Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

7 Miliarder Ini Sumbang Penanganan Covid-19

Hal itu membuat semua pihak turun tangan untuk mengurangi dampak yang disebabkan oleh mewabahanya virus corona ini.

Para tenaga medis menjadi garda terdepan untuk menangani Covid-19. Sementara berbagai pihak juga memberikan sumbangsih sesuai kapasitasnya masing-masing untuk membantu penanganan virus corona.

Termasuk para miliarder dunia yang juga menyisihkan sedikit kekayaannya untuk penanganan Covid-19.

Mengutip dari Entrepreneur, Senin (6/4/2020), berikut 7 miliarder yang turut mendukung penangan Covid-19 dengan menyumbangkan kekayaan mereka.

1. James Dyson

Investor Inggris ini melalui perusahaannya, Dyson, berkomitmen untuk membuat 15.000 ventilator untuk kebutuhan bagi korban Covid-19.

2. Jack Ma

Jack Ma sebagai orang terkaya di Cina dan pendiri Alibaba Group, Jack Ma memberikan 1 juta dollar AS masker dan 200.000 alat tes kesehatan ke militer Rusia. Ia juga telah menyumbangkan nmasker dan alat uji ke negaraain termasuk Rwanda, Jepang, Korea Selatan, Iran dan AS.

3. Elon Musk

Tesla telah menutup pabrik produksinya di Buffalo, New York dan California pada Maret lalu untuk menjaga karyawannya dari virus pandemi. Tapi seminggu kemudian ia berkomitmen untuk membuka kembali pabriknya ubtuk memproduksi ventilator.

4. Steve & Connie Ballmer

Mantan CEO Micfrosoft ini bersama istringa menyumbangkan 25 juta dollar AS untuk membantu mengimbangi dampak sosial ekonomi. Uang itu disumbangkan melalui Ballmer Group yang merupakan sebuh yayasan filantropi.

5. Marc Benioff

CEO Salesforce ini berjanji tidak akan melakukan PHK kepada 500.000 karyawannya selama tiga bulan ke depan. Bahkan ia berjanji akan tetap membayar semua karyawannya per jam walaupun kantor-kantornya tetap tutup.

6. Bill Gates

Melalui yayasannya ia berkomitmen untuk mendonasikan 50 juta dollar AS untuk mengeksplorasi obat antivirus potensial yang dapat membantu memerangi penyakit dan penyebaran pandemi.

7. Mark Zukerberg san Priscilla Chen

Pendiri dari Facebook ini bersama istrinya menambahkan 25 juta dollar AS untuk yayasan Gates CO COVID-19 yang bertugas sebagai akselator untuk mencari vaksin yang modalitas pengobatan yang efektif. Hadiah ini merupakan tambahan untuk dana perusahaan yang didirikan oleh Facebook untuk bisnis kecilnya.

https://money.kompas.com/read/2020/04/06/080900226/7-miliarder-ini-sumbang-penanganan-covid-19

Terkini Lainnya

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Spend Smart
Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Spend Smart
Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Spend Smart
Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Spend Smart
3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

Whats New
3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

Whats New
Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Whats New
Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Whats New
Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Spend Smart
Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Whats New
Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Whats New
Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Whats New
H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

Whats New
Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke