Salin Artikel

Bank Dunia : Setahun Terakhir, Indonesia Telah Lakukan 5 Reformasi untuk Kemudahan Bisnis

Peringkat itu membuat Indonesia berada stagnan sejak tahun lalu. Meski stagnan, Indonesia mencatat peningkatan skor pada indeks, dari 67,96 tahun lalu menjadi 69,6 tahun 2018-2019.

Ekonom Senior Bank Dunia Arvind Jain mengatakan, Indonesia sendiri telah melakukan 5 pembaruan atau reformasi dalam kemudahan berbisnis, sebut saja urusan perizinan konstruksi dan perizinan memulai suatu bisnis.

Indonesia juga menggunakan sistem online untuk soal perpajakan sehingga pembayaran maupun pengarsipan jauh lebih mudah.

"Indonesia membuat pembayaran pajak menjadi lebih mudah dengan memperkenalkan sistem pengarsipan dan pembayaran online untuk pajak-pajak utama. Selain itu membuat kontrak lebih mudah dilaksanakan dengan memperkenalkan sistem manajemen elektronik," kata Arvind Jain dalam video conference di Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Selanjutnya, perdagangan lintas batas juga jadi lebih mudah dengan sistem online tersebut. Sebab, Indonesia telah meningkatkan pemrosesan bea cukai secara online di Surabaya dan Jakarta. Hasilnya, dapat menghemat waktu dari 63 jam menjadi 56 jam.

"Di Surabaya akses listrik juga mengalami kemajuan dengan peningkatan keandalan pasokan listrik menyusul perbaikan dan pemeliharaan jaringan listrik," ujar Arvind Jain.

"Kota Surabaya juga telah memiliki koneksi listrik baru yang lebih cepat berkat kapasitas pembangkit yang lebih tinggi," imbuhnya.

Bila dirinci lebih jauh, Indonesia menempati posisi ke 140 untuk urusan memulai bisnis, posisi ke 110 untuk izin konstruksi, peringkat ke 33 untuk urusan elektrifikasi, dan ke 106 untuk pendaftaran properti.

Adapun peringkat ke 73 itu membuat Indonesia jauh lebih tinggi ketimbang Filipina di peringkat 95. Sementara Vietnam berada di peringkat ke 70, Thailand di peringkat 21, Malaysia di peringkat 12, dan Singapura berada di peringkat 2.

Singapura terus menjadi ekonomi peringkat teratas kedua berdasarkan kemudahan peringkat Doing Business selama empat tahun berturut-turut.

Sementara itu, ekonomi berperingkat terendah di Kawasan Asia Timur dan Pasifik adalah Kiribati (164), Myanmar (165) dan Timor-Leste (181). 

https://money.kompas.com/read/2019/10/25/133100326/bank-dunia---setahun-terakhir-indonesia-telah-lakukan-5-reformasi-untuk

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bakal Ada Perubahan Organisasi di PLN, Erick Thohir Pastikan Tak Ada Pengurangan Pegawai

Bakal Ada Perubahan Organisasi di PLN, Erick Thohir Pastikan Tak Ada Pengurangan Pegawai

Whats New
Sequoia Capital hingga Alphabet Suntik Startup Lummo Rp 1,14 Triliun

Sequoia Capital hingga Alphabet Suntik Startup Lummo Rp 1,14 Triliun

Smartpreneur
Luhut Cerita Yayasan Bill Gates dan Rockefeller Surati Jokowi, Ada Apa?

Luhut Cerita Yayasan Bill Gates dan Rockefeller Surati Jokowi, Ada Apa?

Whats New
Asosiasi Buka Suara soal Harga Minyak Goreng Rp 14.000: Tidak Untung, Selisih Rugi Dibayar BPDP KS

Asosiasi Buka Suara soal Harga Minyak Goreng Rp 14.000: Tidak Untung, Selisih Rugi Dibayar BPDP KS

Whats New
Penghapusan Premium, Pemerintah Beri Kompensasi ke Pertamina

Penghapusan Premium, Pemerintah Beri Kompensasi ke Pertamina

Whats New
Alfamart Imbau Konsumen Beli Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter Sesuai Keperluan

Alfamart Imbau Konsumen Beli Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter Sesuai Keperluan

Spend Smart
Putri Tanjung, Anak Pengusaha Chairul Tanjung, Jadi 'Trending Topic' di Twitter, Ada Apa?

Putri Tanjung, Anak Pengusaha Chairul Tanjung, Jadi "Trending Topic" di Twitter, Ada Apa?

Whats New
Rupiah dan IHSG Melemah, Saham-saham Bank Besar Ini Dilepas Asing

Rupiah dan IHSG Melemah, Saham-saham Bank Besar Ini Dilepas Asing

Whats New
Erick Thohir Bakal Bikin Subholding PLN, Apa Saja?

Erick Thohir Bakal Bikin Subholding PLN, Apa Saja?

Whats New
Belum Semua Masyarakat Melek Digital, BRI Kembangkan Layanan Hybrid Bank

Belum Semua Masyarakat Melek Digital, BRI Kembangkan Layanan Hybrid Bank

Rilis
Sri Mulyani Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 4 Persen Sepanjang 2021

Sri Mulyani Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 4 Persen Sepanjang 2021

Whats New
Untuk Pemula, Ini Cara Belanja di Shopee dengan Mudah

Untuk Pemula, Ini Cara Belanja di Shopee dengan Mudah

Spend Smart
Fokus Buka Toko 'Offline', MR DIY Kini Miliki 327 Gerai di Indonesia

Fokus Buka Toko "Offline", MR DIY Kini Miliki 327 Gerai di Indonesia

Whats New
Naik Lagi, Anggaran PEN 2022 Tembus Rp 455,6 Triliun

Naik Lagi, Anggaran PEN 2022 Tembus Rp 455,6 Triliun

Whats New
Tips Belanja Pintar dan Hemat ala Prita Ghozie

Tips Belanja Pintar dan Hemat ala Prita Ghozie

Spend Smart
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.