Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Survei: Konsumen Tetap Beli Perlengkapan Ibadah dan Produk Fashion

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah survei melacak perubahan perilaku konsumen selama pandemi virus corona atau Covid-19.

Survei tersebut bertajuk Covid-19 Consumer Behaviour Track dan dilakukan oleh platform manajemen customer experience SurveySensum.

Dalam survei tersebut ditemukan, meski dilanda krisis, sebanyak 46 persen konsumen tetap membeli perlengkapan ibadah dan 43 persen melakukan belanja produk fashion untuk Ramadhan.

CEO SurveySensum dan NeroSensum Rajiv Lamba mengatakan, perlengkapan ibadah dan produk fashion tergolong masih cukup tinggi peminatnya dibanding kategori lain.

Sebaliknya, konsumen membatalkan rencana belanja katergori lain seperti ponsel, barang elektronik rumah tangga, perhiasan dan mainan anak.

"Keputusan ini diambil konsumen untuk menjaga stabilitas dan keamanan financial mereka dan hingga saat ini mereka memfokuskan perlengkapan ibadah dan belanja produk fashion," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (6/5/2020).

Menurut Lamba, faktor lainnya adalah konsumen memperkirakan tidak akan sering keluar rumah dan bertemu orang lain. Sehingga, barang-barang tersebut tidak lagi menjadi prioritas dalam waktu dekat.

Tidak seperti Ramadhan sebelumnya, tahun ini sebagian besar konsumen mengencangkan ikat pinggang di tengah krisis akibat pandemi Covid-19.

SurveySensum juga menanyakan soal pengeluaran rutin yang dikeluarkan pada saat Ramadhan tahun ini. Tercatat 37 persen konsumen mengurangi pengeluaran jalan-jalan di bulan Ramadhan.

Lalu ketika ditanyakan mengenai pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) ada 4 persen konsumen kelas atas yang menambah anggaran THR untuk asisten rumah tangga atau sopir pribadinya.

Adapun 35 persen konsumen kelas menengah mengurangi pengeluaran untuk THR.


Pola serupa juga terjadi dalam kebiasaan memberi hadiah Ramadhan kepada teman-teman dan keluarganya.

Lebih dari 30 persen responden kelas menengah mengurangi pengeluaran hadiah Ramadhan, sedangkan sisanya masih akan membeli hadiah dalam jumlah yang sama atau lebih besar dari Ramadhan tahun lalu.

“Dari sini kita bisa lihat bagaimana kelas menengah ikut terpukul oleh situasi krisis akibat pandemi ini. Konsumen kelas atas pun terpukul, namun mereka masih punya cukup daya untuk berbagi dengan memberikan THR dan hadiah untuk orang-orang terdeka," terang Lamba.

Lalu sebelum pandemi Covid-19 platform belanja online lebih banyak digunakan untuk membeli produk-produk fashion dan elektronik.

Namun, sejak pandemi virus corona, produk yang dibeli konsumen adalah sembako, sayur-mayur, makanan jadi, dan buah-buahan.

"Sejak pandemi ini lebih banyak orang yang membeli untuk kebutuhan sehari-hari dan kesehatan. Padahal sebelum pandemi platform belanja online lebih banyak digunakan untuk membeli produk fashion dan elektronik," jelas Lamba.

Survei ini dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dilakukan pada tanggal 20 Maret 2020 terhadap 500 konsumen kelas menengah dan kelas atas di 10 kota besar di Indonesia.

Adapun survei yang ketiga dilakukan pada tanggal 18-20 April 2020.

Survei ini dilakukan untuk melacak perubahan perilaku konsumen selama pandemi sebagai referensi untuk mengambil keputusan khusus dibidang pemasaran.

https://money.kompas.com/read/2020/05/06/143800126/survei--konsumen-tetap-beli-perlengkapan-ibadah-dan-produk-fashion

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+