Salin Artikel

3 Platform Online Ini Kumpulkan Donasi Patungan hingga Rp 11,5 Miliar

JAKARTA, KOMPAS.com - Platform online Ovo, Tokopedia, dan Grab menggalang donasi patungan secara bersama dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 11,5 miliar.

Setelah dikumpul dana ini disalurkan kepada Rumah Yatim untuk dikelola dan nantinya memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

"Kita sudah ada Rp 11,5 miliar. Ini seseuatu hal yang sangat baik," kata Direktur PT Visionet Internasional (OVO) Harianto Gunawan di Rumah Yatim Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019).

Harianto menjelaskan, penggalangan dana ini sudah dimulai sejak Mei lalu dan akan terus dilakukan. Pihaknya bersama Tokopedia dan Grab berkomitmen membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan.

Dana yang terkumpul akan diberikan ke pihak Rumah Yatim untuk nanti memproses penyaluran yang telah ditentukan. "Penyaluran mencakupi 60 kabupaten/kota," tuturnya.

Dia menambahkan, pemberian dana donasi ini difokuskan di sektor pendidikan. Pasalnya, pendidikan dinilai lebih penting dan mendasar guna memberikan perubahan pada bangsa.

"Kami fokus dari sisi pendidikan, karena kita tahu pendidikan itu yang akan memberikan dampak positif kepada anak cucu kita. Bagaimana pendidikan itu memberikan kita harapan untuk semua impian-impian," imbuhnya.

"Dari ovo, Tokopedia dan Grab kami sangat berkomitmen untuk membantu dan mengundang masyarakat berbagai khusunya fokus pada pendidikan," tambahnya.

Sementara itu Wakil Direktur Utama Rumah Yatim, Abdurrahman menuturkan, pihak sangat berterima kasih kepada pihak yang telah memberikan kepercayaan untuk penyaluran dana. Yakni Ovo, Tokopedia, dan Grab yang telah menyalurkan donasi ke Rumah Yatim.

"Alhamdulillah, sudah Rp 11,5 mikiar, ini angka sangat fantastis dan luar biasa. Apalagi ini kalau kita jadikan untuk perangkat-parangkat pendukung pendidikan anak bangsa," katanya.

Abdurrahman menyampaikan, dana yang terkumpul tersebut akan diserah kepada lebih dari 30 ribu orang di seluruh wilayah jangkaun Rumah Yatim Yatim. Sebelumnya, Rumah Yatim telah menyalurkan donasi tahap pertama di delapan provinsi di Indonesia.

"Ada 30 lebih ribu anak yang akan menerima dana ini. Penyalarurun pertama, sebanhak 4.250 paket ke 4.000 lebih penerima di delapan kabupaten/kota," jelasnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya berupaya menyampaikan ini secara profesional. Kini keterjangkau penyaluran masih 35 persen dari total 34 seluruh provinsi.

"Bagaimana kami berkerja sama dengan pemerintah daerah, kami me-mapping dan survei sebelum penyarukaun. Insya Allah betul-betul tepat sasaran. Kerana mereka ada di daerah rawan putus sekolah, masalah sosial, dan masalah pangan. Inilah kesenjangan sosial yang ada," pungkasnya.

https://money.kompas.com/read/2019/08/06/141644326/3-platform-online-ini-kumpulkan-donasi-patungan-hingga-rp-115-miliar

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinggal Sebulan, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 91,6 Triliun

Tinggal Sebulan, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 91,6 Triliun

Whats New
Pencabutan Larangan Ekspor CPO Dinilai Jadi Langkah Strategis Pulihkan Ekonomi

Pencabutan Larangan Ekspor CPO Dinilai Jadi Langkah Strategis Pulihkan Ekonomi

Whats New
Kemenko Perekonomian Ungkap Peran Lin Che Wei di Pemerintah, Ini Jawabannya

Kemenko Perekonomian Ungkap Peran Lin Che Wei di Pemerintah, Ini Jawabannya

Whats New
Catat Syarat dan Cara Daftar GrabFood 2022 Online

Catat Syarat dan Cara Daftar GrabFood 2022 Online

Smartpreneur
Ada Pengerjaan Proyek di Stasiun Manggarai, Ini Perubahan Rute Operasi KRL Commuter

Ada Pengerjaan Proyek di Stasiun Manggarai, Ini Perubahan Rute Operasi KRL Commuter

Whats New
Pengamat: Investasi di GoTo Bukan untuk Cari Cuan Harian atau Mingguan, melainkan Prospek Jangka Panjang

Pengamat: Investasi di GoTo Bukan untuk Cari Cuan Harian atau Mingguan, melainkan Prospek Jangka Panjang

Whats New
Upayakan Aplikasi MLFF Bebas Kuota Internet, Roatex Jajaki Operator Telekomunikasi

Upayakan Aplikasi MLFF Bebas Kuota Internet, Roatex Jajaki Operator Telekomunikasi

Whats New
Simak Syarat dan Cara Daftar Online Shopee Food Merchant

Simak Syarat dan Cara Daftar Online Shopee Food Merchant

Smartpreneur
Bakal Dibahas di Forum G20, Sri Mulyani Sebut Gaji Perempuan 30 Persen Lebih Rendah

Bakal Dibahas di Forum G20, Sri Mulyani Sebut Gaji Perempuan 30 Persen Lebih Rendah

Whats New
Kenapa 100K Artinya Rp 100.000? Simak Asal Usul Arti K pada Harga

Kenapa 100K Artinya Rp 100.000? Simak Asal Usul Arti K pada Harga

Spend Smart
Turun Tipis, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 984.000 Per Gram

Turun Tipis, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 984.000 Per Gram

Earn Smart
Dukung Pendidikan, Telkom Berikan Bantuan Digitalisasi untuk Sekolah di Tarutung

Dukung Pendidikan, Telkom Berikan Bantuan Digitalisasi untuk Sekolah di Tarutung

Rilis
Para Konglomerat yang Kaya Raya berkat Minyak Goreng

Para Konglomerat yang Kaya Raya berkat Minyak Goreng

Whats New
Menuju Era 'Economic Experience'

Menuju Era "Economic Experience"

Whats New
Mau Beli Minyak Goreng? Ini Grosir yang Tebar Promo Menarik

Mau Beli Minyak Goreng? Ini Grosir yang Tebar Promo Menarik

Spend Smart
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.