Salin Artikel

Tutup Usia, Ini Deretan Bisnis Robby Sumampouw Semasa Hidup

Pengurus Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) Sumartono Hadinoto mengatakan, sejak tiga pekan lalu rekannya tersebut pergi ke Singapura untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Saat itu kesehatan Robby hanya dikabarkan sedang drop.

"Kan dia kadang pakai kursi roda juga. Jadi memang tiba-tiba drop dari tiga minggu lalu," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/10/2020).

Menurut Sumartono yang telah mengenal Robby sejak 35 tahun lalu, rekannya menjadi salah satu sosok pengusaha yang tak lupa kampung halaman. Robby disebut banyak terlibat dalam kegiatan sosial yang ada di Solo.

"Beliau ini pengusaha asal Solo yang sudah levelnya nasional, tapi selalu berpartisipasi, ikut aktif dalam kegatan sosial yang ada di Solo," ujar dia.

Robby memang merupakan salah satu pengusaha kawakan yang dikenal dekat dengan keluarga Cendana pada masa Orde Baru. Dalam dunia bisnis, dirinya dikenal dengan panggilan Robby Kethek.

Ia dikenal sebagai pengusaha properti dan hiburan yang memiliki banyak bisnis dan aset yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Bisnis Robby

Berdasarkan catatan Kompas.com, Robby memiliki aset berupa tanah seluas 3.000 meter persegi yang berlokasi di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Lahan itu pernah dijadikan tempat lokasi relokasi sementara para pedagang Blok G di pasar itu yang akan dirobohkan dan dibangun kembali.

Pria kelahiran Solo, 9 November 1944, tersebut juga tercatat memiliki resor, restoran, tempat hiburan yang berlokasi di Jakarta, Batam, Solo, dan beberapa kota lainnya di Indonesia.

Melansir Tribunnews, setidaknya Robby memiliki tiga hotel berbintang yang berlokasi di Solo. Paruh dekade ini, ia banyak menghabiskan waktu di Singapura. Jika sedang di Solo maka ia selalu datang ke hotel miliknya, salah satunya Adhiwangsa.

Selain Adhiwangsa, ada pula Amarelo, Akasia, dan Solia yang turut menambah deretan merek hotel milik keluarga Robby. Ia juga merupakan pemilik kelompok hotel berbintang dengan merek Hailai.

Tak hanya itu, saat ini Robby masih menjadi salah satu pemilik saham dari emiten kain ban PT Indo Kordsa Tbk (BRAM). Mengutip laman resmi perseroan, Robby menguasai 23,92 persen saham di perusahaan itu.

Ia pun pernah menjabat sebagai Komisaris Utama di Indo Kordsa. Selain itu, pernah menjabat Komisaris Utama dan Komisaris PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), Komisaris Utama PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP), dan menjadi pimpinan di beberapa perusahaan lainnya.

Robby sempat didera kontroversi hukum karena melakukan pemalsuan akta otentik kepengurusan Yayasan Bakti Sosial Surakarta (YBSS), yayasan yang dia kelola bersama Lukminto, pemilik PT Sritex.

Dalam putusan Mahkamah Agung pada 17 Februari 2014 tentang pemalsuan dokumen lahan tersebut, Robby dinyatakan bersalah karena memerintahkan membuat keterangan palsu dalam akta YBSS Nomor 55 pada Juli 2008.

https://money.kompas.com/read/2020/10/12/170600226/tutup-usia-ini-deretan-bisnis-robby-sumampouw-semasa-hidup

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkop UKM: G20 Berpotensi Hasilkan Nilai Konsumsi Rp 1,7 Triliun

Menkop UKM: G20 Berpotensi Hasilkan Nilai Konsumsi Rp 1,7 Triliun

Rilis
Indomaret: 1 Warga Hanya Boleh Beli 2 Pieces Minyak Goreng Rp 14.000/ Liter

Indomaret: 1 Warga Hanya Boleh Beli 2 Pieces Minyak Goreng Rp 14.000/ Liter

Spend Smart
7 Alasan Resign Kerja yang Baik

7 Alasan Resign Kerja yang Baik

Work Smart
[POPULER MONEY] Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar | Sanksi Jual Minyak Goreng di Atas Rp 14.000

[POPULER MONEY] Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar | Sanksi Jual Minyak Goreng di Atas Rp 14.000

Whats New
Asosiasi Sebut Stok Minyak Goreng Cukup untuk 2 Bulan, Selanjutnya?

Asosiasi Sebut Stok Minyak Goreng Cukup untuk 2 Bulan, Selanjutnya?

Whats New
Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Whats New
Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Rilis
Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Whats New
Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Whats New
Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

BrandzView
Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Spend Smart
Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan 'Panic Buying'

Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan "Panic Buying"

Whats New
Alfamart: Jangan 'Panic Buying' Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Alfamart: Jangan "Panic Buying" Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Whats New
Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Work Smart
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.