&P 500 sebesar 0,13 persen. Sementara itu, Nasdaq Komposit naik tipis 0,06 persen.

Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, hari ini IHSG masih dibayangi aksi jual investor dan diprediksi akan melanjutkan pelemahan.

"IHSG masih dipengaruhi tekanan jual asing yang masih tinggi dan memungkinkan untuk pelemahan lanjutan," kata William kepada Kompas.com.

Baca juga: Masih Tertekan, IHSG Ditutup Anjlok 3,17 Persen ke Level 6.599

Nilai rupiah tertekan

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot pagi ini melemah. Melansir Bloomberg, pukul 09.11 WIB rupiah bergerak pada level Rp 14.611 per dollar AS, atau turun 13 poin (0,09 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level Rp 14.598 per dollar AS.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan, rupiah tertekan terhadap dollar AS karena ekspektasi pengetatan moneter AS yang agresif masih tinggi di pasar.

Di sisi lain, indeks dollar AS terlihat menguat ke level tertinggi sejak Desember 2002 di kisaran 104,92. Namun, sentimen terhadap aset berisiko terlihat positif pagi ini, dan pasar mengambil kesempatan untuk membeli di level rendah.

"Sentimen ini mungkin bisa menahan pelemahan rupiah," kata Ariston kepada Kompas.com.

Ariston memprediksi rupiah hari ini akan bergerak pada kisaran Rp 14.650 per dollar AS sampai dengan Rp 14.550 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com