Salin Artikel

Laba Bersih Bank Yudha Bhakti Naik 100,21 Persen, Ini Pendorongnya

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB) melaporkan laba bersih pada semester I tahun 2020 tumbuh 100,21 persen menjadi Rp 19,32 miliar.

Pada periode yang sama tahun 2019, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp 9,6 miliar.

Direktur Utama Bank Yudha Bhakti Tjandra Gunawan dalam Public Expose, Kamis (30/7/2020), mengatakan pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh strategi perseroan yang berjalan dengan baik. Perseroan pun berencana terus pengembangan terkait dengan digital bank.

"Walaupun banyak terpaan pemberitaan tentang kami, kami berhasil membuktikan. Bahkan perolehan laba melebihi laba sepanjang tahun 2019, yakni Rp 16 miliar," kata Tjandra.

Walau demikian, pertumbuhan laba bersih tidak sejalan dengan penyaluran kredit Bank Yudha Bhakti pada semester I tahun 2020 yang mengalami penurunan.

Penurunan penyaluran kredit terjadi karena turunnya Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Tjandra menjelaskan, penyaluran kredit pada semester I tahun 2020 tercatat turun 15,6 persen atau Rp 2,91 triliun per dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 3,45 triliun. Secara tahunan, penurunan DPK 18,4 persen atau Rp 2,97 triliun.

Tjandra menjelaskan penurunan penyaliran kredit lantaran terjadinya pengetatan likuiditas di pasar. Menurutnya, pengetatan tersebut akibat dana dari perbankan kecil mengalami perpindahan tempat ke bank BUKU IV saat pandemi Covid-19 ini.

"Penurunan ini wajar karena likuiditas di pasar ketat, dana banyak diserap oleh bank BUKU IV," ungkap Tjandra.

Ia juga menjelaskan, deposito di Bank Yudha Bakti mengalami penurunan dari Rp 3,05 triliun menjadi Rp 2,64 triliun. 

Di masa pandemi ini, imbuh Thandra, perseroan menyadari pertumbuhan kredit melemah. Namun perseroab tetap berusaha meenjaga kredit dan DPK berada pada posisi akhir tahun 2019 yakni di level Rp 3,08 triliun dan Rp 4,06 triliun.

"Kondisi pandemi ini, bisa kembali pada pada kondisi sebelumnya saja sudah sangat bagus," jelas Tjandra.


Sementara itu, pada Mei 2020, Bank Yudha Bhakti menjual piutang sebesar Rp 200 miliar pada Bank Woori Saudara.

Pada tahun ini, Bank Yudha Bhakti akan terus mengembangkan layanan mobile banking dan internet banking dengan menjajal pasar milenial.


https://money.kompas.com/read/2020/07/31/091500226/laba-bersih-bank-yudha-bhakti-naik-10021-persen-ini-pendorongnya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah di Kantor BPN

Simak Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah di Kantor BPN

Whats New
Produksi Aluminium Inalum Operating Capai 243.000 Ton di 2021

Produksi Aluminium Inalum Operating Capai 243.000 Ton di 2021

Rilis
Sederet Rencana Bisnis BNI 2022: Akuisisi Bank, Terbitkan Saham Baru, hingga 'Green Bond'

Sederet Rencana Bisnis BNI 2022: Akuisisi Bank, Terbitkan Saham Baru, hingga "Green Bond"

Whats New
BI Lakukan Pengurangan Likuiditas, GWM Naik Bertahap Per 1 Maret 2022

BI Lakukan Pengurangan Likuiditas, GWM Naik Bertahap Per 1 Maret 2022

Whats New
OJK Luncurkan Taksonomi Hijau Indonesia, Apa Itu?

OJK Luncurkan Taksonomi Hijau Indonesia, Apa Itu?

Whats New
Kemenperin: Mudah-mudahan Harga Gula Stabil Sepanjang 2022

Kemenperin: Mudah-mudahan Harga Gula Stabil Sepanjang 2022

Whats New
Minyak Goreng Mahal, KPPU Duga Ada Praktik Kartel: Naiknya Kompak, padahal Punya Kebun Sawit Sendiri-sendiri...

Minyak Goreng Mahal, KPPU Duga Ada Praktik Kartel: Naiknya Kompak, padahal Punya Kebun Sawit Sendiri-sendiri...

Whats New
Mau Cek Sertifikat Tanah di Kantor BPN? Begini Tahapannya

Mau Cek Sertifikat Tanah di Kantor BPN? Begini Tahapannya

Spend Smart
Salah Pesan Barang? Ini Cara Membatalkan Pesanan di Shopee

Salah Pesan Barang? Ini Cara Membatalkan Pesanan di Shopee

Spend Smart
OJK Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 7,5 Persen Tahun Ini

OJK Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 7,5 Persen Tahun Ini

Whats New
Buat Pemula, Ini Cara Mendapatkan Uang dari YouTube

Buat Pemula, Ini Cara Mendapatkan Uang dari YouTube

Earn Smart
Kapan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter Tersedia di Pasar Tradisional?

Kapan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter Tersedia di Pasar Tradisional?

Whats New
Kemenperin: Kebutuhan Gula Nasional Defisit 3,8 Juta Ton, Harus Dipenuhi dengan Impor

Kemenperin: Kebutuhan Gula Nasional Defisit 3,8 Juta Ton, Harus Dipenuhi dengan Impor

Whats New
Bangun Ibu Kota Baru 'Nusantara', Kominfo Siapkan Infrastruktur Telekomunikasi 5G

Bangun Ibu Kota Baru 'Nusantara', Kominfo Siapkan Infrastruktur Telekomunikasi 5G

Whats New
IHSG Ditutup Menguat Kembali ke Atas 6.600, Asing Borong Saham TLKM, ARTO, dan BBCA

IHSG Ditutup Menguat Kembali ke Atas 6.600, Asing Borong Saham TLKM, ARTO, dan BBCA

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.