Salin Artikel

[POPULER MONEY] Indonesia Waktunya Jadi Negara Maju | Boeing Sebut Pilot Lion dan Ethiopian Tak Aktifkan Fitur Keselamatan

Berita tersebut menjadi yang terpopuler sepanjang hari kemarin, Rabu (1/5/2019). Selain itu ada juga berita mengenai tarif baru ojek online. 

Berikut adalah daftar berita terpopuler dari kanal Money Kompas.com, sepanjang hari kemarin:

1. Sri Mulyani: Saatnya Indonesia Jadi Negara Maju, Lepas dari Kemiskinan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, mengatakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah ( UMKM) adalah kategori usaha yang paling mendominasi perekonomian Indonesia. Jika dilihat dari sisi jumlahnya. Bagaimana selengkapnya? Silakan baca di sini

2. Tarif Baru Ojek Online Mulai Berlaku Hari Ini

Peraturan Menteri Perhubungan terkait ojek online akan diberlakukan mulai hari ini, Rabu (1/5/2019). Dengan berlakunya peraturan tersebut, maka tarif ojek online yang telah diatur Kemenhub juga resmi diterapkan.

Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat. Bagaimana aturan tersebut diimplementasikan? Selengkapnya silakan baca di sini

3. Ini Fatwa-fatwa Warren Buffett yang Bermanfaat bagi Investor Sepanjang Masa

Warren Buffett masih menjadi kampiun investasi yang paling menginspirasi banyak investor di bursa saham. Masuk dalam daftar orang paling kaya di planet ini, segala nasehat dan ucapannya seolah menjadi kalimat suci yang patut diikuti. Bagaimana fatwa-fatwanya? Silakan baca di sini

4. CEO Boeing Sebut Kecelakaan Ethiopian Airlines dan Lion Air Karena Pilot Tak Ikuti Prosedur

CEO Boeing, Dennis Muilenburg menduga kecelakaan yang menimpa Ethiopian Airlines dan Lion Air beberapa waktu lalu disebabkan karena pilot tak sepenuhnya mengikuti prosedur penerbangan yang sudah ditetapkan perusahaannya. Bagaimana klaim Boeing tersebut? Silakan baca di sini

5. Penjualan iPhone Anjlok, Ada Apa?

Penjualan ponsel pintar (smartphone) iPhone keluaran Apple merosot ke level terendah pada kuartal yang berakhir pada Maret 2019. Namun demikian, angka penjualan iPhone menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Dikutip dari BBC, Rabu (1/5/2019), Apple menyatakan pendapatan dari iPhone merosot 17 persen menjadi 31 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 441,7 triliun. Apa penyebabnya? Silakan baca di sini

https://money.kompas.com/read/2019/05/02/070100226/-populer-money-indonesia-waktunya-jadi-negara-maju-boeing-sebut-pilot-lion-dan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.