Salin Artikel

Relaksasi PPnBM Mobil Berlaku Hari Ini, Saham-saham Otomotif Menguat

JAKARTA, KOMPAS.com – Relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mobil berlaku hari ini, Senin (1/3/2021).

Sebanyak 21 jenis mobil dengan beragam merek mendapatkan diskon pajak hingga nol persen.

Melansir RTI, saham-saham otomotif dan turunannya pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menguat.

Salah satunya saham Astra International (ASII) yang pada penutupan perdagangan, menguat 3,7 persen di level Rp 5.600 per saham.

Sore ini, ASII mencatatkan net sell asing tertinggi sebesar Rp 234,1 miliar di seluruh pasar.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji mengatakan, sentimen DP 0 persen untuk mobil dan tren penurunan suku bunga, menjadi peluang ASII memperbaiki kinerja pada tahun ini.

“Pergerakan harga saham ASII saat ini berada pada batas bawah dari pola up channel, maka secara jangka panjang semestinya tren pada ASII masih berpotensi menguat. Indikator RSI mulai berada pada area oversold atau jenuh jual sehingga menarik untuk dicermati mengingat pergerakan harga saham mulai dikategorikan murah,” kata Nafan kepada Kompas.com.

Nafan mengatakan, potensi pemulihan ekspor otomotif pada kuartal I tahun 2021 dan trend bullish pada harga komoditas CPO, emas, dan batu bara diharapkan mampu meningkatkan kinerja Astra pada tahun ini.

Di sisi lain, sentimen dari optimisme pertumbuhan ekonomi yang didukung oleh program vaksinasi massal secara berkesinambungan juga mendukung prospek positif pada sektor otomotif.

Selain itu, periode bulan puasa dan Idul Fitri juga mendukung optimisme kenaikan permintaan pada kendaraan.

Selain ASII, beberapa saham otomotif sore ini juga menguat, seperti Saham Astra Otoparts (AUTO) naik 0,9 persen di level Rp 1.060 per saham.

Saham IMAS naik 1,8 persen di level Rp 1.355 per saham, dan saham perusahaan komponen otomotif Garuda Metalindo (BOLT) juga naik 2,1 persen di level Rp 705 per saham.

Sementara itu, saham pembuat ban Multistrada Arah Sarana (MASA) menguat 6,25 persen di level Rp 1.360 per saham.

Berbeda dengan produsen pembuat ban, Gajah Tunggal (GJTL) yang melemah 1,17 persen di level Rp 845 per saham.

Relaksasi PPnBM ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perindustrian nomor 169 tahun 2021 dan Peraturan Menteri Keuangan nomor 20/PMK.010/2021.

Relaksasi berlaku untuk tipe mobil sedan, dengan kapasitas mesin maksimal 1.500 cc, serta memiliki tingkat kandungan dalam negeri minimal 70 persen.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2021/03/01/162350826/relaksasi-ppnbm-mobil-berlaku-hari-ini-saham-saham-otomotif-menguat

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.