Salin Artikel

Tak Peduli Komposisi Indeks Saham, Lo Kheng Hong Punya Daftar Belanja Sendiri

Lo Kheng Hong bahkan sama sekali tidak peduli dengan adanya perubahan komposisi indeks saham.

Tentu saja, Lo Kheng Hong punya alasan mengapa perubahan konstituen indeks saham bukanlah perkara penting baginya.

Sebagai informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (5/7/2019) lalu merilis hasil evaluasi beberapa indeks saham yang ada di bursa.

Hasilnya, beberapa indeks saham mengalami perubahan komposisi anggota saham.

Di indeks LQ5, misalnya, ada tiga saham penghuni baru. Mereka adalah saham Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah (BTPS), Ciputra Development (CTRA), dan Japfa Comfeed Indonesia (JPFA).

Masuknya tiga anggota baru membuat tiga anggota sebelumnya harus tersingkir. Tiga saham yang terdepak adalah Adhi Karya (ADHI), Elnusa (ELSA), dan Waskita Beton Precast (WSBP).

Sementara di indeks IDX30, saham Medco Energi Internasional (MEDC) harus tersingkir digantikan oleh saham Erajaya Swasembada (ERAA).

Menurut Lo Kheng Hong, investor saham tidak bisa mengetahui fundamental emiten dari indeks saham.

Investor, kata Lo Kheng Hong, baru bisa mengetahui fundamental perusahaan dari laporan tahunan alias annual report perusahaan.

"Ketika saya membeli saham, saya tidak melihat indeks tapi melihat kinerja perusahaan," ujar dia.

Yang menarik, alih-alih memedulikan indeks saham dan perubahan konstituennya, Lo Kheng Hong punya daftar sendiri yang berisi saham-saham yang ia harus beli.


Pria yang kerap dijuluki Warren Buffett Indonesia itu bilang, daftar tersebut berisi sekitar 10 saham.

Nah, saham-saham yang ada di daftar itulah yang harus Lo Kheng Hong beli setiap hari.

Sayang, Lo Kheng Hong enggan membisikkan 10 saham yang ada di dalam daftar tersebut.

Yang jelas, saham yang masuk ke dalam daftar harus memenuhi kriteria yang Lo Kheng Hong bikin.

Apa kriterianya? Ternyata sederhana.

Saham yang bisa masuk ke dalam daftar racikan Lo Kheng Hong adalah saham yang bagus dan murah.

"Yang salah harga," ujar Lo Kheng Hong singkat.

Yang menarik, sebagaimana BEI menggelar evaluasi dan perubahan komposisi indeks, Lo Kheng Hong juga melakukan rebalancing daftar sahamnya.

Lo Kheng Hong menyebut, daftar saham tersebut bisa saja mengalami perubahan.

Perubahan anggota saham di dalam daftar saham Lo Kheng Hong terjadi ketika ada saham yang harganya sudah naik tinggi.

Sebab, saat harga saham naik tinggi, saham tersebut sudah tidak murah dan tidak bisa disebut salah harga lagi.

"Sehingga saya tidak mau membelinya," kata Lo Kheng Hong. (Herry Prasetyo)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Enggak peduli perubahan konstituen indeks, Lo Kheng Hong punya daftar saham sendiri

https://money.kompas.com/read/2019/07/29/061000226/tak-peduli-komposisi-indeks-saham-lo-kheng-hong-punya-daftar-belanja-sendiri

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank BNI Resmi Caplok Bank Mayora

Bank BNI Resmi Caplok Bank Mayora

Whats New
Cerita Perajin Batik Madura Tanjungbumi: Sebulan Bisa Laku Lebih dari 100 Lembar Usai Gabung Marketplace Bakaoo.id

Cerita Perajin Batik Madura Tanjungbumi: Sebulan Bisa Laku Lebih dari 100 Lembar Usai Gabung Marketplace Bakaoo.id

Rilis
Tips dan Rahasia Sukses Berbisnis via Aplikasi Digital Ibu Titin, hingga Berhasil Membesarkan 3 Anaknya walau Hanya Orangtua Tunggal

Tips dan Rahasia Sukses Berbisnis via Aplikasi Digital Ibu Titin, hingga Berhasil Membesarkan 3 Anaknya walau Hanya Orangtua Tunggal

Whats New
Gagal Bayar Utang, Gubernur Bank Sentral Sri Lanka: Sampai Ada Restrukturisasi, Kami Tidak Bisa Membayar

Gagal Bayar Utang, Gubernur Bank Sentral Sri Lanka: Sampai Ada Restrukturisasi, Kami Tidak Bisa Membayar

Whats New
Dilema Sri Mulyani, Pilih Tambah Anggaran Subsidi atau Buat Pertamina-PLN Berdarah-darah

Dilema Sri Mulyani, Pilih Tambah Anggaran Subsidi atau Buat Pertamina-PLN Berdarah-darah

Whats New
Rupiah dan IHSG Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Rupiah dan IHSG Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Whats New
Makin Berkilau, Harga Emas Antam Melonjak Rp 12.000 Jadi Rp 985.000 Per Gram Hari Ini

Makin Berkilau, Harga Emas Antam Melonjak Rp 12.000 Jadi Rp 985.000 Per Gram Hari Ini

Spend Smart
Krakatau Steel Tambah Modal di Krakatau Posco, Erick Thohir: Perkuat Industri Baja Nasional

Krakatau Steel Tambah Modal di Krakatau Posco, Erick Thohir: Perkuat Industri Baja Nasional

Whats New
Bangun Kafe di Atas Laut, Ekonomi Desa Semare di Pesisir Pasuruan Pun Terangkat

Bangun Kafe di Atas Laut, Ekonomi Desa Semare di Pesisir Pasuruan Pun Terangkat

Rilis
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Sri Mulyani Putuskan Harga Pertalite dan Tarif Listrik Subsidi Tak Naik Tahun Ini

Sri Mulyani Putuskan Harga Pertalite dan Tarif Listrik Subsidi Tak Naik Tahun Ini

Whats New
Tahan Harga Pertalite, Kas Pertamina Bisa Tekor Rp 190 Triliun

Tahan Harga Pertalite, Kas Pertamina Bisa Tekor Rp 190 Triliun

Whats New
Serap Ide Masyarakat, IWIP Berikan Alat Tangkap Perikanan kepada 20 Nelayan di Halmahera Timur

Serap Ide Masyarakat, IWIP Berikan Alat Tangkap Perikanan kepada 20 Nelayan di Halmahera Timur

Rilis
IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Bitcoin dkk Menguat, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin dkk Menguat, Cek Harga Kripto Hari Ini

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.