Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

16.220 Petani di Mukomuko, Bengkulu Segera Terima Kartu Tani

KOMPAS.com – Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Ali Mukhibin mengatakan sebanyak 16.2020 kartu tani akan segera diberikan kepada petani di lima kecamatan di sana.

“Rencananya minggu depan pembagian kartu tani kepada petani yang tersebar di sejumlah kecamatan di daerah ini akan dilakukan” ungkapnya, Jumat (13/3/2020).

Lima kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Kota Mukomuko, Kecamatan XIV Koto, Kecamatan Lubuk Pinang, Kecamatan Air Manjuto, Kecamatan V Koto.

"Dari sebanyak 16.220 kartu tani, sebanyak 12.250 kartu tani yang sudah siap dan telah selesai dicetak untuk selanjutnya akan didistribusikan kepada petani di daerah ini," katanya

Lalu, lanjut Ali, dari semua kartu tani yang telah dicetak, baru sebanyak 447 kartu tani yang sudah siap dibagikan kepada para petani di Kecamatan XIV Koto.

“Karena petani yang ingin mendapatkan pembagian kartu tani ini masih harus melengkapi beberapa persyaratan, salah satunya harus mengisi formulir sebagai penerima kartu tani dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Untuk itu, dia menjelaskan, dari 447 orang petani di Kecamatan XIV Koto yang akan menerima kartu tani, mereka itulah yang telah melengkapi beberapa persyaratan tersebut.

“Dengan begitu, petani tersebut yang pertama kali akan menerima pembagian kartu tani dari pemerintah pusat," tuturnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (14/3/2020).

Selain itu, Ali menargetkan, penerbitan 16.220 kartu tani untuk sejumlah kecamatan di daerah ini selesai dalam tahun ini juga.

Adapun, para petani penerima kartu tani ini merupakan mereka yang terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) untuk mendapatkan pupuk subsidi.

Persyaratan mendapatkan kartu tani

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Sarwo Edhy mengatakan, Kartu Tani diharapkan membawa dampak positif bagi semua kalangan.

“Tidak hanya bagi pemerintah dan pihak terkait saja, tetapi yang paling penting adalah manfaat bagi para petani,” ujar Sarwo seperti keterangan tertulisnya, Sabtu (14/3/2020).

Dengan adanya kartu tani, dia mengharapkan para petani dapat menggunakannya dalam membeli pupuk bersubsidi.

Dia menilai, langkah ini akan efektif dalam menyalurkan pupuk subsidi tepat sasaran.

Lebih lanjut, Sarwo menyebut tidak semua orang dapat memiliki kartu ini. Sebab, ada rangkaian proses yang harus dijalani. Tujuannya agar bantuan subsidi pupuk benar- benar tepat sasaran.

Dia menuturkan, persyaratan utama untuk mendapatkan kartu ini adalah petani harus tergabung dalam kelompok tani.

Kemudian, petani juga harus mengumpulkan fotokopi e-KTP dan tanda kepemilikan tanah, bukti setoran pajak tanah, bukti sewa, atau anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Selain itu, lanjut Sarwo, verifikasi data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sekarang diarahkan ke e-RDKK.

Adapun manfaat kartu tani saat iini bisa langsung digunakan untuk pembelian pupuk subsidi.

Petani yang akan membeli pupuk subsidi tinggal membawa kartu tani data ke agen atau pengecer yang telah ditunjuk.

“Kemudian, kartu tani digesek pada mesin EDC di kios untuk melakukan pembelian pupuk subsidi sesuai dengan kebutuhan,” paparnya.

Setelah melakukan transaksi, pengecer menyerahkan pupuk ke petani dan transaksi selesai. Petani dapat membawa pulang pupuk tersebut.

Sarwo menambahkan, melalui kartu tani petani bisa pula mengecek kembali alokasi sisa kuota pupuk.

"Kartu tani juga digunakan untuk memverifikasi data para petani ketika melakukan pengajuan pinjaman kredit usaha rakyat (KUR)," tandasnya.

https://money.kompas.com/read/2020/03/14/175709526/16220-petani-di-mukomuko-bengkulu-segera-terima-kartu-tani

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohi Pasang Target Investasi Kementerian BUMN Rp 127 Triliun

Erick Thohi Pasang Target Investasi Kementerian BUMN Rp 127 Triliun

Whats New
BPS: Pengaruh Kenaikan Tarif Cukai ke Inflasi Rokok Bertahan Lama

BPS: Pengaruh Kenaikan Tarif Cukai ke Inflasi Rokok Bertahan Lama

Whats New
Schneider Electric Targetkan 40 Persen Pemimpin Perempuan di Tingkat Manajemen

Schneider Electric Targetkan 40 Persen Pemimpin Perempuan di Tingkat Manajemen

Whats New
Pasca-penerbitan UU PPSK, PDB Sektor Koperasi Ditargetkan Minimal Mencapai 7 Persen

Pasca-penerbitan UU PPSK, PDB Sektor Koperasi Ditargetkan Minimal Mencapai 7 Persen

Whats New
Kementerian ATR: Sudah 101 Juta Bidang Tanah Terdaftar

Kementerian ATR: Sudah 101 Juta Bidang Tanah Terdaftar

Whats New
Cek Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 Februari 2023, Ada yang Naik

Cek Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 Februari 2023, Ada yang Naik

Spend Smart
Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun, Dirut: Dampak Positif Merger

Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun, Dirut: Dampak Positif Merger

Whats New
Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat

Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat

Rilis
Penerapan Pengawasan Koperasi Sektor Jasa Keuangan dalam UU P2SK

Penerapan Pengawasan Koperasi Sektor Jasa Keuangan dalam UU P2SK

Whats New
Menaker Dorong Terciptanya Kerja Layak Bagi Tenaga Kerja RI di Palestina

Menaker Dorong Terciptanya Kerja Layak Bagi Tenaga Kerja RI di Palestina

Whats New
Erick Thohir: Dalam 9 Bulan Terakhir 7,5 Juta Pengunjung Datang ke Sarinah

Erick Thohir: Dalam 9 Bulan Terakhir 7,5 Juta Pengunjung Datang ke Sarinah

Whats New
Tiket Gratis Masuk Ancol pada 3 Februari 2023, Ini Cara Mendapatkannya

Tiket Gratis Masuk Ancol pada 3 Februari 2023, Ini Cara Mendapatkannya

Whats New
Pertamina Geothermal IPO, Pasang Harga Awal Rp 820 - Rp 945 per Saham

Pertamina Geothermal IPO, Pasang Harga Awal Rp 820 - Rp 945 per Saham

Whats New
Cerita Petani Food Estate Humbahas: Benih Bawang Putih yang Dikasih, Mati...

Cerita Petani Food Estate Humbahas: Benih Bawang Putih yang Dikasih, Mati...

Whats New
Syarat, Biaya, dan Cara Membuat Paspor Umroh

Syarat, Biaya, dan Cara Membuat Paspor Umroh

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+