CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan adanya kebangkitan ekonomi di desa yang ada di wilayah Sumatra.
"Hanya terjadi sedikit penurunan sebanyak 2 persen pada Mei 2020, namun pada Juni 2020 hingga saat ini telah kembali di posisi 100 persen,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Rabu (29/7/2020).
Hingga saat ini, Amartha telah menyalurkan Rp 78 Miliar kepada 18.399 mitra di Provinsi Lampung, Riau, Sumatra Barat, Sumatra Selatan dan Sumatra Utara.
Andi menambahkan, bahwa TKB yang menurutnya sangat baik ini dipengaruhi oleh karakter sosial dan budaya masyarakat Sumatera yang tangguh dan memiliki rasa gotong royong yang tinggi antar anggota kelompok Majelis Amartha.
"Selain itu pula, karena didorongnya peran dari petugas lapangan Amartha yang giat memberikan pendampingan usaha di tiap minggunya dan memberikan kepercayaan diri bagi para Mitra untuk terus mengembangkan usaha dalam masa pandemi Covid-19 saat ini," katanya.
Amartha juga memperketat algoritma credit scoring dan seleksi pencairan berdasarkan wilayah persebaran covid-19, sehingga di wilayah zona merah tidak dilakukan pencairan baru.
Pada zona kuning diberlakukan kebijakan titip bayar tanpa perkumpulan majelis. Sementara untuk wilayah zona hijau, pencairan dan pelayanan dilakukan secara normal dengan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.
https://money.kompas.com/read/2020/07/29/154101526/amartha-catat-tingkat-pengembalian-100-persen-di-wilayah-sumatera
Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kompas.com
Daftarkan EmailPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan