Salin Artikel

IMF Sebut 100 Negara Sudah Ajukan Permintaan Dana Talangan

Dikutip dari CNN, Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan, ada 100 negara di dunia yang telah mengajukan bantuan darurat kepada organisasi internasional tersebut.

Hal itu dia ungkapkan dalam pertemuan tingkat menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara-negara anggota G20 pada Rabu (15/4/2020).

Georgieva mengatakan, IMF siap untuk menggelontorkan anggaran sebesar 1 triliun dollar AS untuk memberikan bantuan pinjaman. Dia pun menekankan, saat ini sudah ada 10 negara yang telah mendapatkan dana bantuan darurat, dan separuh dari sisa negara yang belum mendapatkan alokasi bantuan akan menerima dananya pada akhir April 2020.

Komentar Georgieva tersebut diungkapkan setelah IMF telah memberi peringatan mengenai resesi ekonomi global yang leboh parah dari Depresi Global pada tahun 1930-an. IMF mengatakan, pemerintah serta pembuat kebijakan di bidang kesehatan harus bekerja sama untuk menekan dampak virus corona yang jauh lebih buruk.

"Semuanya telah siap dan sesuai dengan kemampuan kami," ujar Georgieva.

Dia pun meminta bank sentral di seluruh dunia untuk menggelontorkan kemampuan mereka sebaik mungkin dengan catatan menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam proses penanganan krisis.


Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, pimpinan IMF tersebut mengatakan, organisasi keuangan dunia itu mengaku memiliki kemampuan untuk mengatasi kondisi sulit dan memberi bantuan kepada negara-negara yang mencari dana talangan.

"Namun, kami meminta satu hal, tolong bayar upah dokter dan perawat Anda, pastikan sistem kesehatan Anda berfungsi, dan lindungi orang-orang yang rentan," ujar Georgieva.

Sebelumnya, IMF sempat menyatakan Produk Domestik Bruto (PDB) global akan mengalami kontraksi hingga -3 persen pada 2020. Angka tersebut jauh lebih buruk dari krisis keuangan global yang terjadi pada tahun 2008.

Selain itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut juga berbalik 180 derajat dari prediksi Januari 2020 yang tumbuh hingga 3,3 persen.

IMF pun mengatakan, ada risiko resesi akan berlangsung lebih lama hingga 2021 bila para pembuat kebijakan gagal melakukan koordinasi global dalam proses penanganan virus.

https://money.kompas.com/read/2020/04/16/152629826/imf-sebut-100-negara-sudah-ajukan-permintaan-dana-talangan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Whats New
Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Whats New
Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Spend Smart
Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Whats New
Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Spend Smart
Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Whats New
Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Whats New
Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Whats New
KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

Whats New
Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Whats New
Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Whats New
Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Whats New
Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Whats New
Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Whats New
Isu 'Business Judgment Rule' dan 'Talent Mobility' di PP Nomor 23 Tahun 2022

Isu "Business Judgment Rule" dan "Talent Mobility" di PP Nomor 23 Tahun 2022

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.