Salin Artikel

MMA Indonesia Tunjuk Bos Unilever Jadi Ketua Dewan Direksi Baru

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobile Marketing Association (MMA) Indonesia menunjuk CEO dan Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk, Ira Noviarti, sebagai Ketua Dewan Direksi MMA Indonesia yang baru.

Posisinya itu, menggantikan Hemant Bakshi, mantan CEO dan Presiden Direktur Unilever Indonesia, yang keluar sebagai ketua dewan karena pindah ke Singapura mengambil peran kepemimpinan lain di divisi global Unilever.

MMA merupakan asosiasi pemasaran mobile perdagangan nirlaba global yang menyatukan seluruh ekosistem perusahaan pemasar, marketing technology, dan media yang saling terlibat.

Ira mengatakan, MMA berkomitmen untuk terus mendorong percepatan transformasi inovasi pemasaran melalui mobile.

Di Indonesia, kata dia, mobile muncul sebagai kekuatan disruptif, terlebih lagi dengan penetrasi ponsel cerdas yang terus meningkat.

Oleh sebab itu, peluang ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik.

"Saya berharap dapat bekerja sama dengan dewan lainnya untuk memanfaatkan strategi pemasaran mobile secara efektif, dan menargetkan populasi digital Indonesia yang terus berkembang," kata Ira dalam keterangan resmi, Kamis (7/1/2021).

Sementara itu, Hemant mengatakan, dengan kepemimpinan Ira diyakini akan mendorong asosiasi tersebut semakin berkembang di Indonesia.

Terlebih Ira memiliki banyak pengalaman dalam kepemimpinan.

Sebelum menjadi CEO dan Presiden Direktur Unilever Indonesia, Ira telah menduduki berbagai posisi manajemen senior di perusahaan itu.

Ia baru-baru ini menjabat sebagai Vice President of Beauty & Personal Care, yang membawahi bisnis senilai 1,5 miliar dollar AS di delapan kategori dengan lebih dari 15 merek.

"MMA Indonesia telah memperluas kehadiran secara signifikan di tahun lalu melalui berbagai acara dan kemitraan. Saya berharap dapat melihat beliau (Ira) membangun momentum ini dan membawa ekosistem pemasaran mobile di Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi, ” ujar Hemant.

Adapun misi MMA yakni mempercepat transformasi dan inovasi pemasaran melalui mobile, serta mendorong pertumbuhan bisnis dengan keterlibatan konsumen yang lebih dekat dan kuat.

Asosiasi itu menargetkan para marketer utama dan berfungsi untuk memberikan praktik terbaik dalam mendorong inovasi.

Country Manager MMA Indonesia Shanti Tolani menyatakan, pihaknya menyambut keterlibatan Ira di jajaran direksi MMA Indonesia.

Menurut dia, Ira memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan tentang lanskap pemasaran, serta sangat paham dengan dinamika konsumen Indonesia.

"Kami yakin pengangkatan beliau akan mendukung upaya dewan untuk memberdayakan marketer di wilayah tersebut untuk menavigasi lanskap pemasaran modern yang terus berubah," ungkap Shanti.

Diketahui, dalam mendukung ekosistem pemasaran mobile, MMA Indonesia telah merilis berbagai laporan industri, seperti Modern Marketing Reckoner dan The State of The Industry 2020: Mobile Marketing in Indonesia.

Secara global, MMA terdiri dari 800 perusahaan dengan 15 kantor regional.

Anggotanya di antaranya Adobe, AT&T, Bank of America, JPMorgan, Mastercard, McDonald’s, The Coca-Cola Company hingga Twitter.

https://money.kompas.com/read/2021/01/07/143322526/mma-indonesia-tunjuk-bos-unilever-jadi-ketua-dewan-direksi-baru

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.