Salin Artikel

Rupiah Pagi Melemah

Mengutip data Bloomberg pukul 09.40 WIB rupiah berada pada level Rp 14.752 per dollar AS atau melemah 0,28 persen dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.710 per dollar AS.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pelemahan rupiah terdorong oleh memanasnya kembali hubungan China dan AS.

Hubungan AS dan China memanas setelah AS melakukan provokasi soal penyebaran virus Covid-19 lantaran China tidak melakukan protokoler secara benar. Sementara itu, masalah RUU China yang mengundang gelombang protes Hongkong, akan menambah masalah lantaran ketidaksetujuan AS.

"Ketegangan ini juga menjadi kekhawatiran baru pasar. Hubungan AS dan China memanas setelah AS melakukan provokasi," kata Ariston kepada Kompas.com.

Walau rupiah melemah, Ariston menilai hari ini rupiah berpeluang bergerak menguat terdorong oleh sentimen positif di pasar keuangan seperti pelonggaran lockdown dan update kemajuan dari penemuan vaksin Covid-19.

“Pelonggaran lockdown dan kabar kemajuan penemuan vaksin masih menjadi penggerak penguatan aset-aset berisiko di pasar keuangan. Sentimen ini menutupi kekhawatiran pasar terhadap penyebaran wabah yang masih meningkat dan ketegangan antara AS dan China,” kata Ariston.

Setelah sebelumnya perusahaan Bioteknologi AS Moderna melakukan uji coba vaksin Covid-19, kini Novavax juga telah melakukan uji coba yang sama dan mengumumkan kemajuan uji klinis terhadap manusia. Hal ini membuat nilai tukar emerging markets menguat pagi ini terhadap dollar AS. Indeks saham Asia juga bergerak positif.

Optimisme ini juga ditambah dengan kabar terbaru dari Jepang yang mencabut status darurat Corona. Singapura akan melakukan pelonggaran lockdown tahap 2, sementara Inggris melanjutkan rencana pembukaan lockdown yang akan dijalankan di bulan Juni mendatang.

“Namun, penyebaran wabah yang masih meningkat tetap masih menjadi kekhawatiran pasar karena vaksin belum (benar – benar) ditemukan,” jelasnya.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini menguat ke area support Rp 14.600 per dollar AS dan resisten di kisaran Rp 14.800 per dollar AS.

https://money.kompas.com/read/2020/05/26/095115826/rupiah-pagi-melemah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Gagal Panen, Petani di Bengkulu Disarankan Ikut Program AUTP

Antisipasi Gagal Panen, Petani di Bengkulu Disarankan Ikut Program AUTP

Rilis
Erick Thohir Sebut Banyak Investor UEA Tertarik Danai IKN hingga Wisata Laut RI

Erick Thohir Sebut Banyak Investor UEA Tertarik Danai IKN hingga Wisata Laut RI

Whats New
Sulap Limbah Jagung jadi Produk Kerajinan, Pemuda Ini Dapat Hadiah dari Sandiaga Uno

Sulap Limbah Jagung jadi Produk Kerajinan, Pemuda Ini Dapat Hadiah dari Sandiaga Uno

Whats New
Buruh Migran Indonesia Meninggal di Sabah, Partai Buruh Bakal Demo Kedubes Malaysia

Buruh Migran Indonesia Meninggal di Sabah, Partai Buruh Bakal Demo Kedubes Malaysia

Whats New
[POPULER MONEY] Rincian Harga Emas Hari Ini | Pengalaman Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi

[POPULER MONEY] Rincian Harga Emas Hari Ini | Pengalaman Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi

Whats New
Ratusan Calon Jemaah Haji Furoda Dipastikan Batal Berangkat Tahun Ini

Ratusan Calon Jemaah Haji Furoda Dipastikan Batal Berangkat Tahun Ini

Whats New
Cara Mengambil Uang di ATM BRI dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BRI dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Whats New
Libur Sekolah, Pengguna KRL saat Akhir Pekan Meningkat

Libur Sekolah, Pengguna KRL saat Akhir Pekan Meningkat

Rilis
Waspada, Beredar Aplikasi MyPertamina Palsu, Ini Cara Membedakannya

Waspada, Beredar Aplikasi MyPertamina Palsu, Ini Cara Membedakannya

Whats New
Mengenal Urutan Pangkat Polisi Indonesia, dari Perwira hingga Tamtama

Mengenal Urutan Pangkat Polisi Indonesia, dari Perwira hingga Tamtama

Whats New
Anjloknya Bitcoin Secara Analisis Teknikal Dinilai Masih Wajar

Anjloknya Bitcoin Secara Analisis Teknikal Dinilai Masih Wajar

Earn Smart
Kemenkominfo: Perhumas Mitra Strategis Perluas Kepemimpinan Indonesia di Kancah Global

Kemenkominfo: Perhumas Mitra Strategis Perluas Kepemimpinan Indonesia di Kancah Global

Rilis
Cara Cek Tagihan Listrik lewat PLN Mobile, Mudah dan Praktis

Cara Cek Tagihan Listrik lewat PLN Mobile, Mudah dan Praktis

Whats New
BSI Buka Kantor di Dubai, Dirut: Upaya Wujudkan Masuk 10 Bank Syariah Terbesar di Dunia

BSI Buka Kantor di Dubai, Dirut: Upaya Wujudkan Masuk 10 Bank Syariah Terbesar di Dunia

Rilis
Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia Menyetujui Pembentukan FIF, Apa Itu?

Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia Menyetujui Pembentukan FIF, Apa Itu?

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.