Salin Artikel

Belum Ada Sepekan Listing di BEI, Harga 3 Saham Baru Ini Terus Terbang

Ketiga saham tersebut melesat hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA). Adapun ketiga saham tersebut pada perdagangan Rabu (3/2/2021) kompak melejit.

Saham BANK melonjak 34,7 persen siang ini pada level Rp 252 per saham, saham UFOE naik 34,4 persen di level Rp 246 per saham. Sementara itu, saham WMUU juga meroket 24,7 persen pada level Rp 302 per saham.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji mengatakan, pergerakan candelisticks saham WMUU masih sulit dianalisa, namun berdasarkan Price Earning Ratio (PER) perspektif fundamental WMUU sebesar 9,24 kali, menandakan saham ini masih menarik di koleksi.

“Mengenai analisa teknikal WMUU saya masih belum bisa melihat pergerakan candlesticks secara keseluruhan sehingga tidak bisa dianalisa dan lebih mengandalkan spekulasi. Sedangkan dengan melihat rasio PE berdasarkan perspektif fundamental, didapat bahwa WMUU memuliki PE sebesar 9,24 kali, sehingga harga saham masih dikategorikan menarik bagi investor untuk melakukan aksi akumulasi beli,” kata Nafan kepada Kompas.com.

Di sisi lain, Nafan menilai harga saham milik perusahaan peternakan ayam ini terus menguat terjadi lantaran rencana perseroan dalam ekspansi bisnis perseroan, serta masih tingginya kebutuhan akan daging ayam.

“Secara garis besar, kebutuhan daging ayam masih sangat kuat, sehingga prospek di sektor unggas masih positif kedepannya. WMUU berencana untuk ekspansi dengan menambah serta memperluas sarana produksi, sehingga kebijakan tersebut masih sangat diapresiasi pasar,” jelas dia.

Selain WMUU, dua saham lainnya juga turut meroket yakni BANK dan UFOE. Menurut Nafan saham BANK mendapat katalis positif dari sentimen membaiknya prospek bisnis syariah di Indonesia. Apalagi, belum lama ini merger tiga bank syariah telah diresmikan.

“Saham BANK mendapatkan katalis positif dari membaiknya prospek bisnis syariah di Indonesia,” jelas dia.

Sementara itu, kenaikan saham perusahaan retail elektronika dan furniture, UFOE menurut Nafan karena rencana ekspansi bisnis perseroan yang akan menambah jumlah toko retail. Hal ini diapresiasi oleh pasar dan mendorong akumulasi beli pada saham tersebut.

“UFOE berencana untuk ekspansi bisnis dengan meningkatkan investasi penambahan tanah beserta bangunan untuk toko dan gudang, sehingga kebijakan tersebut masih sangat diapresiasi pasar,” jelas dia.


https://money.kompas.com/read/2021/02/03/130000826/belum-ada-sepekan-listing-di-bei-harga-3-saham-baru-ini-terus-terbang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.