Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

4 Tips untuk Menemukan Pekerjaan Selama Pandemi

Hampir di seluruh negara mengalami gejolak ekonomi yang sangat mengkhawatirkan.

Dalam kondisi seperti ini, mencari pekerjaan pun sangat sulit. Apalagi banyak perusahaan mengalami goncangan pada cashflow-nya.

Salah satu penyiar radio yang kini bekerja di salah satu pemasaran teknologi, JayDee Lok, mengatakan dia juga menjadi salah satu pekerja yang diberhentikan karena adanya pandemi. Untungnya dalam 2 minggu dia mendapatkan tawaran pekerjaan dari sebuah teknologi besar.

Dia pun membagikan 4 tips cara yang dia lakukan ketika mencari pekerjaan selama pandemi.

1. Lempar jaring lebar

JayDee menceritakan bahwa dia melamar 97 pekerjaan setelah dipecat. Bahkan angka ini tidak termasuk lamaran yang dia kirim melalui email-nya.

"Kata orang 10 itu banyak, tapi untuk mencari pekerjaan saat ini itu sedikit. Semua CV dan resume saya, saya kirimkan ke orang-orang yang telah saya rujuk," ujarnya mengutip dari Entrepreneur.com, Sabtu (26/9/2020).

Menurutnya akan sangat membantu jika Anda memikirkan tentang semua keterampilan yang Anda miliki walaupun keterampilan tersebut tidak Anda gunakan sama sekali di beberapa Minggu yang lalu.

Setelah Anda selesai memasukan semua keterampilan Anda, Anda hanya perlu mengklik tombol Apply Now.

2. Kerjakan pekerjaan rumah Anda

Dia bilang banyak sekali orang-orang jika meminta pekerjaan kepada orang lain yang sudah bekerja di suatu perusahaan, terlalu takabur dan terlalu terbuka. Hal ini pun bisa membuat orang-orang tidak memberi bantuan atau tanggapan karena bukan dari prioritasnya.

Oleh sebab itu, dia menyarankan Anda sebelum mendekati seseorang, buka situs web perusahaan mereka dan cari tahu peran atau posisi apa yang tersedia yang persyaratannya sudah Anda miliki, lalu ajukan pertanyaan spesifik saat menghubungi orang tersebut.

"Orang akan sedikit lebih merasa terbantu jika Anda membuatnya semudah mungkin," ucapnya.

3. Bergerak cepat dan jujur

JayDee menyarankan Anda untuk bergerak cepat dan jujur ketika ada 1 lowongan yang terbuka. Anda harus bertindak lebih cepat karena saingan Anda semakin banyak.

Untuk itu Anda harus memiliki CV dan sampel portofolio yang diperbaharui, sehingga ketika begitu ada lowongan Anda bisa mendaftar secepat mungkin. Jika Anda menunda, maka Anda akan kalah.

4. Tunjukkan pada mereka Siapa Anda dan Pribadi Anda

Ketika Anda sudah memasuki tahap wawancara itu artinya langkah Anda sedikit lagi. Anda hanya butuh beberapa usaha lagi agar bisa mencapai garis finish dan bisa bergabung ke perusahaan.

Anda harus menunjukkan kepada manajer Anda bahwa Anda adalah seseorang yang mereka sukai. "Memang menjadi seorang profesional tidak salah, tapi tidak salah juga jika Anda menceritakan permainan apa yang Anda suka dan lagu apa Yanga sering Anda nyanyikan," ungkapnya.

Jayde berpendapat terkadang yang dibutuhkan hanyalah sebuah senyum hangat atau komentar-komentar kecil tentang hobi yang benar-benar Anda sukai.

https://money.kompas.com/read/2020/09/26/080800626/4-tips-untuk-menemukan-pekerjaan-selama-pandemi

Terkini Lainnya

Rupiah Melemah Tembus Rp 16.200 Per Dollar AS, Apa Dampaknya buat Kita?

Rupiah Melemah Tembus Rp 16.200 Per Dollar AS, Apa Dampaknya buat Kita?

Whats New
Dollar AS Tembus Rp 16.200, Kemenkeu Antisipasi Bengkaknya Bunga Utang

Dollar AS Tembus Rp 16.200, Kemenkeu Antisipasi Bengkaknya Bunga Utang

Whats New
Bawaslu Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Prioritas Kebutuhannya

Bawaslu Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Prioritas Kebutuhannya

Whats New
Ingin Produksi Padi Meningkat, Kementan Kerahkan 3.700 Unit Pompa Air di Jatim

Ingin Produksi Padi Meningkat, Kementan Kerahkan 3.700 Unit Pompa Air di Jatim

Whats New
Kemenhub Buka 18.017 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kemenhub Buka 18.017 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
Melalui Pompanisasi, Mentan Amran Targetkan Petani di Lamongan Tanam Padi 3 Kali Setahun

Melalui Pompanisasi, Mentan Amran Targetkan Petani di Lamongan Tanam Padi 3 Kali Setahun

Whats New
Konflik Iran-Israel Bisa Picu Lonjakan Inflasi di Indonesia

Konflik Iran-Israel Bisa Picu Lonjakan Inflasi di Indonesia

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 66 Resmi Dibuka, Berikut Persyaratannya

Kartu Prakerja Gelombang 66 Resmi Dibuka, Berikut Persyaratannya

Whats New
Kemensos Buka 40.839 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kemensos Buka 40.839 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
Pemudik Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang, Angka Kecelakaan Turun

Pemudik Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang, Angka Kecelakaan Turun

Whats New
Pasar Sekunder adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Pasar Sekunder adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Work Smart
Signifikansi 'Early Adopters' dan Upaya 'Crossing the Chasm' Koperasi Multi Pihak

Signifikansi "Early Adopters" dan Upaya "Crossing the Chasm" Koperasi Multi Pihak

Whats New
Rupiah Tertekan Dekati Rp 16.300 Per Dollar AS, BI Terus Intervensi Pasar

Rupiah Tertekan Dekati Rp 16.300 Per Dollar AS, BI Terus Intervensi Pasar

Whats New
Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian, Syarat, Bunga, dan Angsuran

Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian, Syarat, Bunga, dan Angsuran

Earn Smart
Harga Minyak Dunia Melonjak 3 Persen, Imbas Serangan Balasan Israel ke Iran

Harga Minyak Dunia Melonjak 3 Persen, Imbas Serangan Balasan Israel ke Iran

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke