Salin Artikel

5 Tips Keuangan Prima Menghadapi Rencana PHK Perusahaan

Kemungkinan terpuruknya kondisi finansial pasca PHK memang akan membuat Anda ketar-ketir. Oleh sebab itu persiapan finansial sangat dibutuhkan. Lalu, apa yang harus Anda lakukan untuk tetap berada dalam kondisi finansial yang baik pasca PHK ?

“Perusahaan berevolusi, berubah dan gagal. Karyawan dan pemilik bisnis, perlu dipersiapkan untuk hal yang tidak terduga," kata Mike Silane, seorang perencana keuangan dari 21 West Wealth Management, melansir CNN, Rabu (6/11/2019).

Berikut 5 tips keuangan prima yang perlu Anda lakukan untuk mempersiapkan kondisi finansial Anda menjelang PHK:

1. Siapkan Dana Darurat

Dalam menghadapi rencana PHK hal penting yang harus Anda persiapkan adalah memiliki dana darurat dalam bentuk tabungan. Mike Zung, seorang perencana keuangan di Java Wealth menyebut bahwa jumlahnya tabungan Anda harus disesuaikan dengan kapasitas jabatan Anda.

Jika Anda berada pada jabatan menengah ke bawah, persiapkanlah dana darurat untuk tiga bulan ke depan. Selain itu, pastikan Anda untuk tidak menggunakan kredit sebagai pengganti dana darurat Anda. Hal ini mengingat bahwa kredit akan menimbulkan biaya tambahan berbentuk bunga.

2. Periksa pengeluaran Anda

Untuk melakukan penghematan pada kondisi finansial yang belum stabil, ada baiknya jika Anda memeriksa pengeluaran Anda dan melakukan riset kecil mengenai pengeluaran bulanan Anda. Selain membayar utang kartu kredit dan tagihan lainnya, ada baiknya jika Anda melunasi segala jenis hutan Anda.

Ini juga merupakan saat yang tepat untuk mulai memiliki gaya hidup yang sesuai dengan pendapatan Anda. Jika Anda berpikir Anda mungkin akan diberhentikan, telusuri anggaran Anda dan lihat pengeluaran apa yang bisa Anda potong.



3. Atur Ulang Cicilan Anda

Jika Anda berada dalam list rencana PHK perusahaan, pertimbangkan untuk membiayai kembali atau restart cicilan Anda. Misalkan cicilang barang-barang mahal seperti rumah atau mobil. Robert Falcon, perencana keuangan dari Falcon Wealth Managers menyebut bahwa dengan memperpanjang tenor cicilan Anda akan memudahkan Anda membayar cicilan dengan nominal besar.

“Kesempatan untuk menurunkan tingkat tenor cicilan Anda sangat baik untuk dilakukan. Misalkan saja, jika Anda tidak diberhentikan mungkin Anda bisa menyelesaikan cicilan selama lima tahun, namun saat pendapatan Anda terpuruk, maka akan sulit untuk membagi pembiayaan kebutuhan primer dan cicilan,” ungkapnya.

4. Gunakan manfaat asuransi ketenagakerjaan

Beberapa perusahaan diwajibkan untuk memberi asuransi ketenagakerjaan. Di Indonesia asuransi ketenagakerjaan bisa dimanfaatkan untuk membantu kondisi finansial bagi pesertanya yang mengalami masalah PHK.

Bahkan asuransi ketenagakerjaan bisa di klaim kapanpun saat tanpa waktu minimum Anda bekerja. Hanya saja jika Anda bekerja dibawah satu tahun, maka nilainya akan lebih rendah jika Anda telah bekerja selama lima tahun.

5. Asuransi kesehatan di luar program perusahaan

Pemanfaatan polis asuransi jiwa yang terpisah dari program perusahaan dapat melindungi Anda dari kehilangan pendapatan saat Anda mengalami masalah kesehatan yang mendadak. Polis asuransi kesehatan program perusahaan akan berakhir pada saat Anda berhenti bekerja, maka dari itu memiliki polis kesehatan sendiri sangat penting.

https://money.kompas.com/read/2019/11/06/080124226/5-tips-keuangan-prima-menghadapi-rencana-phk-perusahaan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.