Salin Artikel

[KURASI KOMPASIANA] Jodoh yang Tak Disangka | Dilematika "Self Publishing" | Dirotasi Jabatan di Kantor

KOMPASIANA---Percayakah kamu dengan istilah sweet karma?

Sweet Karma ini bisa dibilang ketika kamu tidak suka akan sesuatu pada masa lalu, tapi kini jusrtu menyukai.

Untuk penonton drama korea, misalnya, dulu sering kali tidak mengerti seperti apa menarik dan menikmatinya. Tapi kini, banyak sekali orang yang menggandrunginya.

Hal-hal seperti ini biasanya karena belum pernah mencoba atau pada percobaan pertama diberikan sesuatu yang tidak berkesan.

Berikut ini 4 konten menarik terkait Sweet Karma di Kompasiana: dari jodoh hingga dirotasi jabatan di kantor.

1. Termakan Kata-kata, Jodoh Datang di Tempat yang Tak Disangka

Pada satu waktu Kompasianer Sri Pujiati diceritakan oleh rekan sejawatnya di kantor yang baru kenal pada satu momen dan tidak lama setelah itu menikah.

Kompasianer Sri Pujiati awalnya tidak percaya, karena menurutnya kesan pertama itu biasanya keliru.

"Menurut saya kesan pertama itu hanya sebatas kekaguman dan kemungkinan untuk berlanjut menjadi cinta itu kecil adanya dan kalaupun berlanjut itu tidak akan bertahan lama," lanjutnya.

Terlebih, perasaan jatuh cinta itu tidaklah semudah yang dibayangkan. Karena untuk cinta itu butuh proses mengenal dan menerima hingga akhirnya suka lalu jatuh cinta. (Baca selengkapnya)

2. Dilematika "Self Publishing" dari Sudut Pembaca

Dulu itu untuk bisa menerbitkan buku karya sendiri itu butuh perjuangan yang tidak mudah. Akan tetapi, kini, menerbitkan naskah pun semudah klik, upload, terbit.

Kompasianer Siti Fatimah menilai ada hal lain yang tidak kalah penting dipikirkan yakni hak pembaca yang mengeluarkan uang untuk menikmati karya.

"Agar apa yang sampai ke tangan pembaca tak hanya kepuasan terhadap kualitas isi, tapi juga menambah khazanah baru yang belum diketahui pembaca sebelumnya," lanjutnya.

Inilah pentingnya, semestinya penerbit yang mewadahi self publishing dengan tidak melakukan seleksi terhadap naskah yang hendak diterbitkan. (Baca selengkapnya)

3. Secuil Pengalaman Sweet Karma, Ketika Saya Dirotasi Jabatan

Siap atau tidak, keputusan rotasi jabatan di kantor adalah hal yang tak terhindarkan.

Kompasianer Sigit Eka Pribadi pernah mengalami itu beberapa tahun silam: dari tugas yang semula hingga mesti pindah Bidang Humas dan Media di Instansi Satuan.

"Memang kalau belum dijalanin dan beradaptasi dengan jobdesc baru itu kayaknya memang rasanya berat banget, apalagi kalau sudah terbuai di zona nyaman pekerjaan sebelumnya," tulis Kompasianer Sigit Eka Pribadi.

Namun, dari situlah poin menariknya: sweet karma yang berbuah manis dan tentunya mengajarkan banyak hal. (Baca selengkapnya)

4. Vollkornbrot: Awalnya Tak Ada Rasa, Sekarang Jadi Rindu

Vollkornbrot merupakan sebutan untuk roti khas Jerman yang umumnya terbuat dari tepung gandum utuh.

Kompasianer Novi Setyowati ketika mesti beradaptasi bukan hanya dengan pola hidup di sana, tetapi juga makanan Jerman.

Bahkan di hari pertama ketika memakan Vollkornbrot itu hanya sanggup menggigit 2 gigitan kecil, karena tidak terbiasa dengan rasanya.

"Maklum, lidah saya terbiasa dengan roti-roti manis, lembut dan empuk yang biasa ditemui di pasaran maupun di Minimarket dekat rumah," tulisnya.

Dari yang tadinya tidak ada rasa di lidah dan perut, tapi karena kebutuhan masalah pencernaan di perut, justru Kompasianer Novi Setyowati tidak bisa lepas dari Vollkornbrot. (Baca selengkapnya)

Untuk membaca konten-konten terkait lainnya di Kompasiana: Sweet Karma.

https://money.kompas.com/read/2021/03/02/171500226/-kurasi-kompasiana-jodoh-yang-tak-disangka-dilematika-self-publishing-dirotasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.