Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Laba Zoom Meroket di Tengah Pandemi Covid-19

Dikutip dari CNN, Jakarta, Rabu (2/9/2020) perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat itu mencatatkan laba bersih sebesar 185,7 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,69 triliun pada kuartal II tahun ini.

Laba tersebut meroket hingga 3.300 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara pendapatan perusahaan meningkat 355 persen menjadi 663,5 juta dollar AS.

"Seiring dengan tren bekerja secara remote yang kian meningkat selama pandemi, perusahaan telah melakukan perubahan dalam perilaku bisnis dan secara aktif terus secara aktif mendefinisikan ulang dan merangkul pendekatan baru untuk mendukung masa depan bekerja di mana saja, belajar di mana saja, dan terhubung di mana saja," ujar CEO Zoom Eric Yuan.

Dengan realisasi kinerja keuangan yang kuat, Zoom pun merevisi proyeksi pendapatan hingga akhir tahun menjadi di kisaran 2,37 miliar dollar AS hingga 2,39 miliar dollar AS. Sebelumnya, pendapatan perusahaan diperkirakan berada di kisaran 1,7 miliar dollar AS hingga 1,8 miliar dollar AS sampai akhir tahun.

Pada akhir Juli 2020, Zoom telah memiliki 370.000 klien korporasi dengan lebih dari 10 pegawai, meningkat hampir 460 persen jika dibandingkan tahun lalu.

Klien dengan biaya langganan tertinggi, yakni sebesar 100.000 dollar AS per tahun, juga meningkat dua kali lipat menjadi 988 klien jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan geografi, pendapatan gabungan dari Asia Pasifik dan Eropa, Timur Tengah dan Afrika, melonjak lebih dari 600 persen.

Angka tersebut sekitar sepertiga dari keseluruhan pendapatan perusahaan. Adapun pendapatan perusahaan di Amerika sendiri meningkat hampir 300 persen.

"Kami akan terus berinvestasi dalam ekspansi internasional untuk memanfaatkan momentum dan peluang global yang meningkat," kata Yuan.

Zoom mengumumkan pada bulan Juli lalu, perusahaan akan melipatgandakan tenaga kerja di pusat keuangan India, Mumbai. Selain itu juga membangun pusat data baru di pusat teknologi di Bangalore dan Hyderabad.

https://money.kompas.com/read/2020/09/02/120000526/laba-zoom-meroket-di-tengah-pandemi-covid-19

Terkini Lainnya

Harga Emas Antam Sabtu 20 April 2024, Naik Rp 2.000 Per Gram

Harga Emas Antam Sabtu 20 April 2024, Naik Rp 2.000 Per Gram

Spend Smart
Ini 6 Kementerian yang Sudah Umumkan Lowongan CPNS 2024

Ini 6 Kementerian yang Sudah Umumkan Lowongan CPNS 2024

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 20 April 2024

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 20 April 2024

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Sabtu 20 April 2024, Harga Ikan Tongkol Naik

Harga Bahan Pokok Sabtu 20 April 2024, Harga Ikan Tongkol Naik

Whats New
Aliran Modal Asing Keluar Rp 21,46 Triliun dari RI Pekan Ini

Aliran Modal Asing Keluar Rp 21,46 Triliun dari RI Pekan Ini

Whats New
Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
[POPULER MONEY] Kartu Prakerja Gelombang 66 Dibuka | Luhut dan Menlu China Bahas Kelanjutan Kereta Cepat Sambil Makan Durian

[POPULER MONEY] Kartu Prakerja Gelombang 66 Dibuka | Luhut dan Menlu China Bahas Kelanjutan Kereta Cepat Sambil Makan Durian

Whats New
Ada Konflik di Timur Tengah, RI Cari Alternatif Impor Migas dari Afrika dan Amerika

Ada Konflik di Timur Tengah, RI Cari Alternatif Impor Migas dari Afrika dan Amerika

Whats New
Langkah PAI Jawab Kebutuhan Profesi Aktuaris di Industri Keuangan RI

Langkah PAI Jawab Kebutuhan Profesi Aktuaris di Industri Keuangan RI

Whats New
Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Nestapa BUMN Indofarma, Sudah Disuntik APBN, Masih Rugi

Nestapa BUMN Indofarma, Sudah Disuntik APBN, Masih Rugi

Whats New
Tol Japek II Selatan Diyakini Jadi Solusi Kemacetan di KM 66

Tol Japek II Selatan Diyakini Jadi Solusi Kemacetan di KM 66

Whats New
Punya Gaji Tinggi, Simak Tugas Aktuaris di Industri Keuangan

Punya Gaji Tinggi, Simak Tugas Aktuaris di Industri Keuangan

Whats New
Nasib BUMN Indofarma: Rugi Terus hingga Belum Bayar Gaji Karyawan

Nasib BUMN Indofarma: Rugi Terus hingga Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Pembatasan Pembelian Pertalite dan Elpiji 3 Kg Berpotensi Berlaku Juni 2024

Pembatasan Pembelian Pertalite dan Elpiji 3 Kg Berpotensi Berlaku Juni 2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke