Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Selama Pandemi, YLKI Paling Banyak Terima Aduan Konsumen Soal Pinjol

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat, jasa keuangan menjadi sektor yang paling banyak dilaporkan oleh masyarakat sepanjang 2020.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, sepanjang tahun lalu, pengguna sektor jasa keuangan mengalami pertumbuhan cukup pesat.

Namun, pada saat bersamaan, 33 persen total aduan yang diterima oleh YLKI melaporkan terkait sektor tersebut.

Pada sektor jasa keuangan, fintech peer to peer lending atau pinjaman online menjadi yang paling banyak dilaporkan oleh konsumen.

Tingginya laporan itu disebut Tulus sejalan dengan bertambahnya fintech ilegal.

“Pengaduan pinjol cukup signifikan sejak 2 tahun terakhir. Sayangnya, yang dominan adalah pengaduan pinjol ilegal," kata Tulus dalam Kompas100 CEO Forum, Kamis (14/1/2021).

Setelah jasa keuangan, e-commerce menjadi sektor yang paling dikeluhkan kedua ke YLKI, dengan porsi 12,7 persen dari total laporan.

“Permasalahan belanja online agak ekstrem, karena paling tinggi 28 persen barang pesanan tidak diterima konsumen,” ujar Tulus.

Selanjutnya, pengaduan terbesar lainnya adalah sektor telekomunikasi sebesar 8,3 persen dan perumahan 5,7 persen.

Menurut Tulus, pandemi Covid-19 memaksa pemerintah dan pelaku usaha untuk beradaptasi, khususnya terkait teknologi digital, guna memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat.

“Penanggulangan dalam berbagai sendi-sendi kehidupan masyarakat, baik dalam konteks ekonomi maupun sosial," ucapnya.

https://money.kompas.com/read/2021/01/15/074310126/selama-pandemi-ylki-paling-banyak-terima-aduan-konsumen-soal-pinjol

Terkini Lainnya

United Tractors Bagi Dividen Rp 8,2 Triliun, Simak Jadwalnya

United Tractors Bagi Dividen Rp 8,2 Triliun, Simak Jadwalnya

Whats New
Kunjungan ke Indonesia, Tim Bola Voli Red Sparks Eksplor Jakarta bersama Bank DKI dan JXB

Kunjungan ke Indonesia, Tim Bola Voli Red Sparks Eksplor Jakarta bersama Bank DKI dan JXB

Whats New
Suku Bunga Acuan Naik Jadi 6,25 Persen, Bos BI: Untuk Memperkuat Stabilitas Rupiah

Suku Bunga Acuan Naik Jadi 6,25 Persen, Bos BI: Untuk Memperkuat Stabilitas Rupiah

Whats New
KEJU Bakal Tebar Dividen, Ini Besarannya

KEJU Bakal Tebar Dividen, Ini Besarannya

Earn Smart
Program Gas Murah Dinilai ‘Jadi Beban’ Pemerintah di Tengah Konflik Geopolitik

Program Gas Murah Dinilai ‘Jadi Beban’ Pemerintah di Tengah Konflik Geopolitik

Whats New
Catatkan Kinerja Positif, Rukun Raharja Bukukan Laba Bersih 8 Juta Dollar AS pada Kuartal I-2024

Catatkan Kinerja Positif, Rukun Raharja Bukukan Laba Bersih 8 Juta Dollar AS pada Kuartal I-2024

Whats New
Luhut Sambangi PM Singapura, Bahas Kerja Sama Carbon Capture Storage dan Blue Food

Luhut Sambangi PM Singapura, Bahas Kerja Sama Carbon Capture Storage dan Blue Food

Whats New
Honda Prospect Motor Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Honda Prospect Motor Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Tahun Pertama Kepemimpinan Prabowo, Rasio Utang Pemerintah Ditarget Naik hingga 40 Persen

Tahun Pertama Kepemimpinan Prabowo, Rasio Utang Pemerintah Ditarget Naik hingga 40 Persen

Whats New
Revisi Aturan Impor Barang Bawaan dari Luar Negeri Bakal Selesai Pekan Ini

Revisi Aturan Impor Barang Bawaan dari Luar Negeri Bakal Selesai Pekan Ini

Whats New
Pacu Kontribusi Ekspor, Kemenperin Boyong 12 Industri Alsintan ke Maroko

Pacu Kontribusi Ekspor, Kemenperin Boyong 12 Industri Alsintan ke Maroko

Whats New
Uji Coba Bandara VVIP IKN Akan Dilakukan pada Juli 2024

Uji Coba Bandara VVIP IKN Akan Dilakukan pada Juli 2024

Whats New
Menteri Basuki Bakal Pindah ke IKN Juli 2024 dengan 2 Menteri Lain

Menteri Basuki Bakal Pindah ke IKN Juli 2024 dengan 2 Menteri Lain

Whats New
Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Meredanya Konflik Timur Tengah

Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Meredanya Konflik Timur Tengah

Whats New
Pemerintah Susun Rancangan Aturan Dana Abadi Pariwisata, untuk Apa?

Pemerintah Susun Rancangan Aturan Dana Abadi Pariwisata, untuk Apa?

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke