Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Butuh Dana, Pilih Pinjaman Online atau Bank?

Salah satu yang dinilai menjadi pendorong upaya itu ialah kehadiran perusahaan financial technology (fintech) peer to peer (P2P) lending alias pinjaman online.

Fintech bisa memberikan keleluasasan akses serta layanan keuangan kepada masyarakat. Dalam hal ini masyarakat semakin dimudahkan untuk mendapatkan pinjaman, karena berbagai persyaratan yang lebih lunak dibandingkan bank konvensional.

Nah sebenarnya bila Anda butuh dana, mana yang akan didatangi? Bank atau fintech?

Perencana keuangan Zelts Consulting Ahmad Gozali, menyebut, bank dan fintech lending adalah dua lembaga yang memiliki peran memberikan pinjaman kepada publik. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang mencolok dan bisa menjadi solusi.

"Dua lembaga ini memberikan jenis pinjaman yang berbeda," kata Ahmad kepada Kompas.com, baru-baru ini.

Menurut Ahmad, dibutuhkan kecermatan untuk memutuskan pilihan pinjaman. Hal-hal yang bisa menjadi pertimbangan antara lain, seberapa banyak dana dibutuhkan, apakah dibutuhkan dengan segera atau tidak, dan lain-lain.

"Kalau mau cepat cair, jangka waktu pendek, dan syarat yang mudah, tentu saja fintech lending jadi jawabannya," ujarnya.

Namun jika membutuhkan dana pinjaman dengan jumlah yang besar, dengan segala kelebihannya, bank bisa menjadi pilihan.

"Kalau ingin pinjam uang dalam jangka panjang, jumlah besar, dan biaya juga lebih murah, jelas lebih enak ke bank," sebutnya.

Ahmad mengatakan, calon peminjam harus memperhatikan pertimbangan-pertimbangan itu ketika memutusakan meminjam dana segar, baik di bank maupun fintech lending. Hal paling mendasar ialah kemampuan untuk membayar kembali atau mengembalikan dana yang telah dipakai.

"Yang jelas adalah kemampuan bayarnya lagi. Apapun skemanya, semurah apapun bunganya, kalau enggak siap bayar lagi tentu akan jadi masalah. Pada prinsipnya semakin mudah syarat pinjaman maka akan semakin mahal juga biayanya dan sebaliknya," ucap dia.

Ia pun mengingatkan bahwa keputusan meminjam dana seharusnya dilakukan bila memang dalam keadaan benar-benar membutuhkan. Jadi meminjam bukan karena bisa atau mudah untuk mendapatkan pinjaman.

"Idealnya, pinjam karena ada perlu untuk meningkatkan daya beli. Paling bagus untuk sesuatu yang produktif, atau kalaupun tidak pinjaman bisa dipakai untuk pembelian barang besar yang sulit dibeli secara tunai. Terakhir meminjam karena kondisi darurat," sebutnya.

"Menariknya, masih ada orang yang pinjam uang hanya karena 'bisa' atau punya kesempatan untuk meminjam. Tanpa perlu tahu pinjamannya untuk apa. Mumpung ada kesempatan, ambil aja dulu," tambah dia.

Dengan demikian keberadaan berbagai layanan yang semakin memberikan kemudahan untuk mendapatkan pinjaman harus disikapi dengan bijak.

https://money.kompas.com/read/2019/03/12/094100226/butuh-dana-pilih-pinjaman-online-atau-bank-

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Usulan Kompasianer untuk Mengentaskan Buta Aksara

[KURASI KOMPASIANA] Usulan Kompasianer untuk Mengentaskan Buta Aksara

Work Smart
Kode Transfer BCA, BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Lainnya

Kode Transfer BCA, BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Lainnya

Spend Smart
Cara Transfer BRI ke BRI dan Bank Lain dengan Mudah, Bisa lewat HP

Cara Transfer BRI ke BRI dan Bank Lain dengan Mudah, Bisa lewat HP

Spend Smart
Cara Upgrade ShopeePay Plus agar Bisa Transfer Saldo ke Rekening Bank

Cara Upgrade ShopeePay Plus agar Bisa Transfer Saldo ke Rekening Bank

Spend Smart
Cara Daftar BBM Subsidi Lewat Link subsiditepat.mypertamina.id

Cara Daftar BBM Subsidi Lewat Link subsiditepat.mypertamina.id

Whats New
Daftar Gerai Transmart yang Tutup Permanen

Daftar Gerai Transmart yang Tutup Permanen

Whats New
Ekonom: Kecil Kemungkinan BI Naikkan Suku Bunga Acuan dalam Jangka Pendek

Ekonom: Kecil Kemungkinan BI Naikkan Suku Bunga Acuan dalam Jangka Pendek

Whats New
Pengguna KRL Jabodetabek Hari Senin Diprediksi 800.000 Orang, KCI Tambah Perjalanan 'Commuter Feeder'

Pengguna KRL Jabodetabek Hari Senin Diprediksi 800.000 Orang, KCI Tambah Perjalanan "Commuter Feeder"

Whats New
Peran OJK Makin Kuat, Kini Punya 15 Kewenangan Penyidikan Tindak Pidana di Sektor Jasa Keuangan

Peran OJK Makin Kuat, Kini Punya 15 Kewenangan Penyidikan Tindak Pidana di Sektor Jasa Keuangan

Whats New
Meski Melambat, The Fed Diprediksi Masih akan Naikkan Suku Bunga Acuan

Meski Melambat, The Fed Diprediksi Masih akan Naikkan Suku Bunga Acuan

Whats New
Lion Air Group Buka Lowongan Kerja Pramugari dan Pramugara, Simak Syaratnya

Lion Air Group Buka Lowongan Kerja Pramugari dan Pramugara, Simak Syaratnya

Work Smart
PLN Targetkan 31 Pulau 3T di Jatim Teraliri Listrik Akhir 2023

PLN Targetkan 31 Pulau 3T di Jatim Teraliri Listrik Akhir 2023

Whats New
Bappenas Buka Lowongan Kerja hingga 15 Februari 2023, Simak Persyaratannya

Bappenas Buka Lowongan Kerja hingga 15 Februari 2023, Simak Persyaratannya

Work Smart
Kementerian ESDM: Indonesia Miliki Potensi EBT 3.686 GW untuk Modal Transisi Energi

Kementerian ESDM: Indonesia Miliki Potensi EBT 3.686 GW untuk Modal Transisi Energi

Whats New
Pemkab Rote Ndao Sepakati Kerja Sama dengan Surga Marina Indonesia Kembangkan Kawasan Marina Terpadu

Pemkab Rote Ndao Sepakati Kerja Sama dengan Surga Marina Indonesia Kembangkan Kawasan Marina Terpadu

Rilis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+