Salin Artikel

5 Tips agar Transaksi Aman untuk Pemegang Kartu Kredit dan Debit

JAKARTA, KOMPAS.com - Meningkatnya kebutuhan dan perkembangan teknologi membuat pengunaan kartu kredit atau kartu debit menjadi cara pembayaran yang nyaman.

Orang-orang dapat menggunakan kartu kredit untuk beragam kebutuhan, mulai dari belanja, memesan tiket pesawat, hingga membeli makanan kebutuhan sehari-hari.

Tetapi Anda harus tetap berhati-hati, sebab banyak kasus penipuan yang terkait dengan kartu kredit atau debit, seperti skimming, phising dan lain-lain.

Berikut cara-cara agar dapat mengamankan transaksi bagi para pemegang kartu kredit atau debit seperti dikutip dari Etnownews.com, Jumat (28/6/2019).

1. Jangan pernah menyimpan informasi akun Anda

Informasi ini antara lain nomor rekening, debit atau PIN kartu kredit, kata sandi internet banking di ponsel Anda.

Jika Anda menggunakan jaringan publik seperti hotspot WiFi gratis, maka pastikan koneksi WiFi tersebut dilindungi kata sandi.

2. Selalu gunakan aplikasi resmi

Aplikasi repackage merusak fitur keamanan perangkat dan memiliki kemampuan mencuri data. Ingat, selalu unduh aplikasi dari toko aplikasi resmi.

Informasi yang dikirim melalui jaringan aplikasi ini akan dienkripsi untuk memastikan transaksi yang aman.

3. Jika menerima email atau pemberitahuan lain untuk mengklik situs web bank, jangan tertipu

Kemungkinan notifikasi ini bisa palsu. Banyak situs dirancang untuk meniru situs bank resmi pelanggan.

Mereka mengedarkan tautan tersebut melalui pesan teks atau email. Perlu dicatat bahwa URL situs web yang aman dimulai dengan 'http' dan bukan dengan 'https'.

Hal penting lainnya adalah mencari ikon kunci yang ditampilkan di jendela browser.

4. Tidak menggunakan kartu debit Anda untuk transaksi e-commerce

Ini karena jika kartu Anda dikompromikan maka seluruh uang tunai di rekening bank Anda dapat dihilangkan. Dianjurkan untuk menggunakan kartu kredit untuk transaksi e-commerce.

5. Jika Anda bukan orang yang gemar belanja, Anda dapat menggunakan kartu virtual

Ini adalah kartu prabayar atau kartu debit terbatas tidak memberikan informasi kartu utama kepada pedagang.

Sejumlah bank di Indonesia menyediakan layanan kartu kredit atau debit virtual. Penggunaan kartu ini terbatas untuk periode tertentu sehingga setelah digunakan, nomornya langsung hangus.

https://money.kompas.com/read/2019/06/28/105000226/5-tips-agar-transaksi-aman-untuk-pemegang-kartu-kredit-dan-debit

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.