Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Lakukan Hal Ini di Rumah Agar Tagihan Listrik Tidak Membengkak

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi sebagian masyarakat, sulit rasanya melepas dari ketergantungan listrik, meski barang beberapa jam saja. Ketergantungan ini wajar, mengingat banyak perangkat untuk berbagai kebutuhan hidup yang harus tersambung dengan aliran listrik.

Baru-baru ini, masyarakat di Indonesia banyak mengeluhkan tagihan listrik yang membengkak sejak beberapa bulan terakhir. PLN sendiri berkali-kali mengklaim, tak ada kenaikan tarif dasar listrik sejak tahun 2017.

Perusahaan setrum negara ini menyebut, kenaikan tagihan listrik pelanggan terjadi karena konsumsi listrik yang melonjak saat PSBB maupun sebagian masyarakat yang memilih bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Terlepas dari tarif dasar listrik yang ditetapkan PLN, masyarakat sebaiknya perlu menerapkan pola hemat dan bijak dalam penggunaan energi untuk menghemat pemakaian listrik di rumah.

Berikut 5 tips yang bisa dilakukan di rumah agar pengeluaran bulanan untuk listrik bisa ditekan seminimal mungkin (tips hemat listrik):

1. Cabut kabel dan sebaiknya hindari penggunaan mode stanby

Mungkin Anda termasuk salah satu yang seringkali membiarkan perangkat charger gadget dibiarkan tersambung dengan lubang colokan listrik. Ada baiknya, jangan teruskan kebiasaan ini.

Meski tak digunakan atau dalam keadaan mati, pengisi daya yang masih tertancap di saklar tetap teraliri listrik. Listrik ini terbuang sia-sia. Meski jumlah daya yang digunakan relatif kecil, namun dalam waktu berjam-jam, ada daya cukup besar yang terbuang percuma.

Listrik yang terbuang bisa lebih besar jika ada lebih dari satu penghuni rumah yang melakukan kebiasaan buruk ini. Hal ini tentu bisa menambah beban tagihan listrik di rumah untuk cara menghemat listrik.

Selain itu, hilangkan kebiasaan menggunakan mode stanby untuk perangkat elektronik seperti komputer rumah atau televisi. Dalam keadaan stanby, perangkat elektronik terus mengonsumsi daya.

Jika memang tak menyalakan atau menggunakannya dalam waktu dekat, sebaiknya matikan saja perangkat elektronik tersebut.

2. Jangan pakai AC terlalu sering

Di banyak rumah, AC merupakan perangkat elektronik yang memakan energi listrik paling besar dibandingkan peralatan lainnya. Mengurangi penggunaan AC, akan membuat biaya tagihan listrik berkurang drastis.

Jika memang sulit melepaskan dari ketergantungan pendingin ruangan, sebaiknya pilih AC yang memiliki kemampuan hemat energi dari pabrik pembuatnya, seperti AC otomatis yang bisa menaikkan atau menurunkan suhu secara otomatis di dalam ruangan.

Selain itu, hindari penggunaan AC di ruangan yang terlalu luas. Jika ingin hemat listrik, AC sebaiknya hanya dipakai di ruangan yang kecil seperti kamar.

3. Bijak menggunakan kulkas

Kulkas menyumbang penggunaan listrik yang besar di rumah. Beberapa kebiasaan buruk pemakaian kulkas, bisa membuat tagihan listrik membengkak.

Beberapa di antara kebiasaan tersebut antara lain mengisi kulkasi terlalu penuh. Kulkas akan menyedot listrik yang besar untuk menyesuaikan suhu dengan banyaknya barang yang berada di dalam kulkas.

Kebiasaan lain yang perlu dihindari, yakni terlalu sering membuka kulkas. Pintu kulkas yang terbuka akan membuang suhu dingin, sehingga membuat kulkas otomatis harus kembali menyesuaikan suhu di dalamnya yang membuat mesin pendingin bekerja lebih keras. Jangan pula membuka kulkas terlalu lama. 

Terakhir, jangan memasukkan makanan yang masih panas ke dalam kulkas. Kebiasaan ini juga bisa membuat energi listrik yang terpakai oleh mesin pendingin kulkas membutuhkan listrik lebih banyak.

4. Beralih menggunakan lampu LED

Agar pemakaian listrik di rumah bisa tekan, tinggalkan lampu penerangan berupa lampu pijar dan lampu halogen yang cenderung boros listrik. Ganti listrik di rumah dengan menggunakan lampu LED sebagai cara menghemat listrik.

Selain hemat listrik, lampu LED juga lebih awet usia pakainya, sehingga secara langsung bisa menghemat pengeluaran. Lampu LED juga tidak menghasilkan panas berlebih seperti lampu LED, membuatnya bisa menjaga ruangan tetap dingin tanpa AC.

5. Manfaatkan sirkulasi dan ventilasi yang baik

Ventilasi rumah yang baik bisa sangat menekan tagihan listrik. Karena cahaya dalam rumah dari sinar matahari sepanjang siang bisa menggantikan penggunaan lampu penerangan.

Maksimalkan penggunaan jendela maupun partisi kaca untuk menerangi ruangan. Atap yang transparan juga efektif mengurangi pemakaian listrik. Kemudian sirkulasi udara yang baik membuat rumah tetap dingin meski tanpa penggunaan pendingin ruangan.

Penggunaan tanaman hias dan pohon juga disarankan di rumah, tujuannya agar rumah selalu sejuk sehingga otomatis bisa menghemat penggunaan listrik.

https://money.kompas.com/read/2020/06/13/104618226/lakukan-hal-ini-di-rumah-agar-tagihan-listrik-tidak-membengkak

Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke