Salin Artikel

Bukan Lockdown, Unilever Terapkan Sebagian Karyawan Bekerja di Rumah

Unilever telah menerapkan sistem kerja di rumah (work from home) untuk sebagian karyawannya. Tak hanya di Indonesia, hal tersebut juga diberlakukan oleh Unilever secara global alias di seluruh dunia.

Governance & Corporate Affairs Director, Corporate Secretary PT Unilever Indonesia Tbk, Sancoyo Antarikso mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk melindungi karyawannya.

"Sudah jelas, ancaman Covid-19 kepada dunia akan terus naik pada tingkat yang lebih cepat. Oleh karena itu, Unilever secara global (diseluruh dunia) melakukan langkah-langkah preventif yg lebih tegas untuk melindungi kesehatan karyawan dan keluarganya," kata Sancoyo kepada Kompas.com, Minggu (15/3/2020).

Sancoyo menjelaskan, sebagian karyawan yang bekerja dari rumah khususnya untuk para karyawan yang bekerja di kantor, seperti kantor pusat, kantor penjualan di area, dan kantor di pabrik (office-based employees).

"Upaya ini sejalan dengan langkah-langkah perlindungan dasar yang dikeluarkan oleh WHO yaitu melakukan social distancing atau menjaga jarak interaksi dengan orang lain," ujarnya.

Namun, bagi karyawan pabrik, distribusi serta penjualan, perseroan tetap beroperasi seperti biasa. Meski demikian, pihaknya tetap menerapkan standar keamanan dan kebersihan yang lebih tinggi.

"Kami percaya semua pemangku kepentingan harus melakukan tindakan preventif seperti ini secara bersama-sama sehingga kita bisa menghentikan penyebaran Covid-19," kata dia.


Tak hanya Unilever, sebelumnya Tokopedia menugaskan para Nakama, sebutan untuk karyawan Tokopedia, untuk bekerja di rumah mulai dari 16 Maret 2020 hingga 17 Maret 2020.

Vice President of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak mengatakan percobaan bekerja dari rumah ditujukan untuk melatih kesiapan seluruh Nakama jika ada hal-hal yang tidak diinginkan.

"Penerapan sistem percobaan bekerja dari rumah ini untuk melatih kesiapan seluruh Nakama dalam menghadapi kemungkinan tidak bisa berangkat ke kantor karena hal-hal yang tidak diinginkan terjadi," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (14/3/2020).

Selain kedua perusahaan itu, beberapa perusahaan lainnya juga menerapkan kebijakan serupa.

https://money.kompas.com/read/2020/03/15/161400226/bukan-lockdown-unilever-terapkan-sebagian-karyawan-bekerja-di-rumah-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Whats New
Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.