Salin Artikel

Warren Buffett Beli Perusahaan Energi Rp 142 Triliun, Transaksi Terbesar Berkshire Sejak Pandemi

Total jenderal, jika memperhitungan dengan asumsi utang perusahaan, maka kesepakatan antara keduanya bernilai hampir 10 miliar dollar AS atau sekitar Rp 142 triliun.

Dikutip dari CNBC, Selasa (7/7/2020), hal tersebut merupakan pembelian terbesar perusahaan investasi Buffet, Berkshire Hatheway sejak pandemi virus corona yang menyebabkan pasar saham setempat mengalami tekanan pada bulan Maret lalu.

Pada pertemuan pemegang saham tahunan di Mei lalu, Buffett mengungkapkan Berkskhire mencetak rekor penumpukan uang tunai sebesar 137 miliar dollar AS lantaran kinerja pasar keuangan merosot dan dirinya belum melihat ada kesepakatan yang menggiurkan. Meski di sisi lain, harga saham sangat rendah kala itu.

"Kami belum melakukan apapun karena kami tidak melihat ada yang menarik," ujar Buffett kala itu.

Buffet pun menilai, tindakan cepat yang diambil oleh Federal Reserve tahun ini berarti perusahaan dapat memperoleh lebih banyak akses ke pembiayaan di pasar publik daripada selama krisis keuangan pada 2008 dan 2009.

"Jika kami benar-benar menyukai apa yang kami lihat, kami akan melakukannya, dan itu akan terjadi suatu hari nanti," kata Buffett pada bulan Mei.

Adapun bagi Dominion, langkah ini nerupakan bagian dari proses transisi untuk menjadi perusahaan utilitas yang fokus pada energi bersih yang diproduksi dari angin, sinar matahari, dan gas alam.

Dengan penjualan tersebut, Dominion memprediksi 90 persen dari pendapatan operasi perusahaan ke depan akan datang dari perusahaan utilitas yang menyediakan energi untuk lebij dari 7 juta pelanggannya di negara bagian seperti Vigirnia, Carolina Selatan dan Utara, Ohio, serta Utah.

Sebagai hasil dari penjualan dan operasional perusahaan yang lebih efisien, Domionion mengatakan perusahaan memproyeksi pendapatan operasi untuk tahun 2020 sebesar 3,37 hingga 3,63 dollar AS per saham.

Sebelumnya, perusahaan memproyeksi pendapatan operasional akan ada di kisaran 4,25 hingga 4,6 dollar AS per lembar saham.

Selain itu, perusahaan juga berencana untuk memangkas dividen pada kuartal IV tahun ini menjadi 63 sen per saham, dari 94 sen per saham yang dibayarkan di masing-masing dua kuartal pertama tahun ini dan mengantisipasi pembayaran untuk kuartal ketiga.

Bagi Berkshire, langkah ini meningkatkan jejaknya dalam bisnis gas alam. Dengan pembelian itu, Berkshire Hathaway Energy akan membawa 18 persen dari semua transmisi gas alam antar negara di Amerika Serikat, meningkat 8 persen dari posisi saat ini.

Berdasarkan kesepakatan itu, Berkshire Hathaway Energy akan mengakuisisi 100 persen Dominion Energy Transmission, Transmisi Energi Dominion, Questar Pipeline dan Carolina Sistem Transmisson, serta 50 persen Iroquois Gas Transmission System. Berkshire juga akan mengakuisisi 25 persen dari Cove Point LNG, fasilitas ekspor-impor dan penyimpanan untuk gas alam cair.

Berkshire Energy akan membayar 4 miliar dollar AS secara tunai untuk aset, dan mengasumsikan 5,7 miliar dollar AS sisanya dalam utang. Dominion berencana untuk menggunakan sekitar 3 miliar dollar AS dari hasil setelah pajak untuk membeli kembali sahamnya akhir tahun ini.

https://money.kompas.com/read/2020/07/07/131200926/warren-buffett-beli-perusahaan-energi-rp-142-triliun-transaksi-terbesar

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.