Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Rupiah Pagi Menguat ke Kisaran Rp 14.500 Per Dollar AS, IHSG Hijau

Mengutip data Bloomberg, pukul 09.19 WIB rupiah berada pada level Rp 14.505 per dollar AS atau menguat tajam 105 poin (0,72 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.610 per dollar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, rupiah ditopang sentimen domestik, terkait dengan peran pemerintah yang terus berupaya untuk mendapatkan vaksin penawar Covid-19 yang sedang dalam uji klinis tahap ketiga oleh Bio Farma.

“Pemerintah terus berupaya mendapatkan vaksin penawar Covid-19 dari China yang telah tiba di Indonesia dan sedang dalam uji klinis tahap ketiga oleh Bio Farma. Jika berjalan sesuai ekspektasi, Bio Farma akan memproduksi vaksin tersebut dengan kapasitas sebanyak 100 juta dosis per tahun,” ungkap Ibrahim, Minggu (26/7/2020).

Di samping fokus pada vaksin Covid-19, pemerintah kembali menggelontorkan stimulus sebanyak mungkin sampai akhir tahun 2020 dengan harapan daya beli masyarakat akan tetap berjalan serta konsumsi masyarakat akan tetap terjaga.

Di sisi lain, Bank Indonesia(BI) selaku otoritas moneter menetapkan kebijakan untuk meningkatkan intervensi di pasar valas dan obligasi guna menjaga stabilitas rupiah. BI menerapkan triple intervention di pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forwards (DNDF) dan pembelian SBN di pasar sekunder.

Sementara itu, Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, penguatan rupiah hari ini terdorong oleh pelemahan dollar AS terhadap mata uang emerging market. Hal ini terdorong oleh dampak memanasnya hubungan AS dan China yang berpotensi merugikan AS dalam hal ekonomi.

“Dollar AS melemah terhadap mata uang ememrging market dan mata uang utama pagi ini. Pelemahan terjadi karena pasar khawatir akan konflik antara AS dan China yang bisa merembet ke urusan dagang kedua negara,” jelas Ariston, Senin (27/7/2020).

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini akan bergerak pada level Rp 14.500 per dollar AS sampai dengan Rp 14.700 per dollar AS.

Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini juga menguat.

Melansir data RTI, pukul 09.08 WIB, IHSG berada pada level 5.095,54 atau naik 12,55 poin (0,25 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.082,99.

Sebanyak 178 saham melaju di zona hijau dan 97 saham di zona merah. Sedangkan 140 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 613,2 miliar dengan volume 1,33 miliar saham.

Sementara bursa saham regional pagi ini variatif. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,47 persen, indeks Komposit Shanghai menguat 0,42 persen, dan indeks Strait Times meningkat 0,17 persen. Sedangkan indeks Nikkei Tokyo turun 0,44 persen.

https://money.kompas.com/read/2020/07/27/094204426/rupiah-pagi-menguat-ke-kisaran-rp-14500-per-dollar-as-ihsg-hijau

Terkini Lainnya

Pelaku Usaha: Industri Kripto RI Tidak dalam Posisi Sehat

Pelaku Usaha: Industri Kripto RI Tidak dalam Posisi Sehat

Whats New
Induk Shopee dan SeaBank Cetak Laba untuk Pertama Kali

Induk Shopee dan SeaBank Cetak Laba untuk Pertama Kali

Whats New
Klaim Asuransi Tumbuh 10,5 Persen, Allianz Life Sebut Ada Overutilisasi dari Rumah Sakit

Klaim Asuransi Tumbuh 10,5 Persen, Allianz Life Sebut Ada Overutilisasi dari Rumah Sakit

Whats New
Harga Bitcoin Tembus Rp 1 Miliar, Indodax: Memicu Lahirnya 'OKB'

Harga Bitcoin Tembus Rp 1 Miliar, Indodax: Memicu Lahirnya "OKB"

Whats New
Sri Mulyani Pastikan THR PNS, TNI-Polri Cair 100 Persen

Sri Mulyani Pastikan THR PNS, TNI-Polri Cair 100 Persen

Whats New
Brantas Abipraya Buka Lowongan Kerja Management Trainee, Simak Syaratnya

Brantas Abipraya Buka Lowongan Kerja Management Trainee, Simak Syaratnya

Work Smart
Kemenhub Kaji Kenaikan Tarif KRL, Pengamat Berikan 5 Catatan

Kemenhub Kaji Kenaikan Tarif KRL, Pengamat Berikan 5 Catatan

Whats New
Soal Aksi Boikot Produk Pro Israel, Hippindo: Itu Rugikan Bangsa Sendiri

Soal Aksi Boikot Produk Pro Israel, Hippindo: Itu Rugikan Bangsa Sendiri

Whats New
Pendanaan Industri Perusahaan Pembiayaan Masih Didominasi Pinjaman Bank

Pendanaan Industri Perusahaan Pembiayaan Masih Didominasi Pinjaman Bank

Whats New
Peritel: Aneka Diskon Ramadhan Bisa Dongkrak Gairah Belanja Masyarakat

Peritel: Aneka Diskon Ramadhan Bisa Dongkrak Gairah Belanja Masyarakat

Whats New
Stok Cukup, Peritel: Harga Beras di Toko Modern Bakal Turun Pekan Ini

Stok Cukup, Peritel: Harga Beras di Toko Modern Bakal Turun Pekan Ini

Whats New
OJK Luncurkan Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan

OJK Luncurkan Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan

Whats New
Allianz Life Bayar Rp 132 Miliar Klaim Nasabah Bank BTPN

Allianz Life Bayar Rp 132 Miliar Klaim Nasabah Bank BTPN

Whats New
Sukuk Ritel SR020 Resmi Terbit, Tawarkan Imbal Hasil Tertinggi Selama 3 Tahun Terakhir

Sukuk Ritel SR020 Resmi Terbit, Tawarkan Imbal Hasil Tertinggi Selama 3 Tahun Terakhir

Whats New
Asosiasi 'Leasing': 80 Persen Pembelian Kendaraan Listrik Masih Tunai

Asosiasi "Leasing": 80 Persen Pembelian Kendaraan Listrik Masih Tunai

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke