Salin Artikel

Di Tengah Corona, CEO Zoom Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia

JAKARTA, KOMPAS.com - CEO sekaligus pendiri aplikasi konferensi video Zoom Video Communications Eric Yuan masuk ke dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes.

Ini seiring dengan meningkatnya jumlah penggunaan aplikasi tersebut di tengah pandemik virus corona (Covid-19).

Dikutip dari Forbes, Rabu (8/4/2020), Yuan menduduki posisi ke 293 denghan total nilai kekayaan mencapai 5,5 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 88 triliun (kurs Rp 16.000).

Adapun dikutip dari Business Insider, pria berusia 50 tahun tersebut telah bekerja di bidang teknologi konferensi video sejak dirinya tiba di Amerika Serikat dari China pada tahun 1997.

Sebelumnya, Yuan sempat bekerja di WebEx sebelum perusahaan tersebut diakuisisi oleh Cisco pada 2007, dan kemudian menjabat sebagai Vice President di Cisco sebeum akhirnya mendirikan Zoom pada 2011.

Yuan mendapatkan ide untuk membangun aplikasi Zoom lantaran kala itu dirinya mengalami kesulitan untuk saling berkomunikasi dengan kekasihnya yang saat ini telah menjadi istrinya.

Saat itu, keduanya tengah melakukan studi di dua kampus yang berbeda.

Sebelum penggunaan layanan Zoom meledak di tengah pandemi, harga saham layanan videoconference tersebut telah meroket setelah perusahaan melakukan pencatatan saham perdana tahun lalu.

Kini, hampir 90 persen penduduk AS menggunakan layanan video conference Zoom karena harus bekerja dari rumah untuk menerapkan kebijakan physical disntancing.

Pada 23 Maret lalu, harga saham Zoom menukik hingga 135 persen (ytd) pada penutupan perdagangan dan mencatatkan rekor harga tertinggi pada 159,56 dollar AS per lembarnya.

Hingga Selasa (7/4/2020), total valuasi saham emiten tersebut mencapai 31 miliar dollar AS.

Namun demikian, peningkatan popularitas Zoom juga disertai dengan beberapa isu terkait privasi. Pasalnya, layanan tersebut kerap disalahgunakan oleh penggunanya.


Kepada CNN, Yuan mengatakan perusahaan telah salah langkah dalam proses penanganan privasi dan keamanan.

"Layanan kami dibangun untuk melayani pelanggan bisnis dan perusahaan, ”kata Yuan selama wawancara.

"Namun, karena krisis COVID-19 ini, kami bergerak terlalu cepat," ujar dia.

https://money.kompas.com/read/2020/04/08/170144026/di-tengah-corona-ceo-zoom-masuk-daftar-orang-terkaya-di-dunia

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kode Bank BNI dan Cara Transfer Antarbank di ATM dengan Mudah

Kode Bank BNI dan Cara Transfer Antarbank di ATM dengan Mudah

Spend Smart
Cara Top Up DANA lewat ATM BRI dan BRImo dengan Mudah

Cara Top Up DANA lewat ATM BRI dan BRImo dengan Mudah

Spend Smart
Cara Top Up Gopay Lewat m-Banking BCA hingga OneKlik Secara Mudah

Cara Top Up Gopay Lewat m-Banking BCA hingga OneKlik Secara Mudah

Spend Smart
Inilah 5 Sekolah Termahal di Indonesia, SPP-nya Hingga Ratusan Juta

Inilah 5 Sekolah Termahal di Indonesia, SPP-nya Hingga Ratusan Juta

Spend Smart
Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Rilis
Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Whats New
Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Work Smart
Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Whats New
UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

Smartpreneur
Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Whats New
Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Whats New
Jokowi Minta Luhut Bantu Urus Minyak Goreng, Ini Kata Kemendag

Jokowi Minta Luhut Bantu Urus Minyak Goreng, Ini Kata Kemendag

Whats New
Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Whats New
Kemendag Ungkap Alasan Larangan Eskpor CPO Dicabut

Kemendag Ungkap Alasan Larangan Eskpor CPO Dicabut

Whats New
Jadi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara Mengudurkan Diri dari Presiden Komisaris OVO

Jadi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara Mengudurkan Diri dari Presiden Komisaris OVO

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.