Salin Artikel

Atur Keuangan Sejak Dini, Ini Tipsnya

Sebab di saat kondisi ekonomi melemah, berbagai hal bisa saja terjadi. Salah satunya yakni terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Jadi kalau misalnya teman-teman tahu, mau gajinya berapa pun, kalau dari starting point-nya kita enggak ngerti gimana caranya mengatur keuangan, mau nanti gajinya dua digit, tiga atau empat digit, tetap saja akan ada kejadian enggak siap," ujarnya dalam webinar virtual Youth Festival, Sabtu (17/10/2020).

Mengatur keuangan sejak dini dinilai sangat penting untuk memastikan finansial tetap sehat meski ada tengah kondisi perekonomian yang krisis.

Bahkan kata dia, generasi milenial harus memulai mengatur keuangan bahkan sejak gaji pertamanya cair.

"Jadi kalau enggak dimulai dari sekarang, semakin hari tuh dikejar-kejar oleh namanya waktu dan juga yang namanya inflasi," kata dia.

Berikut dua cara untuk memulai mengatur keuangan sejak dini:

1. Atur Cashflow

Mulailah alokasikan penghasilan untuk pengeluaran produktif. Pengeluaran produktif tersebut meliputi pajak, bayar cicilan/utang, donasi zakat atau sedekah, nabung/investasi dan bayar premi asuransi.

"Di sini tidak ada checklist keranjang e-commerce. Jadi, jangan didahulukan," ujar Widya.

Ia menyarakankan agar 20 persen dari pendapatan bulanan dialokasikan untuk menabung atau investasi. Sedangkan 40 persen pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari, dan 5 persennya untuk asuransi.

Sementara maksimal 35 persen dari pendapatan bisa dialokasikan untuk membayar berbagai cicilan, jika memiliki cicilan.

Namun bila tidak memiliki cicilan, maka disarankan mengalokasikan dana tersebut untuk menabung dan investasi atau dialihkan untuk biaya asuransi. 

2. Buat Catatan Keuangan Harian

Widya menjelaskan, catatan keuangan harian berfungsi untuk mengontrol anggaran. Dengan adanya catatan keuangan harian, dipastikan bisa mencegah terjadinya pemborosan. Terlebih bagi yang bergaji dua digit.

"Ini ada salah satu klien saya yang dia telah bikin catatan keuangan harian. Dia baru tahu kalau kalau untuk jajan online saja dia bisa habis Rp 500.000 per bulan. Jajan aja ya. Itu belum makan siang, belum makan malam. Jajan saja bisa habis Rp 500.000 per bulan," ucapnya.

https://money.kompas.com/read/2020/10/17/191000926/atur-keuangan-sejak-dini-ini-tipsnya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar | Sanksi Jual Minyak Goreng di Atas Rp 14.000

[POPULER MONEY] Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar | Sanksi Jual Minyak Goreng di Atas Rp 14.000

Whats New
Asosiasi Sebut Stok Minyak Goreng Cukup untuk 2 Bulan, Selanjutnya?

Asosiasi Sebut Stok Minyak Goreng Cukup untuk 2 Bulan, Selanjutnya?

Whats New
Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Whats New
Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Rilis
Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Whats New
Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Whats New
Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

BrandzView
Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Spend Smart
Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan 'Panic Buying'

Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan "Panic Buying"

Whats New
Alfamart: Jangan 'Panic Buying' Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Alfamart: Jangan "Panic Buying" Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Whats New
Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Work Smart
Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Whats New
Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Whats New
Pekerja Asing Tak Punya NIK, Kemenkeu Pastikan Tetap Kena Pajak

Pekerja Asing Tak Punya NIK, Kemenkeu Pastikan Tetap Kena Pajak

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.