Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Riset: Pendapatan UMKM Bakal Naik 160 Persen Jika Jualan via Online

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Komisaris Sea Group Pandu P Sjahrir mengatakan, pendapatan rata-rata yang diterima oleh para pelaku UMKM bila berjualan melalui e-commerce bisa meningkat lebih dari 160 persen.

Ini berdasarkan survei yang dilakukan pihaknya. 

"Sementara untuk peningkatan produktivitas penggunaan e-commerce bisa mencapai 110 persen. E-commerce bisa menurunkan biaya operasional toko, meningkatkan produktivitas dan fleksibilitas bekerja," ujarnya dalam temu pers yang disiarkan secara virtual, Kamis (2/7/2020).

Pandu juga mengatakan, dalam survei itu, ada 70 persen responden yang mengakui akan terus memanfaatkan media digital melalui e-commerce untuk berjualan dan berbelanja mulai hari ini hingga saat new normal berlangsung.

Sementara untuk jenis media yang dilakukan dalam mempromosikan jualannya berbeda-beda.

Misalnya saja ada 51 persen responden yang meningkatkan penjualan lewat platfrom e-commerce, 50 persen meningkatkan penjualan menggunakan video streaming dan 49 persen meningkatkan penjualannya melalui pelatihan secara online.

"Untuk penjualan melalui e-commerce akan didominasi oleh sektor retailer, industri rumahan, makanan dan akomodasi," katanya.

Pandu juga berpendapat bahwa memanfaatkan digital untuk menunjang penjualan para UMKM bukanlah hal yang mudah. 

UMKM akan memiliki hambatan-hambatan dalam mengaplikasikan digital untuk penjualannya seperti minimnya pengetahuan, sulitnya mereka bekerja dari rumah hingga tidak memiliki permodalan.

Minimnya pengetahuan kata dia akan membuat para pelaku UKM merasa sulit untuk menggunakan dan mengakses fitur-fitur.

Di sisi lain para pelaku UMKM banyak juga yang merasa sulit untuk bekerja dari rumah, yang dikarenakan kurangnya jangkauan dalam mengakses internet hingga adanya beberapa pekerjaan yang memang memerlukan interaksi fisik. 

"Sementara kalau untuk permodalan, pemerintah kita sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 34,1 triliun untuk membantu Digitalisasi UMKM agar lebih cepat terealisasikan. Ada juga beberapa program yang disiapkan pemerintah untuk menopang UMKM seperti restrukturisasi, cicilan ringan hingga pelatihan-pelatihan," jelas dia.

Survei ini dilakukan kepada 20.000 anak muda yang memiliki usia mulai dari 16 tahun hingga 35 tahun. Dari total seluruh responden yang terlibat ada 2.200 responden yang merupakan pelaku usaha.

Survei ini pun dilakukan melalui platform Garena dan Shopee selama periode Juni 2020.

https://money.kompas.com/read/2020/07/02/190226826/riset-pendapatan-umkm-bakal-naik-160-persen-jika-jualan-via-online

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia Pekan Ini, Kekayaan Low Tuck Kwong Turun Rp 31,46 Triliun

Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia Pekan Ini, Kekayaan Low Tuck Kwong Turun Rp 31,46 Triliun

Whats New
[POPULER MONEY] Penjelasan Tokopedia soal Pembatalan Voucher Rp 100.000 | KAI soal Tiket Kereta Mahal

[POPULER MONEY] Penjelasan Tokopedia soal Pembatalan Voucher Rp 100.000 | KAI soal Tiket Kereta Mahal

Whats New
Aktivasi BNI Mobile Banking Gagal Terus? Ini Solusinya

Aktivasi BNI Mobile Banking Gagal Terus? Ini Solusinya

Spend Smart
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Ketahui, Ini Tarif Listrik Per kWh yang Berlaku Januari-Maret 2023

Ketahui, Ini Tarif Listrik Per kWh yang Berlaku Januari-Maret 2023

Spend Smart
Indonesia Punya Kereta Panoramic, Menhub: Tidak Perlu Jauh ke Luar Negeri

Indonesia Punya Kereta Panoramic, Menhub: Tidak Perlu Jauh ke Luar Negeri

Whats New
Cara Cek Kendaraan Terkena Tilang Elektronik atau Tidak

Cara Cek Kendaraan Terkena Tilang Elektronik atau Tidak

Spend Smart
Daftar UMR Tegal 2023: Kota Tegal dan Kabupaten Tegal

Daftar UMR Tegal 2023: Kota Tegal dan Kabupaten Tegal

Work Smart
Sudah Impor, Harga Beras Tetap Mahal, Oknum Disalahkan

Sudah Impor, Harga Beras Tetap Mahal, Oknum Disalahkan

Whats New
Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Whats New
Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Whats New
Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka 'Energizer' Ekspor dan Impor

Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka "Energizer" Ekspor dan Impor

Rilis
Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Whats New
Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Whats New
Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+