Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Produk Indofood Ini Disiapkan untuk Gantikan Lays hingga Cheetoz

Meski begitu, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang telah membeli seluruh saham PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) milik Fritolay Netherlands Holding B.V, akan menyiapkan produk pengganti Lays, Doritos, dan Cheetos.

Namun produk tersebut bukan merek baru, melainkan merek makanan ringan yang sudah familiar di Indonesia. Hanya saja, Indofood memastikan akan mengembangkan produk-produk tersebut.

“Kami akan terus memproduksi, menjual dan mengembangkan merek-merek kami, seperti Chitato, Qtela, Chiki dan Jetz, yang telah lama menjadi salah satu makanan ringan favorit masyarakat Indonesia,” kata General Manager Corporate Communication PT. Indofood Sukses Makmur Stefanus kepada Kompas.com, Kamis (18/2/2021).

Belum diketahui pasti pengembangan seperti apa yang akan dilakukan Indofood terhadap produk-produk makanan ringan tersebut setelah produksi Lays, Cheetos, dan Doritos disetop mulai Agustus 2021.

Stefanus Indrayana menyebut keputusan perseroan menyetop produksi produk PepsiCo sesuai kesepakatan, Fritolay, PepsiCo atau pihak afiliasi lainnya.

Adapun terkait total transaksi pembelian saham IFL oleh ICBP mencapai Rp 494 miliar, atau setara dengan 49 persen dari total saham yang diterbitkan oleh IFL.

Dalam keterbukaan informasi, disebutkan Fritolay, PepsiCo, dan pihak afiliasi lainnya tidak boleh memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan atau mendistribusikan produk makanan ringan apapun di Indonesia yang bersaing dengan produk IFL selama 3 tahun sejak berakhirnya masa transisi.


Fritolay adalah produsen dari makanan ringan yang terafiliasi dengan PepsiCo. Adapun lisensi brand produksi PepsiCo yang dipasarkan ICBP, antara lain Lays, Cheetos, dan Doritos.

Dia bilang, IFL akan menghentikan produksi, pengemasan, pemasaran, penjualan dan pendistribusian produk-produk makanan ringan dengan merek milik PepsiCo di Indonesia pada bulan Agustus 2021. Namun poduk unggulan ICBP lainnya akan tetap dipasarkan.

Dengan transaksi ini, kepemilikan saham ICBP di IFL bertambah jadi 99,9 persen dari total saham yang diterbitkan IFL. Sebelumnya, ICBP hanya memiliki 51 persen saham IFL.

Sebagai informasi, sore ini saham ICBP turun 0,8 persen di level Rp 8.750 per saham. Total transaksi hari ini mencapai Rp 90,4 miliar dengan volume 10,2 juta saham. Asing catatkan net sell Rp 36,2 miliar di seluruh pasar.

Sepekan saham ICBP telah turun 2,7 persen, sementara dalam sebulan saham ICBP telah turun 9,5 persen. Saham ICBP mengalami tren penurunan sejak akhir tahun 2020.

https://money.kompas.com/read/2021/02/18/175746626/produk-indofood-ini-disiapkan-untuk-gantikan-lays-hingga-cheetoz

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terus Bertambah, Ini Daftar 14 Perusahaan Teknologi Dunia yang PHK Karyawannya di 2023

Terus Bertambah, Ini Daftar 14 Perusahaan Teknologi Dunia yang PHK Karyawannya di 2023

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Naik Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Earn Smart
Cara Buka Rekening BSI Online Tanpa ke Bank, Bisa Langsung Aktif

Cara Buka Rekening BSI Online Tanpa ke Bank, Bisa Langsung Aktif

Spend Smart
Tips Memilih Saham IPO agar Tidak 'Boncos'

Tips Memilih Saham IPO agar Tidak "Boncos"

Earn Smart
Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Mereda, Harga Minyak Dunia Naik Hampir 2 Persen

Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Mereda, Harga Minyak Dunia Naik Hampir 2 Persen

Whats New
KAI Properti Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

KAI Properti Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Work Smart
Pangkas 500 Karyawannya, eBay Bakal Fokus Garap Bisnis yang Menguntungkan

Pangkas 500 Karyawannya, eBay Bakal Fokus Garap Bisnis yang Menguntungkan

Whats New
Kreditur Minta Pengadilan Nyatakan Garuda Indonesia Pailit

Kreditur Minta Pengadilan Nyatakan Garuda Indonesia Pailit

Whats New
Investor Asing Kembali Catat Net Buy, Saham Perbankan Masih Paling Diminati

Investor Asing Kembali Catat Net Buy, Saham Perbankan Masih Paling Diminati

Earn Smart
IHSG Berpotensi Tertekan, Cermati Saham-saham Berikut Ini

IHSG Berpotensi Tertekan, Cermati Saham-saham Berikut Ini

Earn Smart
Sengkarut Asuransi Bermasalah Bikin Presiden Jokowi 'Gerah', Bagaimana Penanganannya hingga Saat Ini?

Sengkarut Asuransi Bermasalah Bikin Presiden Jokowi "Gerah", Bagaimana Penanganannya hingga Saat Ini?

Whats New
[POPULER MONEY] Beli Minyakita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP | Uji Coba Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP akan Diperluas

[POPULER MONEY] Beli Minyakita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP | Uji Coba Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP akan Diperluas

Whats New
Mengenal 9 Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Negara

Mengenal 9 Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Negara

Earn Smart
Cara Cek Pajak Kendaraan dengan Mudah, Bisa lewat HP

Cara Cek Pajak Kendaraan dengan Mudah, Bisa lewat HP

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+