Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Butuh Pengalaman untuk Mengisi Resume Pekerjaan? Simak 3 Cara Berikut

Seperti dikutip dari Forbes, Selasa (7/5/2019), dijelaskan, dalam proses pencarian kerja Anda terdapat kesenjangan yang membuat Anda terlihat sebagai pengangguran bagi para perekrut.

Namun jangan khawatir, sebab ada beberapa cara mudah untuk mengisi kesenjangan tersebut. Sehingga, Anda bisa mencegah munculnya pertanyaan-pertanyaan mengenai waktu kesenjangan Anda sembari meyakinkan perekrut bahwa Anda masih menggeluti bidang Anda.

Berikut 3 cara yang bisa Anda ikuti untuk mengisi kesenjangan tersebut:

1. Terlibat dalam sebuah pergerakan atau perkumpulan

Terlibatlah dalam sebuah asosiasi atau menjadi sukarelawan di bidang-bidang yang sesuai dengan pekerjaan yang Anda minati. Jangan hanya terlibat dalam sebuah asosiasi saja, akan tetapi aktiflah dalam mengikuti setiap kegiatan dan jadilah bagian dari kepengurusan.

Kemudian, masukkan pekerjaan sukarelawan ini dalam bagian teratas resume Anda.

Dengan mengambil pengalaman berorganisasi atau mengambil peran-peran dengan nilai leadership dalam sebuah asosiasi atau kesempatan lain, Anda bisa mengisi kesenjangan dalam resume sekaligus mendapatkan keuntungan lain.

Anda bisa mendapatkan akses ke kesempatan-kesempatan yang lebih besar melalui koneksi yang Anda dapatkan dalam asosiasi tersebut. Anda juga akan mendapatkan ide-ide dan keterampilan baru yang bisa membantu Anda terlihat memiliki keterampilan mutakhir bagi calon pemberi kerja kelak.

2. Bekerja tanpa upah untuk teman atau kerabat dekat

Anda bisa mengambil pengalaman dengan bekerja untuk teman atau kerabat, serta menaruh pengalam tersebut pada bagian atas resume Anda.

Seperti yang dicontohkan oleh career and executive coach sekaligus konsultan bisnis Robert Hellman, salah satu kliennya yang keluar dari pekerjaan sebagai perencana keuangan memutuskan untuk membantu teman dan koleganya dalam perencanaan keuangan.

Dia menambahkan nilai-nilai kepada rekannya yang seharusnya berbayar jika diterapkan ke orang lain. Sehingga, dirinya bisa menuliskan pekerjaan sebagai konsultan perencanaan keuangan dalam resumenya.

3. Mengambil kelas dan pelajaran baru

Ambillah beberapa kelas baru untuk mengasah keterampilan yang sesuai dengan bidang pekerjaan Anda dan tulislah 'melanjutkan studi' dalam bagian teratas resume atau pengalamn kerja Anda.

Sebagai contoh, seseorang memiliki keinginan untuk bisa menduduki jabatan Direktur Marketing di sektor teknologi, namun dia baru saja keluar dari pekerjaan dalam beberapa tahun untuk mengurus anak-anaknya.

Adapun marketing dalam beberapa waktu belakangan telah bergeser menjadi lebih digital dan terintegrasi. Dia pun mengambil beberapa kelas onlinen dan menaruhnya di bagian teratas pengalaman kerja dalam resumenya.

Kursus online tersebut dirubah menjadi pekerjaan dengan judul 'melanjutkan pendidikan di bidang digital, integrated and social media marketing'.

Dalam deskripsi pekerjaan kemudan didaftar kursus apa saja yang diikuti, kemudian berbagai kursus dan kelas tersebut juga dimasukkan ke dalam bagian pendidikan pada resume Anda.

https://money.kompas.com/read/2019/05/07/123700426/butuh-pengalaman-untuk-mengisi-resume-pekerjaan-simak-3-cara-berikut

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke