Salin Artikel

Sebelum Bekerja "Freelance," Pertimbangkan 4 Hal Ini Dulu

LONDON, KOMPAS.com - Bekerja lepas alias freelance kini bukan menjadi profesi yang aneh. Tidak sedikit orang mengincar pekerjaan freelance lantaran jam kerja yang fleksibel, menjadi bos bagi diri sendiri, dan fleksibilitas kerja yang maksimal.

Pekerjaan sebagai freelancer pun saat ini banyak dipilih oleh generasi millenial yang enggan terikat oleh waktu atau aturan korporat. Tidak hanya itu, banyak juga ibu rumah tangga yang tetap memperoleh penghasilan dengan bekerja sebagai freelancer di rumah.

Nah, bagi Anda yang ingin bekerja secara freelance juga, ada baiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal sebelumnya. Tujuannya agar Anda dapat mempersiapkan mental Anda sebelum resmi menjadi pekerja lepas.

Dilansir dari Cosmopolitan UK, Senin (24/6/2019), ada setidaknya 4 hal yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan bekerja freelance. Berikut ini uraiannya.

1. Apakah Anda punya sistem dukungan yang cukup?

Sistem dukungan alias support system sangat dibutuhkan bagi Anda yang bekerja freelance. Sebab, pekerjaan ini kerap membuat seseorang kesepian lantaran hampir selalu bekerja sendirian tanpa ada rekan kerja.

"Bekerja sendirian bisa membuat Anda kesepian, sehingga penting untuk memiliki jaringan dukungan yang terdiri dari orang-orang atau teman-teman yang memiliki waktu luang untuk bertemu dengan Anda selama Anda bekerja," jelas Sarah Hughes, seorang freelancer di industri periklanan.

Hughes menyebut, keluarga dan sahabat juga merupakan sistem dukungan Anda. Oleh karena itu, jika memungkinkan, jangan segan bekerja di malam hari atau akhir pekan agar bisa leluasa bertemu dengan orang-orang terdekat Anda.

2. Apakah Anda cermat mengatur keuangan?

Ketika Anda bekerja di sebuah perusahaan, banyak hal-hal finansial yang rumit sudah ditanggung oleh perusahaan, misalnya pajak penghasilan, asuransi, hingga tunjangan. Hal-hal semacam itu kemungkinan besar harus Anda tanggung sendiri ketika bekerja freelance.

Hughes menjelaskan, tidak tertutup kemungkinan Anda harus membayar pajak sendiri atas penghasilan yang diperoleh sebagai freelancer. Oleh karenanya, jadilah wajib pajak yang baik.

"Sebagai freelancer, Anda harus bertanggung jawab pada pajak Anda sendiri. Selalu bayar pajak tepat waktu dan potong penghasilan Anda sebagai pajak. Ini memungkinkan Anda dapat menanbung dalam jumlah yang tepat dan tak terkejut saat tahun fiskal berakhir," terang dia.

Selain itu, Anda pun harus menyisihkan penghasilan untuk asuransi hingga dana pensiun. Pun Anda tak memiliki cuti yang ditanggung perusahaan. Oleh sebab itu, lakukan penghitungan dengan cermat ketika menerima penghasilan Anda.

3. Apakah jejaring Anda cukup?

Apabila Anda telah memiliki jejaring yang luas sebelum mulai bekerja freelance, maka ini adalah hal yang bagus. Namun, jika belum, Hughes menyarankan Anda untuk bekerja keras membangun jejaring.

"Sebagai freelancer, reputasi Anda adalah segalanya. Jadi, ketika Anda mulai (bekerja freelance), Anda harus berusaha lebih keras untuk menunjukkan kemampuan dan membangun kredibilitas Anda," terang Hughes.

Ada sejumlah cara untuk membangun jejaring sebagai freelancer. Anda bisa menggunakan media sosial dan mencari informasi terkait layanan-layanan yang sesuai dengan keterampilan Anda.

"Ketika Anda telah menunjukkan keterampilan dan membangun reputasi, pekerjaan akan datang pada Anda. Bagian penting dalam pekerjaan Anda adalah memilih kesempatan yang menurut Anda memiliki potensi terbesar untuk Anda, kemudian bekerjalah untuk proyek itu," jelas Hughes.

4. Apakah Anda memiliki motivasi yang cukup?

Hughes menyatakan, bekerja sebagai freelancer berarti Anda adalah bos, akuntan, dan manajer bagi diri sendiri. Oleh karena itu, Anda harus memiliki tanggung jawab yang besar untuk bekerja menghadapi deadline dan ekspektasi klien.

"Ini artinya selalu menangani beban kerja dengan baik, deadline, e-mail yang menumpuk, dan menghitung tarif dan pekerjaan baru," tuturnya.

Karena tugas freelancer yang tak ringan ini, Hughes mengatakan alangkah baiknya jika Anda memiliki motivasi yang besar untuk bekerja. Tetaplah berkomitmen dan berdedikasi dalam menjalankan pekerjaan ini.

"(Bekerja freelance) membutuhkan kedisiplinan diri, namun kebebasan dan jam kerjanya yang fleksibel sangatlah bagus," ungkap Hughes.

https://money.kompas.com/read/2019/06/24/165242626/sebelum-bekerja-freelance-pertimbangkan-4-hal-ini-dulu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Demo Pekerja Bongkar Muat di Pelabuhan Kendari, Ini Respons Kemenhub

Soal Demo Pekerja Bongkar Muat di Pelabuhan Kendari, Ini Respons Kemenhub

Rilis
Disorot New York Times, Berapa Anggaran Jumbo Polri dari APBN?

Disorot New York Times, Berapa Anggaran Jumbo Polri dari APBN?

Whats New
Jelang KTT G20, Relokasi PLTG Grati Ditarget Rampung Akhir Oktober 2022

Jelang KTT G20, Relokasi PLTG Grati Ditarget Rampung Akhir Oktober 2022

Whats New
KAI Minta Calon Penumpang Kereta Api Penuhi Syarat Perjalanan

KAI Minta Calon Penumpang Kereta Api Penuhi Syarat Perjalanan

Whats New
Jelang KTT G20 Bali, Simak Hal-hal Penting Berikut Ini

Jelang KTT G20 Bali, Simak Hal-hal Penting Berikut Ini

Whats New
Sandiaga Uno: Produksi Rendang di Eropa Bisa Mempercepat Kebangkitan Ekonomi RI

Sandiaga Uno: Produksi Rendang di Eropa Bisa Mempercepat Kebangkitan Ekonomi RI

Whats New
Sumitomo Corporation Investasi Rp 270 Triliun Garap Proyek PLTA Kayan IKN 9.000 MW

Sumitomo Corporation Investasi Rp 270 Triliun Garap Proyek PLTA Kayan IKN 9.000 MW

Whats New
Produsen Beras Buyung Poetra Sembada Targetkan Buka 80 Toko hingga Akhir Tahun

Produsen Beras Buyung Poetra Sembada Targetkan Buka 80 Toko hingga Akhir Tahun

Rilis
BPK Nilai BI Fast Tidak Transparan, Ini Tanggapan Bank Indonesia

BPK Nilai BI Fast Tidak Transparan, Ini Tanggapan Bank Indonesia

Whats New
Jika Beras Makin Mahal, Mentan SYL: Kita Makan Sagu Aja

Jika Beras Makin Mahal, Mentan SYL: Kita Makan Sagu Aja

Whats New
Akses Keuangan Belum Merata, Platform Open Data Ini Kolaborasi dengan Visa

Akses Keuangan Belum Merata, Platform Open Data Ini Kolaborasi dengan Visa

Rilis
Barata Indonesia Rampungkan Pengerjaan Turbin Uap PLTU Jawa 9 dan 10

Barata Indonesia Rampungkan Pengerjaan Turbin Uap PLTU Jawa 9 dan 10

Rilis
Daftar 18 Investasi Ilegal yang Ditutup SWI Sepanjang September 2022

Daftar 18 Investasi Ilegal yang Ditutup SWI Sepanjang September 2022

Whats New
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Jalur Rempah Dihidupkan Kembali

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Jalur Rempah Dihidupkan Kembali

Whats New
Penjelasan PUPR dan Pengelola soal Tarif Tol BSD Tidak Digratiskan meski Banjir

Penjelasan PUPR dan Pengelola soal Tarif Tol BSD Tidak Digratiskan meski Banjir

Whats New
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.