Salin Artikel

Pengusaha Kosmetik Asal China Ini Masuk Jajaran Miliarder Dunia di Tengah Pandemi, Kok Bisa?

Dilansir dari Forbes, Senin (30/11/2020) harga saham perusahaan yang memproduksi merek kecantikan Perfect Diary, Little Ondine, dan Abby's Choice tersebut melonjak 75 persen saat debut mereka ketika melantai di bursa saham Negeri Paman Sam.

Perusahaan yang sebelumnya meraup 617 juta dollar AS saat penawaran saham perdana, kini memiliki nilai kapitalisasi pasar mencapai 7,8 miliar dollar AS.

Di sisi lain, pendiri sekaligus CEO Yatsen Holding Huang Jifeng, memiliki nilai kekayaan mencapai 3 miliar dollar AS yang didapatkan dari 25 persen kepemilikan saham di perusahaan.

Yatsen Holding sendiri baru didirikan empat tahun yang lalu. Namun demikian, perusahaan tersebut berhasil unggul di pasar China dengan harga yang kompetitif dan strategi sosial media yang handal.

Perusahaan berhasil memangkas ongkos produksi dan menjual produk mereka dengan harga di kisiaran 4,5 dollar AS untuk eyeshadow serta eyeliner untuk konsumen muda.

Perusahaan juga bekerja dengan selebritis serta influencers untuk memasarkan produk mereka melalui platform media sosial, seerti apliaski video jangka pendek Douyin, juga aplikasi serupa Twitter di China, Sina Weibo.

Meski metode pemasaran serupa tidaklah baru, namun Yatsen langsung memimpin pangsa pasar dan menjadi kompetitor bagi perusahaan kosmetik yang telah lama berdiri seperti L'Oreal.

"Perusahaan itu (Yatsen) dengan cepat membangun brand awareness serta reputasi di tengah pasar lokal," jelas analis dalam sebuah firma riset Daxue Consulting Sofya Bakhta.

"Mereka perusahaan menawarkan harga yang sangat terjangkau, melakukan pemasaran yang kuat, ditambah lagi, mereka merupakan merek kosmetik asli asal China yang menyulut kebanggaan dan rasa patriotisme bagi konsumen China," tambah dia.

Tahun lalu, pendapatan Yatsen melonjak hampir empat kali lipat menjadi 446 juta dollar AS dibandingkan tahun 2018.

Namun demikian, perusahaan tidak kebal terhadap pandemi. Perusahaan juga sempat menutup 200 toko mereka lantaran kebijakan karantina yang ketat. Di sisi lain, perusahaan juga masih menghadapi konsumsi masyarakat yang lemah meski perekonomian China perlahan kian pulih.

Per September 2020, perusahaan juga mencatat kerugian sebesar 170 juta dollar AS. Sementara pada periode yang sama tahun lalu, perusahaan mencatat laba sebesar 4,4 juta dollar AS.

Namun demikian, Huang nampaknya memiliki pengalaman berhadapan dengan pasar yang sedang tidak menguntungkan. Setelah mendapatkan gelar sarjana perdagangan internasional dari Universitas Sun Yatsen pada tahun 2007, dirinya bekerja sebagai manajer riset pasar di P&G di Guangzhou selama empat tahun.

Setelah keluar dari P&G, di dalam prospektus perusahaan dijelaskan Huang bekerja sebagai vice president Hunan Yujiahui Cosmetics, yang terkenal dengan merek perawatan kulit Unifon.

Pada tahun 2016, Huang memutuskan mendirikan Yatsen Holding, yang dinamai sesuai almamaternya, Universitas Sun Yat-sen.

Dua pendiri lainnya, chief operating officer Chen Yuwen dan chief sales officer Lyu Jianhua, adalah teman kuliah Huang.

Keduanya juga mengumpulkan kekayaan yang cukup besar, yakni masing-masing Chen dengan 929 juta dollar AS dengan kepemilikan saham 7,6 persen, sementara Lyu dengan nilai kekayaan 425 juta dollar AS dan kepemulihan saham di Yatsen 3,5 persen.

https://money.kompas.com/read/2020/11/30/063617626/pengusaha-kosmetik-asal-china-ini-masuk-jajaran-miliarder-dunia-di-tengah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Sahamnya

Earn Smart
Unduh M-Paspor, Cara Membuat Paspor 'Online' Lebih Cepat dan Mudah

Unduh M-Paspor, Cara Membuat Paspor "Online" Lebih Cepat dan Mudah

Whats New
Duduk Perkara Lengkap Mahalnya Harga Minyak Goreng, Dugaan Kartel, Kebijakan Satu Harga Rp 14.000 Per Liter, hingga 'Panic Buying' Warga

Duduk Perkara Lengkap Mahalnya Harga Minyak Goreng, Dugaan Kartel, Kebijakan Satu Harga Rp 14.000 Per Liter, hingga "Panic Buying" Warga

Whats New
OJK Turunkan ATMR Kredit Kendaraan Listrik, Beli Motor dan Mobil Listrik dengan Cicilan Jadi Mudah

OJK Turunkan ATMR Kredit Kendaraan Listrik, Beli Motor dan Mobil Listrik dengan Cicilan Jadi Mudah

Whats New
[POPULER MONEY] Serba-serbi Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter | Mahfud MD Ungkap Ulah Pengemplang BLBI | Gojek Sewakan Motor Listrik

[POPULER MONEY] Serba-serbi Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter | Mahfud MD Ungkap Ulah Pengemplang BLBI | Gojek Sewakan Motor Listrik

Whats New
Jenis-Jenis Pasar Beserta Contohnya

Jenis-Jenis Pasar Beserta Contohnya

Whats New
Berapa Biaya Mengurus Sertifikasi Halal Terbaru?

Berapa Biaya Mengurus Sertifikasi Halal Terbaru?

Whats New
Biaya Pembangunan Bengkak, Tarif LRT Jabodetabek Naik Jadi Rp 15.000

Biaya Pembangunan Bengkak, Tarif LRT Jabodetabek Naik Jadi Rp 15.000

Whats New
Endus Aroma Praktik Kartel Minyak Goreng, KPPU: Kompak Naiknya

Endus Aroma Praktik Kartel Minyak Goreng, KPPU: Kompak Naiknya

Whats New
MUI Tegas Haramkan Uang Kripto Bitcoin dkk, Ini Alasannya

MUI Tegas Haramkan Uang Kripto Bitcoin dkk, Ini Alasannya

Whats New
Aturan Diralat, Pemerintah Izinkan Ratusan Perusahaan Ekspor Batu Bara

Aturan Diralat, Pemerintah Izinkan Ratusan Perusahaan Ekspor Batu Bara

Whats New
Jadi Tuan Rumah Rapat Menteri G20, Pemkab Belitung Gandeng Pertamina

Jadi Tuan Rumah Rapat Menteri G20, Pemkab Belitung Gandeng Pertamina

Whats New
Revitalisasi Pasar Legi Surakarta Telah Rampung

Revitalisasi Pasar Legi Surakarta Telah Rampung

Whats New
Meski Terus Tumbuh, Sektor Digital Masih Punya Banyak PR

Meski Terus Tumbuh, Sektor Digital Masih Punya Banyak PR

Whats New
Kemenkeu Sebut Realisasi Penyaluran BLT Dana Desa 2021 Hanya 70,29 Persen

Kemenkeu Sebut Realisasi Penyaluran BLT Dana Desa 2021 Hanya 70,29 Persen

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.