Salin Artikel

Kasus Jiwasraya, Faisal Basri: Negara Abai dalam Membentuk Undang-undang Polis

Faisal mengatakan, kelalaian negara terjadi lantaran tidak melaksanakan amanat Undang-undang Nomor 40 tahun 2014 tentang Perasuransian untuk membentuk Lembaga Penjaminan Polis (LPP).

"Negara abai dalam membentuk undang-undang polis, dan Menteri Keuangan cuek," ujar Faisal di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Menurut Faisal, negara terlalu meremehkan dan tidak memahami dampak sistemik dari gagal bayar Jiwasraya yang bisa merambat ke industri lain.

Industri yang bisa terpapar dampak gagal bayar Jiwasraya menurut Faisal adalah industri pasar modal dan keuangan.

"Oleh karena itu, saya concern dengan undang-undang yang ditandatangani Pak SBY sebelum dia mengakhiri masa jabatannya. Dan harusnya 2017 sudah ada, selesai ini persoalan. Ada mekanisme, ada jalan keluarnya," ujar dia.

Adapun pengamat asuransi Hotbonar Sinaga menjelaskan, di dalam pasal 53 ayat 1 Undang-undang Perasuransian tertulis, perusahaan aauransi wajib menjadi peserta penjaminan polis.



Selain itu, program penjaminan polis seharusnya sudah dibentuk sejak undang-undang perasuransian diundangkan.

"Untuk solusi jangka panjang (penyelesaian masalah Jiwasraya(, harus dibentuk program penjaminan polis, atau lembaga penjamin polis. Program inni sudah merupakan amanah UU Perasuransian. Pasal 53 ayat 1 perusahaan asuransi wajib menjadi peserta penjaminan polis," jelas Hotbonar.

"Dan untuk penyelenggaraan program penjaminan polis diatur undang-undang, dan ayat 4 pasal tersebut dikatakan, program penjaminan polis dibentuk 3 tahun sejak undang-undang perasuransian diundangkan," ujar dia.

https://money.kompas.com/read/2020/03/12/153800826/kasus-jiwasraya-faisal-basri--negara-abai-dalam-membentuk-undang-undang-polis

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.