Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Utang Cicilan Kendaraan Menumpuk, Lakukan 5 Langkah Ini

Sebagian orang harus rela menerima gaji setengah atau tidak menerima gaji sama sekali selama masa wabah virus corona. Maklum saja, wabah penyakit menular ini berdampak buruk untuk sektor usaha di tanah air.

Hal ini membuat sebagian masyarakat mulai pusing untuk membayar utang cicilan kendaraan. Khususnya untuk mereka yang memiliki utang cicilan kendaraan lebih dari satu.

Apakah Anda tengah mengalami hal ini? Jangan Khawatir dan putus asa.

Agustina Fitria, Financial Planner OneShildt mengatakan Anda masih punya banyak cara untuk membayar utang cicilan tersebut tepat waktu.

Fitria dan Widya Yuliarti, Financial Planner Finansialku.com akan berbagi tips untuk membayar utang cicilan kendaraan yang menumpuk.

Hitung jumlah cicilan utang kendaraan

Langkah pertama yang harus lakukan adalah menjumlah seluruh nilai cicilan kendaraan yang harus dibayarkan saban bulannya.

Selain menjumlahkan, Anda sebaiknya menuliskan dengan nilai dan tanggal jatuh tempo setiap cicilan kendaraan.

Hitung total pendapatan

Berikutnya, Anda hitung kembali jumlah gaji atau pendapatan selama masa wabah penyakit. Jangan lupa, Anda buat anggaran kebutuhan pokok bulanan yang harus dipenuhi.

Setelah itu, Anda kurangi jumlah pendapatan dengan kebutuhan pokok. Hasilnya Anda bandingkan dengan nilai cicilan kendaraan yang harus dibayarkan.


"Bila nilainya (pendapatan) tidak bisa menutupi seluruh nilai cicilan tandanya Anda harus segera atur kembali anggaran pengeluaran," kata Fitria.

Fitria menyarankan Anda bisa mengurangi atau menghapus anggaran hiburan untuk sementara. Anda gunakan dana tersebut untuk membayar cicilan kendaraan.

Cari pendapatan tambahan

Opsi lainnya untuk membayar seluruh cicilan kendaraan Anda bisa mencari tambahan pendapatan. Anda bisa memanfaatkan keterampilan yang dimiliki untuk mendapatkan uang tambahan.

Ambil contoh, bila Anda pintar dan hobi memasak tidak salahnya untuk membuka usaha katering makanan.

Atau, Anda bisa mencairkan aset berharga untuk membayar nilai cicilan tersebut.

Restrukturisasi utang

Bila gaji dan pendapatan tambahan tidak juga cukup untuk membayar cicilan kendaraan, Anda bisa melakukan restrukturisasi utang.

"Anda bisa mengajukan restrukturisasi utang kepada pihak leasing dengan mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku," kata Widya.

Stop menambah utang

Terakhir, Anda sebaiknya tidak membuat utang baru. Fitria mengatakan utang baru hanya akan menjadi beban baru untuk Anda. Sebab, Anda harus membayar cicilan utang tersebut.

Maka, Anda harus berhemat selama masa wabah penyakit menular ini melanda tanah air. (Tri Sulistiowati)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Terjepit utang cicilan kendaraan, lakukan hal berikut ini

https://money.kompas.com/read/2020/04/16/173100026/utang-cicilan-kendaraan-menumpuk-lakukan-5-langkah-ini

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri PUPR: Pembangunan Jalan Labuan Bajo-Tanamori Sudah 97,26 Persen

Menteri PUPR: Pembangunan Jalan Labuan Bajo-Tanamori Sudah 97,26 Persen

Whats New
Cara Validasi NIK Jadi NPWP secara Online

Cara Validasi NIK Jadi NPWP secara Online

Whats New
Mahfud MD Sebut Revisi UU Perkoperasian Sudah Mendesak

Mahfud MD Sebut Revisi UU Perkoperasian Sudah Mendesak

Whats New
Freeport Buka Lowongan Kerja hingga 7 Februari 2023, Simak Persyaratannya

Freeport Buka Lowongan Kerja hingga 7 Februari 2023, Simak Persyaratannya

Work Smart
Waspada, Ini Daftar Pinjol Ilegal Terbaru yang Dirilis OJK

Waspada, Ini Daftar Pinjol Ilegal Terbaru yang Dirilis OJK

Whats New
Catat Limit Transfer BRI ke Bank Lain via Mobile Banking hingga ATM

Catat Limit Transfer BRI ke Bank Lain via Mobile Banking hingga ATM

Spend Smart
IHSG Sepekan Tumbuh 0,35 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 9.504 Triliun

IHSG Sepekan Tumbuh 0,35 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 9.504 Triliun

Whats New
Kasus Pembobolan Rekening Nasabah BCA, Soal Ganti Rugi hingga Pentingnya Keamanan Data Pribadi

Kasus Pembobolan Rekening Nasabah BCA, Soal Ganti Rugi hingga Pentingnya Keamanan Data Pribadi

Whats New
KCJB Sudah 84 Persen, Menhub: Pak Luhut, Pak Erick, dan Saya Ditugaskan Presiden Mengawal Proyek Ini

KCJB Sudah 84 Persen, Menhub: Pak Luhut, Pak Erick, dan Saya Ditugaskan Presiden Mengawal Proyek Ini

Whats New
Sidak Bandara Juanda, Kemenaker Cegah Keberangkatan 87 Calon Pekerja Migran Ilegal

Sidak Bandara Juanda, Kemenaker Cegah Keberangkatan 87 Calon Pekerja Migran Ilegal

Whats New
Terbaru UMR Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan 2023

Terbaru UMR Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan 2023

Work Smart
Gaji UMR Brebes 2023 dan 34 Daerah Lain se-Jateng

Gaji UMR Brebes 2023 dan 34 Daerah Lain se-Jateng

Work Smart
Cara Mendapatkan Diskon Tiket Kereta Api Dosen dan Alumni UGM

Cara Mendapatkan Diskon Tiket Kereta Api Dosen dan Alumni UGM

Spend Smart
Sering Dikira Merek Asing, Siapa Pemilik Holland Bakery Sebenarnya?

Sering Dikira Merek Asing, Siapa Pemilik Holland Bakery Sebenarnya?

Whats New
Promo Akhir Pekan Indomaret, Ada Diskon Minyak Goreng hingga Beras

Promo Akhir Pekan Indomaret, Ada Diskon Minyak Goreng hingga Beras

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+