Salin Artikel

Ajak Donasi Covid-19, Aplikasi Keuangan Ini Gandeng 3 Lembaga Kemanusiaan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pagebluk virus corona membuat banyak masyarakat kesulitan mendapatkan kebutuhan pangan.

Ini lantaran keterbatasan untuk melakukan pekerjaan harian bagi sektor informal. Di sisi lain, para karyawan juga menghadapi kesulitan dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan dengan status tidak digaji maupun hanya menerima sebagian upah.

Tenaga medis sebagai garda terdepan dalam menangani virus corona juga masih kesulitan untuk mendapatkan masker, APD (Alat Pelindung Diri), dan alat kesehatan lainnya untuk mendukung pekerjaan mereka yang berisiko tinggi.

"Saat ini semua pihak sudah sewajarnya membantu pemerintah untuk mengatasi dampak sosial yang terjadi karena Covid-19, berbagai gerakan kecil dapat menghasilkan kebaikan besar terutama di bulan Ramadhan ini," kata CEO aplikasi keuangan OY! Indonesia Jesayas Ferdinandus dalam keterangannya, Rabu (6/5/2020).

Untuk itu, OY! Indonesia membuka pintu donasi melalui aplikasi OY! kepada setiap pengguna dan masyarakat.

OY! bekerja sama dengan tiga lembaga kemanusiaan di Indonesia untuk menyalurkan donasi kepada mereka yang paling membutuhkan.

Lembaga pertama adalah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan gerakan #BantuCegahCorona akan menyalurkan donasi kepada tenaga kesehatan, keluarga yang membutuhkan, dan fasilitas publik.

Setiap donasi yang masuk ke rekening BAZNAS akan digunakan untuk keperluan pencegahan virus corona seperti penyemprotan disinfektan pada fasilitas umum, pencucian karpet masjid dan mushola, pembagian hand sanitizer serta pemberian APD kepada tenaga medis.

Kedua, Amanah Foundation. Melalui gerakan #FlattentheCurve, Amanah Foundation mengajak masyarakat dengan meratakan laju penyebaran virus corona.

Donasi yang masuk melalui Amanah Foundation akan disalurkan untuk Membantu kebutuhan dasar keluarga yang berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Covid-19 serta distribusi bantuan APD seperti masker, hand sanitizer, serta kebutuhan nutrisi, untuk tenaga medis, satpam, petugas kebersihan, logistik yang harus tetap bekerja.


Ketiga, Aksi Cepat Tanggap (ACT) dengan campaign #BersamaLawanCorona juga membantu pengguna OY! untuk menyalurkan bantuan.

Donasi yang terkumpul akan ditujukan untuk berbagai pertolongan terkait pandemi seperti Operasi Pangan Gratis (sedekah makan, air minum, dan beras gratis), Bantuan untuk petugas kesehatan, hygiene kit hingga pemeriksaan kesehatan secara mobile.

Fitur donasi yang telah dibuka sejak minggu pertama April 2020 ini akan terus dibuka OY! Indonesia selama pandemi Covid-19 dan disalurkan secara rutin kepada ketiga lembaga kemanusiaan tersebut.

https://money.kompas.com/read/2020/05/06/132043826/ajak-donasi-covid-19-aplikasi-keuangan-ini-gandeng-3-lembaga-kemanusiaan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hingga Akhir Tahun, Pajak Diproyeksi Terkumpul hingga Rp 1.485 Triliun

Hingga Akhir Tahun, Pajak Diproyeksi Terkumpul hingga Rp 1.485 Triliun

Whats New
Mulai Besok, Rute Perjalanan KRL Lintas Bekasi dan Bogor Berubah

Mulai Besok, Rute Perjalanan KRL Lintas Bekasi dan Bogor Berubah

Whats New
Luhut Bakal Audit Perusahaan Kelapa Sawit, Begini Respons Serikat Petani Sawit

Luhut Bakal Audit Perusahaan Kelapa Sawit, Begini Respons Serikat Petani Sawit

Whats New
Ada Aturan Baru Tata Kelola Minyak Goreng Curah, Ini Rinciannya

Ada Aturan Baru Tata Kelola Minyak Goreng Curah, Ini Rinciannya

Whats New
PPS Tinggal Sebulan, DJP: Lapor Harta Jangan Nunggu Akhir Bulan...

PPS Tinggal Sebulan, DJP: Lapor Harta Jangan Nunggu Akhir Bulan...

Whats New
Melesat 13,6 Persen, Berapa Uang Beredar di Indonesia Saat Ini?

Melesat 13,6 Persen, Berapa Uang Beredar di Indonesia Saat Ini?

Whats New
Menko Airlangga di WEF 2022 Singgung Pentingnya Pembiayaan untuk Ketahanan Kesehatan Global

Menko Airlangga di WEF 2022 Singgung Pentingnya Pembiayaan untuk Ketahanan Kesehatan Global

Whats New
CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Denda, dari Puluhan Juta Rupiah Sampai Rp 100 Juta

CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Denda, dari Puluhan Juta Rupiah Sampai Rp 100 Juta

Whats New
Mencermati Lonjakan Utang Indonesia ke China dari Tahun ke Tahun

Mencermati Lonjakan Utang Indonesia ke China dari Tahun ke Tahun

Whats New
Jelang KTT G20, PUPR Kebut Pekerjaan Penataaan Infrastruktur di Bali

Jelang KTT G20, PUPR Kebut Pekerjaan Penataaan Infrastruktur di Bali

Whats New
IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Saham BBNI, BBCA, dan BBRI Laris Diborong Asiang

IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Saham BBNI, BBCA, dan BBRI Laris Diborong Asiang

Whats New
IKN Dibangun Tahun Ini, Tim Komunikasi: Insya Allah on Schedule

IKN Dibangun Tahun Ini, Tim Komunikasi: Insya Allah on Schedule

Whats New
Jokowi Tekankan Kerja Sama Global Buat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Jokowi Tekankan Kerja Sama Global Buat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Whats New
Gandeng Prima, Nasabah Bank DKI Bisa Bertransaksi di Luar Negeri

Gandeng Prima, Nasabah Bank DKI Bisa Bertransaksi di Luar Negeri

Whats New
Hutan Terus Dibabat Demi Sawit, Ironinya Minyak Goreng Justru Mahal

Hutan Terus Dibabat Demi Sawit, Ironinya Minyak Goreng Justru Mahal

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.