Salin Artikel

3 Fakta Tol Bakauheni-Palembang yang Baru Diresmikan Jokowi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan jalan Tol Kayu Agung-Palembang. Tol ini tersambung dengan jalan bebas hambatan yang sudah terbangun lebih dulu hingga Bakauheni di Lampung. 

Tol Kayu Agung-Palembang sendiri merupakan poros terpenting dari proyek besar Tol Trans Sumatera. Dengan selesainya ruas tersebut, total panjang jalan tol dari Lampung hingga Sumatera Selatan kini mencapai 373 kilometer.

Berikut ini 3 fakta Tol Bakauheni-Palembang yang baru saja diresmikan Presiden Jokowi:

1. Waktu tempuh Bakauheni-Palembang Hanya 3 Jam

Tol ini menjadi bagian dari Tol Trans Sumatera di bagian sisi selatan. Keberadaan tol ini memangkas waktu perjalanan darat dari Bakauheni di Lampung menuju ke Palembang yang sebelumnya bisa sampai 12 jam menjadi hanya sekitar 3 jam.

“Sekarang hanya perlu waktu 3-3,5 jam. Ini akan menjadi sebuah lompatan besar karena menghemat waktu tempuh hingga 75 persen, dan efisiensi ini jelas akan memberikan kontribusi pada penurunan biaya logistik,” kata Jokowi dikutip dari Antara, Rabu (27/1/2021).

Selama ini, jalur dari Palembang menuju ke Bakauheni harus melalui jalan Trans Sumatera yang seringkali ditemui kerusakan di beberapa titik lokasi. Arus kendaraan akan lebih lancar dengan melintasi tol.

Begitu pun kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun logistik, yang berasal dari Aceh, Sumatera Utara, dan Riau yang melintas di Sumatera Selatan untuk menuju ke Lampung dan Pulau Jawa.

2. Dibangun di atas lahan rawa

Sebagian besar lahan yang digunakan dalam pembangunan tol Bakauheni-Kayu Agung adalah berupa lahan rawa dan gambut. Untuk membuat pengerasan jalan, dibutuhkan usaha ekstra keras dan teknologi yang berbeda dengan tol lainnya di Indonesia.

Kontraktor menggunakan teknologi vacuum untuk perbaikan tanah dasar sebelum proses pelapisan bagian atas permukaan jalan tol.

Ruas Tol Kayu Agung-Palembang dikerjakan PT Waskita Sriwijaya Tol sejak 1 Juni 2016 yang merupakan anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Tercatat, di ruas Palembang-Kayu Agung, sepanjang 22 kilometer dibangun di atas lahan rawa.

3. Pertumbuhan ekonomi di Sulsel dan Lampung

Presiden berharap ruas tol ini membangkitkan perekonomian dan melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera.

“Saya titip kepada gubernur, kepada bupati, wali kota agar jalan tol ini disambungkan pada sentra-sentra ekonomi. Sentra-sentra pariwisata, kawasan industri, sentra pertanian, sentra perkebunan. Berikan akses penghubung ke sana, manfaat ekonominya akan bisa maksimal," ujar Jokowi.

Jokowi meyakini ruas jalan Tol Bakauheni-Palembang ini akan membuka peluang-peluang ekonomi bagi masyarakat. Lokasi tol ini dekat dengan Pulau Jawa, memiliki wilayah-wilayah dengan lahan yang masih sangat luas.

“Masih kompetitif harganya. Juga tenaga kerja yang tersedia di sini sangat besar, sehingga aktivitas bisnis bisa dilakukan dengan biaya yang bersaing dengan provinsi yang lain, bersaing dengan negara yang lain,” ujar Jokowi.

https://money.kompas.com/read/2021/01/27/141048926/3-fakta-tol-bakauheni-palembang-yang-baru-diresmikan-jokowi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.