Salin Artikel

Jelang Natal Harga Emas Dunia Naik, Ini Pendorongnya

Hal tersebut memperpanjang kenaikan untuk hari kedua beruntun, karena investor tetap optimistis atas stimulus AS dan dollar AS yang lebih rendah setelah Inggris mencapai kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, naik 5,1 dollar AS atau 0,27 persen ditutup pada 1.883,20 dollar AS per ounce.

Pada Rabu (23/12/2020), logam mulia ini juga ditutup menguat 7,8 dolar AS atau 0,42 persen pada 1.878,10 dolar AS.

Sebelumnya, pada dua hari pertama pekan ini emas mengalami penurunan. Senin  emas turun 6,10 dollar AS atau 0,32 persen dan Selasa merosot 12,50 dollar AS atau 0,66 persen menjadi 1.870,30 dollar AS.

Sehingga secara keseluruhan pada minggu ini emas turun 0,3 persen.

"Meskipun ada kemunduran dalam negosiasi stimulus, ada kemungkinan besar stimulus segera lolos dan itu agak mendukung harga emas sampai batas tertentu," kata Jeffrey Sica, pendiri Circle Squared Alternative Investments.

"Namun, salah satu alasan mengapa kami tidak melihat kenaikan yang lebih besar adalah karena ada volatilitas yang signifikan tetapi ada momentum positif di pasar saham," tambah dia.

Investor sebagian besar mengabaikan laporan bahwa anggota parlemen AS memblokir upaya untuk mengubah paket bantuan virus corona dan pengeluaran pemerintah senilai 2,3 triliun dollar AS.

Emas, yang telah naik sekitar 24 persen tahun ini, cenderung diuntungkan dari langkah-langkah stimulus yang meluas karena secara umum dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

"Faktor pendukung untuk pasar emas termasuk indeks dollar AS yang lebih lemah selama beberapa hari terakhir setelah kenaikan awal pekan ini," kata analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.

Daya tarik emas meningkat bagi pemegang mata uang lain, seiring melemahnya dollar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya setelah Inggris mencapai kesepakatan perdagangan Brexit dengan Uni Eropa.

Sementara itu, kekhawatiran atas penyebaran varian baru virus corona yang lebih mudah menular telah menyebabkan pengetatan pembatasan di Inggris, membayangi pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 1,3 sen atau 0,05 persen menjadi 25,908 dollar AS per ounce. Kemudian platinum untuk pengiriman Januari naik 11,8 dollar AS atau 1,16 persen ditutup pada 1.028,9 dollar AS per ounce.

https://money.kompas.com/read/2020/12/25/090400226/jelang-natal-harga-emas-dunia-naik-ini-pendorongnya

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.