Salin Artikel

Luhut Gelar Pertemuan 5 Jam dengan Crazy Rich Australia, Bahas Apa?

JAKARTA, KOMPAS.com - Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menggelar pertemuan dengan pengusaha ternama sekaligus miliarder Australia, Andrew Forrest.

Dalam pertemuan selama 5 jam di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, lanjut Luhut, banyak poin penting yang dibicarakan.

Di antaranya, keinginan Forrest berinvestasi soal penanganan kebakaran (bushfire), penyambungan energi listrik dari Singapura ke Indonesia, hydro power, hingga pembangunan smelter besi.

"Kami diskusi panjang lebar, mungkin 5 jam tadi pagi. Jadi kita akan mengeluarkan produk-produk green. Anda generasi muda akan melihat green product. Ini akan menjadi suatu histori," kata Luhut ditemui di acara Indonesia Data and Economic (IDE) 2020, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Sebelumnya, mantan perwira tinggi Kopassus ini telah bertemu dengan Forrest beberapa minggu lalu dalam pertemuan World Economic Forum (WEF) yang berlangsung di Davos, Swiss.

Di sana, Forrest kepada Luhut mengungkapkan ketertarikannya untuk berinvestasi ke Indonesia untuk energi ramah lingkungan (green energy).

"Tadi atau minggu lalu saya ketemu dengan Andrew Forrest dari Australia. Satu orang raja industri steel. Dia telepon saya kemarin, janjian mau ketemu Februari. Dia telepon saya Hari Selasa. Dia bilang  'Mr Luhut boleh enggak saya datang ke Indonesia hari Kamis?'" ujarnya.

"Saya bilang buru-buru banget? Saya serius setelah ketemu dengan Anda di Davos. Kita atur-atur, datanglah tadi dia. Kita siapin pertemuan, ada empat agenda dia mau. Satu agenda mengenai bushfire, kedua dia menyangkut kabel territory dari Singapura ke Indonesia. Dia juga ingin masuk ke hydro power. Kemudian, dia ingin bangun smelter untuk besi. Karena dia salah satu produsen besi terbesar di Australia," jelas Luhut.

Dan pada pertemuan selama lima jam hari ini, Presiden Joko Widodo menyetujui keinginan Andrew Forrest.

Jokowi juga direncanakan akan melakukan kunjungan kerja ke Australia pada 9-10 Februari 2020.

Sebelumnya pula Luhut mengatakan, investor asal Australia berencana akan berinvestasi ke Indonesia hingga miliaran dollar AS.

https://money.kompas.com/read/2020/01/31/070000426/luhut-gelar-pertemuan-5-jam-dengan-crazy-rich-australia-bahas-apa-

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Archi Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pemurnian Emas di 2022

Archi Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pemurnian Emas di 2022

Whats New
Inilah para Pemenang Kompasiana Awards 2021

Inilah para Pemenang Kompasiana Awards 2021

Rilis
Perdagangan Internasional: Definisi Ekspor Impor dan Faktor Pendorong

Perdagangan Internasional: Definisi Ekspor Impor dan Faktor Pendorong

Whats New
50 Tahun Menikah, Luhut Beberkan Tips Pernikahan Awet

50 Tahun Menikah, Luhut Beberkan Tips Pernikahan Awet

Whats New
Ketika Mata Uang China Laris Manis dan Resmi Berlaku di Era Majapahit

Ketika Mata Uang China Laris Manis dan Resmi Berlaku di Era Majapahit

Whats New
BNI Smart City Hadir di Surakarta, Apa Saja yang Ditawarkan?

BNI Smart City Hadir di Surakarta, Apa Saja yang Ditawarkan?

Rilis
Menhub Minta Layanan di Pelabuhan Tanjung Priok Dipercepat, Ini Caranya

Menhub Minta Layanan di Pelabuhan Tanjung Priok Dipercepat, Ini Caranya

Whats New
Di Kompasianival 2021 Gita Wirjawan Berikan Catatan agar Ekonomi dan UMKM Membaik

Di Kompasianival 2021 Gita Wirjawan Berikan Catatan agar Ekonomi dan UMKM Membaik

Rilis
Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

Whats New
Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

Rilis
Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

Rilis
Maman Suherman dan 'Mice' Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi 'Bahagia Bersama' di Kompasianival 2021

Maman Suherman dan "Mice" Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi "Bahagia Bersama" di Kompasianival 2021

Rilis
Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Rilis
Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Whats New
Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.