Salin Artikel

Mitra Pengemudi Ojek Online Bisa Cicil KPR, Begini Caranya

JAKARTA, KOMPS.com - Layanan kredit pemilikan rumah (KPR) kini dapat dinikmati pula oleh pengemudi ojek online. Sebab, aplikator bekerja sama dengan bank menyediakan produk tersebut khusus untuk mitra pengemudi.

Go-Jek menghadirkan KPR melalui Go-Jek Swadaya. Hal ini sangat membantu bagi mitra pengemudi yang tak tersentuh layanan keuangan atau selalu ditolak pengajuan KPR-nya.

Sebagian mitra Go-Jek menjadikan pekerjaan ini sebagai pekerjaan utama, sehingga tak memiliki pendapatan tetap. Hal ini membuat mereka kesulitan mengajukan kredit. Dalam hal ini, Go-Jek menggandeng PTVBank Tabungan Negara (Persero) Tbk sejak 2017 agar driver membuka tabungan di sana, sekaligus untuk mencicil rumah.

Untuk meyakinkan pihak bank dalam pengajuan KPR, Go-Jek memberikan matriks kinerja mitra tersebut. Dalam hal ini, Go-Jek hanya berperan sebagai perantara dan membantu agar pengemudi memiliki performa yang bagus.

Dengan demikian, mitra bisa direkomendasikan untuk mengambil cicilan rumah.

Cicilan hariannya terbilang ringan, yakni Rp 48.000 yang dipotong dari deposit mitra pengemudi. KPR yang disalurkan untuk mitra pengemudi merupakan KPR bersubsidi dengan skema Subsidi Selisih Bunga.

Dengan skema tersebut, pengemudi hanya dikenai bunga 5 persen selama masa angsuran. Jangka waktunya adalah 18 hingga 20 tahun.

Adapun lokasi rumahnya berada di kawasan Bekasi, Tangerang, Bogor, Depok, Ciputat, dan Cikarang.

Sebagaimana dikutip dari laman Go-Jek, ada beberapa persyaratan pengajuan KPR oleh mitra driver di BTN, yaitu sebagai berikut.

  1.  WNI dan berdomisili di Indonesia.
  2. Telah berusia 21 tahun atau telah menikah.
  3. Memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap sebagai pegawai tetap/wiraswasta/profesional dengan masa kerja/usaha minimal 1 tahun.
  4. Memiliki rekening tabungan.
  5. Memiliki NPWP Pribadi
  6. Penghasilan tidak lebih dari Rp 4 juta (untuk rumah subsidi).
  7. Belum punya rumah atau KPR yang diajukan merupakan rumah pertama


Setelah memenuhi berbagai syarat tersebut, mitra pengemudi bisa menyiapkan dokumen. Dokumen yang harus disiapkan setiap orang pun berbeda, tergantung profesi masing-masing.

Umumnya, dokumen utama yang dipersiapkan adalah fotokopi identitas, kartu keluarga, akta nikah (jika sudah berkeluarga), rekening gaji, fotokopi PBB dan IMB bangunan yang akan dibeli. Namun, untuk mitra pengemudi yang tak memiliki penghasilan tetap, ada beberapa dokumen lain yang harus terpenuhi, yaitu laporan keuangan dan rekening koran tabungan.

Setelah dokumen diisi, mitra driver juga diharuskan mengisi formulir online untuk pengajuan aplikasi kredit di BTN.

Ada beberapa biaya proses yang ditanggung bank dan pengembang hingga akad, khusus bagi mitra driver Go-Jek, meliputi sebagai berikut.

  1. Uang muka 1 persen dari harga jual rumah subsidi.
  2. Biaya administrasi sebesar Rp 250.000.
  3. Biaya provisi 0,5 persen dari platfon kredit.
  4. Biaya notaris / PPAT sebesar Rp 250.000.
  5. Biaya pajak dan lain-lain sebesar Rp 7 juta.
  6. Bebas biaya asuransi jiwa dan kebakaran.


https://money.kompas.com/read/2019/05/24/104515026/mitra-pengemudi-ojek-online-bisa-cicil-kpr-begini-caranya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uji Coba LRT Jabodebek Diundur Jadi Desember 2022, Mulai Beroperasi 2023

Uji Coba LRT Jabodebek Diundur Jadi Desember 2022, Mulai Beroperasi 2023

Whats New
Biaya Admin, Setoran Awal, dan Cara Buka Rekening BRI Britama X

Biaya Admin, Setoran Awal, dan Cara Buka Rekening BRI Britama X

Whats New
Cara Cek Resi Shopee Express dengan Mudah dan Praktis

Cara Cek Resi Shopee Express dengan Mudah dan Praktis

Whats New
Syarat dan Cara Mengaktifkan Shopee PayLater dengan Mudah

Syarat dan Cara Mengaktifkan Shopee PayLater dengan Mudah

Whats New
Pengusaha Puji Sri Mulyani, Sudah Diberi Tax Amnesty, Lalu Dikasih PPS

Pengusaha Puji Sri Mulyani, Sudah Diberi Tax Amnesty, Lalu Dikasih PPS

Whats New
Rusia Minat Bikin Pembangkit Nuklir di RI, Ini Jawaban Menteri ESDM

Rusia Minat Bikin Pembangkit Nuklir di RI, Ini Jawaban Menteri ESDM

Whats New
Masuk Mal Wajib Vaksin Booster, Berlaku 2 Minggu Lagi

Masuk Mal Wajib Vaksin Booster, Berlaku 2 Minggu Lagi

Whats New
Luhut Umumkan Wajib Booster Bagi yang Bepergian, Berlaku 2 Minggu Lagi

Luhut Umumkan Wajib Booster Bagi yang Bepergian, Berlaku 2 Minggu Lagi

Whats New
Kementerian PUPR: Pembangunan 9 Bendungan Ditargetkan Rampung di 2022

Kementerian PUPR: Pembangunan 9 Bendungan Ditargetkan Rampung di 2022

Whats New
Hati-hati, Ada Pemeliharaan dan Rekonstruksi di Tol Jagorawi 5-9 Juli 2022

Hati-hati, Ada Pemeliharaan dan Rekonstruksi di Tol Jagorawi 5-9 Juli 2022

Whats New
Viral Video Petani Jual TBS Kelapa Sawit ke Malaysia, Apkasindo: Kami Harus Biayai Keluarga

Viral Video Petani Jual TBS Kelapa Sawit ke Malaysia, Apkasindo: Kami Harus Biayai Keluarga

Whats New
Jurus Mendag Zulhas Naikan Harga TBS Petani Sawit

Jurus Mendag Zulhas Naikan Harga TBS Petani Sawit

Whats New
BRI Prediksi Penyaluran KUR ke 10,7 Juta UMKM Serap 32,1 Juta Lapangan Kerja

BRI Prediksi Penyaluran KUR ke 10,7 Juta UMKM Serap 32,1 Juta Lapangan Kerja

Whats New
Soal Penyesuaian Tarif INA-CBG's, Bos BPJS Kesehatan: Itu Hal yang Menurut Saya Bagus...

Soal Penyesuaian Tarif INA-CBG's, Bos BPJS Kesehatan: Itu Hal yang Menurut Saya Bagus...

Whats New
BCA Gelontorkan Rp 5,65 Miliar ke 18 Perguruan Tinggi Untuk Program Beasiswa

BCA Gelontorkan Rp 5,65 Miliar ke 18 Perguruan Tinggi Untuk Program Beasiswa

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.