Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tips Memilih Asuransi Yang Sesuai dengan Gaya Hidup Milennial

Ini tidak jauh berbeda dengan cara millennial dalam memilih bentuk asuransi yang sesuai dengan gaya hidup.

Evan Wijaya Tanotonegoro, Head of Digital Channel Sequis Life menyebutkan bahwa banyak pertimbangan yang membuat milennial sulit untuk memutuskan membeli asuransi. Sehingga terkadang jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, maka mau tidak mau millennial akan menguras tabungannya untuk menutup biaya perobatan.

“Kalau kita bicara millennial, mereka adalah generasi yang tidak pernah bisa puas dan terus berusaha lebih baik lagi. Di Indonesia, millennial yang menggunakan asuransi masih rendah. Alasannya seerti harga mahal, prose lama, tidak ada akses ke produk asuransi,” ungkap Evan di SCBD Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2019).

Selanjutnya dalam memilih asuransi, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan oleh millennial. Hal ini cukup penting selain untuk berjaga-jaga, ini juga akan menyelamatkan kondisi finnansial Anda jika sewaktu-waktu membutuhkan biaya untuk berobat.

Adapun pertimbangan untuk memilih asuransi antara lain :

1. Memahami istilah dalam asuransi

Evan menyebutkan, dengan memahami istilah-istilah dalam asuransi akan memudahkan Anda untuk lebih mengetahui bagaimana asuransi bekerja dalam memproteksi diri Anda. Istilah-istilah ini mungkin bagi Anda yang menggunakan asuransi konvensional bisa bertanya pada agen asuransi Anda.

Bagi Anda yang membeli asuransi secara online, Anda bisa mencari tahu istilah-istilah asuransi melalui sistem mesin pencarian atau aplikasi yang disediakan.

“Pertama, kenali dulu asuransi itu apa, apa itu istilah pertangguh, ahli waris dan waktu tunggu. Itu hal pertama yang harus dipahami dulu,” kata Evan kepada kompas.com, di SCBD Rabu (6/11/2019).

2. Kenali kebutuhan dan kemampuan

Evan mengatakan bahwa dengan mengenali kebutuhan dan kemampuan seseorang dalam membayar asuransi adalah hal penting. Kebutuhan mencakup bagaimana Anda menjalani kehidupan Anda dan juga pola hidup dari sisi kesehatan Anda.

Selanjutnya, sesuaikanlah dengan kondisi finansial Anda. Misalkan saja penghasilan Anda yang hanya sanggup untuk membayar asuransi dengan nominal dibawah Rp 100.000. Hal ini agar Anda bisa mengalokasikan dana Anda untuk kebutuhan dan investasi lainnya.

“Mereka juga perlu tahu kebutuhannya apa. Berapa kapasitas kemampuan untuk bayar premi dan kemudian perlindungan apa yang diinginkan. Karena sebenarnya kalau kita cari proteksi, asuransi belum tentu mahal,” ungkap Evan.

3. Kemudahan

Di era digital, umumnya millennial akan mencari segala sesuatu yang mudah, murah dan bermanfaat. Evan menyarankan untuk memilih asuransi yang prosesnya cepat dan bisa dilakukan tidak terbatas pada waktu dan tempat.

Hal ini mengingat bahwa asuransi konvensional umumnya membutuhkan waktu yang dijadwalkan untuk membuat polish asuransi. Ini jelas kurang efektif jika dilihat dari kacamata millennial.

“Pilih yang enggak ribet, terpercaya dan prosenya gampang. Karena, sering kali orang membeli asurasi dengan bentuk fisik, bisa saja hilang, keselip dan cukup ribet. Jadi cari yang mudah saja,” tegas Evan.

https://money.kompas.com/read/2019/11/07/070700426/tips-memilih-asuransi-yang-sesuai-dengan-gaya-hidup-milennial

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke