Salin Artikel

Dana Proyek Strategis Nasional Tersisa Rp 37 Triliun, Hanya Cukup untuk Biayai 1-2 Tahun

Dana sisa itu berasal dari alokasi dana pengadaan lahan sebesar Rp 90 triliun yang telah terpakai Rp 53,38 triliun untuk proyek jalan tol dan proyek non-tol.

"Tadi Kalau saya sampaikan di depan, bahwa yang sudah terealisasi Rp 53 triliun itu artinya masih ada Rp 37 triliun yang tersedia atau sekitar Rp 38  triliun," kata Basuki dalam konferensi video, Jumat (26/6/2020).

Basuki menjelaskan, dana sisa itu bakal menjadi pembentukan dana jangka panjang atau dana cadangan untuk membiayai PSN karena mengandung aspek fleksibilitas.

Dana sisa itu bisa digunakan untuk kebutuhan pendanaan 1-2 tahun. Pasalnya berdasarkan data, penyerapan lahan per tahun mencapai angka Rp 13-15 triliun.

"Jadi kalau untuk menutup kebutuhan tahun ini Insya Allah ada. Untuk menutup tahun depan kalau jumlahnya enggak melonjak, masih sekitar Rp 13 - 15 triliun Insya Allah juga masih ada," sebut Basuki.

Gelontorkan Dana

Sebagai informasi, LMAN telah menggelontorkan dana pengadaan lahan sebesar Rp 53,38 triliun untuk 77 Proyek Strategis Nasional.

Dana digunakan untuk membebaskan 81.699 bidang seluas 123.776.150 m². Pembebasan lahan paling banyak didominasi untuk jalan tol dengan total pendanaan sebesar Rp 47,71 triliun untuk 40 proyek.

Di kuartal II 2020, pembayaran tol bahkan meningkat sebesar Rp 3,35 triliun dari Rp 2,55 triliun di kuartal I 2020 meski ada pandemi Covid-19.

Selanjutnya, posisi kedua didominasi oleh bendungan sebesar Rp 3,59 triliun untuk 25 proyek. Kemudian jalur kereta api Rp 1,32 triliun untuk 7 proyek, proyek pelabuhan Rp 539 miliar untuk 1 proyek, dan proyek irigasi Rp 151 miliar untuk 4 proyek.

https://money.kompas.com/read/2020/06/26/192800926/dana-proyek-strategis-nasional-tersisa-rp-37-triliun-hanya-cukup-untuk-biayai

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.