Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Meski Sibuk, Tetap Bisa Nikmati Hidup dan Berhemat dengan Transaksi Cashless, Kok Bisa?

KOMPAS.com – Kehidupan kaum milenial atau orang yang lahir antara 1985-1995 di zaman seperti ini biasanya memiliki mobilitas tinggi.

Iqbal (29) salah satunya. Pada pagi hari, persiapan menuju tempat kerja sudah harus dilakukan. Ia harus berangkat pagi dari tempat tinggalnya di Bekasi menuju kantornya di Jakarta Pusat.

Setibanya di kantor, dirinya harus fokus pada pekerjaannya dengan menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan kepadanya.

Tidak jarang, Iqbal mendapat tugas lain, seperti rapat pada sore hari, sehingga makin menyita waktunya.

Saat jam pulang kantor, ia mengaku bahwa perjalanan pulang ke rumah cukup menyita waktu. Ketika sampai rumah, istirahat menjadi pilihan terbaik agar kembali bugar keesokan harinya.

“Ya gimana lagi? Dapat kerjanya di Jakarta ya mesti bolak-balik begini. Dinikmati saja,” kata Iqbal saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/7/2020).

Kisah Iqbal itu menjadi gambaran betapa sibuknya keseharian kaum milenial. Meski demikian, kesibukan tersebut bukan menjadi halangan untuk bisa menikmati hidup.

Salah satu cara dia untuk bisa menikmati hidup adalah dengan berbelanja barang-barang yang disukainya, seperti sepatu.

Jika tidak, ia membeli barang untuk aksesori rumahnya atau membelikan istrinya oleh-oleh makanan saat pulang kerja.

“Ya jadi puas aja rasanya. Capek kerja ada hasilnya seperti ini kan bikin semangat kerja lagi,” ujar Iqbal.

Untungnya, saat ini aktivitas belanja yang ia lakukan makin mudah dengan hadirnya berbagai e-commerce di smartphone.

Dengan demikian meski sibuk bekerja, Iqbal masih bisa meluangkan waktu untuk memilih barang apa yang ia sukai di toko online.

Jika ada yang menarik, ia bisa langsung membeli saat itu juga dan barang akan dikirim penjual. Ketika barang sudah sampai rumah, rasa lelahnya bekerja seolah langsung sirna.

Tentunya kepraktisan belanja online seperti itu tidak hanya dinikmati Iqbal saja. Kaum milenial lainnya bisa memanfaatkan e-commerce untuk tetap bisa berbelanja di tengah kesibukan bekerja.

Asyiknya belanja masa kini pun makin bertambah dengan kehadiran layanan transaksi cashless atau nontunai yang membuat pembayaran bisa diselesaikan dalam sekejap.

Takkan ada lagi kerepotan menghitung uang yang hendak dibayarkan. Hanya dengan beberapa langkah konfirmasi dan memasukkan personal identification number (PIN), transaksi selesai dalam sekejap.

Efisiensi itulah yang membuat makin banyak orang memanfaatkan pembayaran cashless saat bertransaksi.

Dilansir dari Kompas.com, Rabu (15/1/2020), jumlah transaksi nontunai pada 2019 mencapai 4,7 transaksi dengan nilai Rp 128 triliun.

“Artinya, budaya transaksi yang awalnya dari cash (tunai) menjadi cashless (nontunai) sudah mulai tumbuh di Indonesia,” kata Managing Director Ipsos Indonesia, Soeprapto Tan.

Makin hemat dengan transaksi cashless

Segala kepraktisan yang ditawarkan jelas membuat transaksi cashless makin memantapkan dirinya sebagai pilihan terbaik zaman sekarang. Terlebih di masa pandemi ini, penggunaan uang tunai dapat menjadi salah satu medium penyebaran virus,

Namun, tidak hanya memudahkan belanja saja. Transaksi cashless ternyata juga bisa membantu upaya berhemat.

Bagaimana bisa? Pertama, transaksi cashless membuat pengeluaran menjadi lebih mudah dipantau.

Setiap selesai melakukan transaksi cashless melalui e-wallet, maka sistem akan langsung mencatat jumlah pengeluaran.

Dengan demikian, mengontrol pengeluaran harian hingga bulanan makin mudah, sehingga uang bisa dialokasikan secara lebih bijak.

Berhemat dengan transaksi cashless pun kian mudah dilakukan dengan banyaknya promo yang menguntungkan.

Berbagai promo, mulai dari gratis ongkos kirim sampai potongan harga (cashback) tentu menjadikan belanja lebih murah, sehingga uang bisa ditabung untuk keperluan lain.

ShopeePay sebagai produk layanan e-wallet dari e-commerce Shopee menjadi salah satu yang menawarkan keuntungan seperti itu.

Sebagai informasi, mulai Selasa (7/7/2020) hingga sebulan ke depan ShoppePay menghadirkan program 7.7 Pesta Diskon Supermarket.

Selama pelaksanaan program tersebut, pengguna ShopeePay bisa mendapatkan keuntungan dengan belanja di Shopee, yakni Gratis Ongkir Tanpa Minimal Belanja, Flash Sale Sembako 50 persen mulai Rp 99, Mega Deals terbatas hingga 98 persen.

Lalu Supermarket Obral Murah hingga 90 persen, Midnight Sale Cashback sampai Rp 100.000, Kejutan Untung 50 Persen dan TV Shopping di ShopeeLive.

Dengan ShopeePay, keuntungan tersebut tidak hanya bisa didapat saat berbelanja online melalui aplikasi Shopee saja.

Sebab melalui fitur Scan QR Code, ShopeePay bisa digunakan untuk berbelanja di ribuan merchants offline seluruh Indonesia.

Dengan demikian, transaksi online dan offline secara nontunai dengan ShopeePay tak hanya makin mudah, tetapi makin hemat. Oleh karena itu, sisihkan uang di ShopeePay agar belanja makin hemat dan praktis.

Segera unduh aplikasi Shopee secara gratis di Smartphone melalui App Store atau Google Play dan aktifkan ShopeePay.

https://money.kompas.com/read/2020/07/06/122542126/meski-sibuk-tetap-bisa-nikmati-hidup-dan-berhemat-dengan-transaksi-cashless

Terkini Lainnya

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Spend Smart
Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Spend Smart
Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Spend Smart
Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Spend Smart
3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

Whats New
3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

Whats New
Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Whats New
Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Whats New
Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Spend Smart
Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Whats New
Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Whats New
Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Whats New
H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

Whats New
Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke