Salin Artikel

Jumlah Pekerja di Inggris Merosot, Rekor sejak 1 Dekade Terakhir

Merujuk data resmi setempat, penurunan pekerja dipimpin oleh pekerja sektor wiraswasta yakni mencapai 220.000 pekerja.

Data terpisah untuk bulan Juli menunjukkan, jumlah staf dalam daftar gaji perusahaan telah turun 730.000 sejak Maret 2020. Hal ini menyuarakan peringatan tentang potensi peningkatan pengangguran yang jauh lebih besar ke depannya.

Kehilangan pekerjaan yang meningkat diprediksi karena Inggris bakal menghentikan skema retensi pekerjaan, yang telah mencakup sekitar satu dari tiga pekerjaan sektor swasta. Skema retensi akan ditutup pada akhir Oktober.

"Yang menjadi kekhawatiran sebenarnya adalah menurunnya jumlah pekerja saat ini hanyalah gelombang pertama dari berita buruk untuk pasar kerja," kata penasihat pasar tenaga kerja senior di Chartered Institute of Personnel Development, Gerwyn Davies, mengutip Reuters, Rabu (12/8/2020).

“Faktanya, pengurangan pekerja alih-alih meningkatnya pemecatan staf secara permanen adalah penyebab utama. Hingga saat ini, fakta itu menjadi pertanda buruk untuk beberapa bulan mendatang, jika lebih banyak perusahaan melakukan PHK sebagai upaya terakhir," sambungnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Rishi Sunak mengatakan, program dukungan pemerintah terhadap pekerja berhasil, tapi kehilangan pekerjaan tidak dapat dihindari.

"Saya selalu mengatakan secara jelas, kami tidak dapat melindungi setiap pekerjaan. Tapi kami memiliki rencana yang jelas untuk melindungi, mendukung, dan menciptakan lapangan kerja, sehingga memastikan bahwa tidak ada yang ditinggalkan tanpa harapan," katanya.

Sejauh ini beberapa perusahaan telah merencanakan pemberhentian, mulai dari surat kabar British Airways dan London's Evening Standard, hingga pengecer WH Smith dan Selfridges.

Data Biro Statistik Nasional Inggris mencatat, tingkat pengangguran bertahan di 3,9 persen. meski bertahan, stagnannya angka diartikan sebagai banyak orang yang sudah menyerah mencari pekerjaan. Selain itu, ada 300.000 orang yang bekerja tapi tidak mendapatkan bayaran.

Pekan lalu, Bank of England memproyeksi tingkat pengangguran akan mencapai 7,5 persen pada akhir tahun 2020.

Tercatat, jumlah wiraswasta sudah turun dalam tiga bulan terakhir hingga Juni, dipimpin oleh pekerja yang lebih tua. Jumlah orang yang mengklaim kredit universal - tunjangan bagi mereka yang berpenghasilan rendah serta pengangguran - naik menjadi 2,689 juta di bulan Juli, melonjak 117 persen dari bulan Maret.

Sementara itu, gaji turun 1,2 persen pada periode April-Juni, periode yang paling tinggi dalam lebih dari 10 tahun. Ini mencerminkan pekerja dalam skema retensi pekerjaan hanya menerima 80 persen dari gaji mereka. Tidak termasuk bonus, gaji turun untuk pertama kalinya sejak pencatatan dimulai pada tahun 2001.

https://money.kompas.com/read/2020/08/12/080315226/jumlah-pekerja-di-inggris-merosot-rekor-sejak-1-dekade-terakhir

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Esteh Indonesia Somasi Konsumen Usai Kritik Produk Minumannya

Duduk Perkara Esteh Indonesia Somasi Konsumen Usai Kritik Produk Minumannya

Whats New
Menaker: Jika Pekerja Tidak Ikut Program Jamsostek, Tidak Ada Jalan Dapatkan BSU

Menaker: Jika Pekerja Tidak Ikut Program Jamsostek, Tidak Ada Jalan Dapatkan BSU

Whats New
Lowongan Kerja BCA untuk Lulusan S1 Fresh Graduate, Ini Persyaratannya

Lowongan Kerja BCA untuk Lulusan S1 Fresh Graduate, Ini Persyaratannya

Work Smart
Dirut Japfa Indonesia Handojo Santosa Tutup Usia

Dirut Japfa Indonesia Handojo Santosa Tutup Usia

Whats New
Suku Bunga Acuan BI Naik, Bank Mandiri Bersiap Kerek Bunga Kredit

Suku Bunga Acuan BI Naik, Bank Mandiri Bersiap Kerek Bunga Kredit

Whats New
Ini 6 Rute Penerbangan Baru di Bandara Juanda, Mulai September 2022

Ini 6 Rute Penerbangan Baru di Bandara Juanda, Mulai September 2022

Whats New
Banyak Daerah Sering Mati Listrik, Kebijakan Konversi ke Kompor Listrik Diminta Tak Dipaksakan

Banyak Daerah Sering Mati Listrik, Kebijakan Konversi ke Kompor Listrik Diminta Tak Dipaksakan

Whats New
IHSG Parkir di Zona Merah, Saham Energi Rontok

IHSG Parkir di Zona Merah, Saham Energi Rontok

Whats New
BSU Tahap III Cair, Ini Cara Daftar Akun dan Cara Cek Status via kemnaker.go.id

BSU Tahap III Cair, Ini Cara Daftar Akun dan Cara Cek Status via kemnaker.go.id

Whats New
Adu Tarif Listrik PLN Indonesia Vs TNB Malaysia, Lebih Murah Mana?

Adu Tarif Listrik PLN Indonesia Vs TNB Malaysia, Lebih Murah Mana?

Whats New
Minyakita Kembali Dikirim ke Maluku via Tol Laut, Kemenhub: Harga Jualnya Harus Lebih Murah

Minyakita Kembali Dikirim ke Maluku via Tol Laut, Kemenhub: Harga Jualnya Harus Lebih Murah

Rilis
Gagal Terima BSU 2022 akibat Rekening Bermasalah, Ini Solusi Kemnaker

Gagal Terima BSU 2022 akibat Rekening Bermasalah, Ini Solusi Kemnaker

Whats New
100 Hari Kerja Mendag Zulhas, Ini Permintaan Gapki

100 Hari Kerja Mendag Zulhas, Ini Permintaan Gapki

Whats New
Cara Menghitung Cicilan KPR Mudah dengan Karl's Mortgage Calculator

Cara Menghitung Cicilan KPR Mudah dengan Karl's Mortgage Calculator

Spend Smart
Listrik di Rumah Kecil tapi Pakai Kompor Listrik 1.000 Watt, Memangnya Bisa?

Listrik di Rumah Kecil tapi Pakai Kompor Listrik 1.000 Watt, Memangnya Bisa?

Whats New
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.